Pengembangan Metode Lagu Tepuk Lompat (Tepat) Berbasis Budaya Lokal untuk Mengenal Lambang Bilangan 1-10 pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Mitra Bersama

Authors

  • Eli Verawati Simatupang Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Ajat Ajat Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Irma Yuliantina Universitas Panca Sakti Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7118

Keywords:

Pengembangan, Metode Pembelajaran, Lagu Tepuk Lompat , TePat, Budaya Lokal

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini adalah kurangnya perhatian siswa dalam mengenal budaya local dalam hal mengenal lambing bilangan disebabkan kurangnya metode pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menilai kelayakan, dan menguji efektivitas metode Lagu Tepuk Lompat (TEPAT) berbasis budaya lokal dalam meningkatkan kemampuan anak usia 4–5 tahun mengenal lambang bilangan 1–10 di PAUD Mitra Bersama, Medan. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pemilihan sampel dilakukan secara purposive terhadap 20 anak kelompok A yang mengikuti kegiatan pembelajaran reguler. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli (materi, bahasa, musik, motorik), lembar observasi, serta tes kinerja pra dan pasca perlakuan (pretest–posttest). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan perhitungan skor validasi dan N-Gain. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan rata-rata sebesar 92,3%, termasuk kategori “sangat valid”. Secara kuantitatif, rata-rata skor kemampuan anak meningkat dari 45,4% (kategori mulai berkembang) pada pretest menjadi 75,4% (kategori berkembang sesuai harapan) pada posttest, dengan peningkatan sebesar 30% dan nilai N-Gain 0,56 (kategori sedang–efektif). Secara kualitatif, anak menunjukkan antusiasme tinggi, koordinasi motorik lebih baik, dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Metode Lagu TEPAT terbukti efektif karena mengintegrasikan unsur musik, tepuk, lompat, serta bahasa dan ritme Batak yang familiar bagi anak, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran berbasis budaya lokal dapat meningkatkan kemampuan numerik anak sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap identitas budaya sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsalidou, M., Pawliw-Levac, M., Sadeghi, M., & Pascual-Leone, J. (2018). Brain areas associated with numbers and calculations in children: Meta-analyses of fMRI studies. Developmental Cognitive Neuroscience, 30, 239–250. https://doi.org/10.1016/j.dcn.2017.08.002

Assiyah, S., Syafrida, R., & Riana, N. (2024). Introduction to Local Wisdom Values Through Rebo Nyunda Activities for Children Aged 5-6 Years at RA Sabilul Muttaqin East Cikampek. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(10), 800-807. https://doi.org/10.5281/zenodo.11516595

Darihastining, S., Aini, S. N., Maisaroh, S., & Mayasari, D. (2020). Penggunaan media audio visual berbasis kearifan budaya lokal pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1594-1602. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.923

Donnelly, J. E., Hillman, C. H., Castelli, D., Etnier, J. L., Lee, S., Tomporowski, P., ... & Szabo-Reed, A. N. (2016). Physical activity, fitness, cognitive function, and academic achievement in children: a systematic review. Medicine and science in sports and exercise, 48(6), 1197. https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000000901

Dyahningtyas, A. A. S. (2022). Identifikasi Kebudayaan Kemataraman Dalam Pembelajaran Seni Di Tk Pangudi Luhur Boro. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (Audhi), 5(1), 32-41. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v5i1.1213

Fadlillah, M. (2019). Buku ajar bermain & permainan anak usia dini. Prenada Media.

Fitria, A., & Nafingah, H. (2023). Analisis pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal “Tari Reog Kendang Tulungagung” materi Bahasa Indonesia asal usul dan perbedaan budaya di kelas IV SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.15011

Gunawan, M. T. R., Afriliani, A. T. N., Fitri, D. A. N., Farida, N. A., & Awaliyah, F. N. (2024). Implementation of early childhood mathematics learning at PAUDQU Al-Anshor. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 272–278. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.5455

Hani, S., Ardianto, D., & Sukmanasa, E. (2025). Pengembangan E-Book Berbantuan Heyzine Pada Materi Indonesiaku Kaya Alamnya Untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 331-356. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.7272

Hidayah, H., Abdullah, A., & Hasyim, S. S. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa SMAN 9 Luwu melalui Modul Ajar Berbasis Budaya Luwu. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 75–88. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.522

Jannah, M. (2025). Membangun Rumah Literasi di Desa: Menumbuhkan Budaya Membaca dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.54065/jld.5.1.2025.558

Mehiri, R. (2020). Gardner’s multiple intelligences theory: Implications for teachers and students. Altralang Journal, 2(1), 259–275. https://doi.org/10.52919/altralang.v2i01.64

Mukaromah, F. R., Rahmawati, N., & Anggraeni, D. (2024). Pengembangan media koper pintar untuk stimulasi kemampuan mengenal angka pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 25–35. https://doi.org/10.31004/paud.v8i1.8125

Muslimin, T. P., & Fatimah, A. A. B. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa UPT SPF SDN Sangir melalui Modul Ajar Digital Berbasis Budaya. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 101–113. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.529

Neldawati, N., & Yaswinda, Y. (2022). Evaluasi CIPP penerapan Permendikbud 137 dan 146 Tahun 2014 di Kecamatan Sijunjung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2954–2961. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2066

Novianti, D. E., Zaenuri, Z., & Mariani, S. (2023). Ethnomathematics: Exploration of Mathematical Elements in Oklik Music Art. Jurnal Pendidikan Progresif, 13(3), 1227-1237. https://doi.org/10.23960/jpp.v13.i3.202325

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International journal of qualitative methods, 16(1), 1609406917733847. https://doi.org/10.1177/1609406919874990

Padilla, R., & Rahmi, T. (2025). The effectiveness of learning media in improving early childhood numeracy skills. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 111-123. https://doi.org/10.24042/al-athfaal.v8i1.26002

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Permendikbud No. 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Pemerintah Indonesia.

Prameswari, T., Lestariningrum, A., & Utomo, H. B. (2021). Pengembangan Permainan Urang Gaya Berbasis Budaya Lokal Dalam Menstimulasi Kecerdasan Interpersonal Anak. Efektor, 8(2), 132-141. https://doi.org/10.29407/e.v8i2.16216

Putkinen, V., Saarikivi, K., & Tervaniemi, M. (2023). Music training enhances attention and memory in early childhood: A longitudinal study. Psychology of Music, 51(5), 1350–1365. https://doi.org/10.1177/03057356221097321

Putri, A. N., & Hidayat, R. (2020). Integrating rhythm and language in early numeracy learning: A multisensory approach in preschool education. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 9(2), 95–103. https://doi.org/10.15294/ijeces.v9i2.39214

Raharjo, I. B. (2021). Pengembangan dan Pemanfaatan Tema Pembelajaran dalam Penggubahan dan Penciptaan Lagu Anak Usia Dini. Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik, 4(1), 58-69. https://doi.org/10.26740/vt.v4n1.p58-69

Rochimah, N. (2024). Analisis Kearifan Lokal Sebagai Pendekatan Inovasi Pembelajaran PAUD Melalui Kegiatan Permainan Tradisional. Peshum: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(1), 159-166. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i1.6451

Sari, D. A. (2024). Pengaruh video tutorial terhadap kemampuan menari tarian tradisional anak 5-6 tahun. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (Audhi), 7(1), 58-69. http://dx.doi.org/10.36722/jaudhi.v7i1.3040

Setiawan, A. Y., Pamungkas, B., Lasamba, V., & Leosa, Y. (2025). Aransemen Lagu Daerah Lampung: Proses Pengembangan Materi Paduan Suara berbasis Kearifan Lokal. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 191-199. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.938

Sibarani, R., & Sinulingga, J. (2022). Rekonstruksi Cerita Rakyat Geosite Geopark Toba Humbang Hasundutan Tapanuli Utara: Kajian Tradisi Lisan. Jurnal Basataka (JBT), 5(2), 220-230. https://doi.org/10.36277/basataka.v5i2.183

Simatupang, N. D., Ade, K. R., Widayati, S., Komalasari, D., & Reza, M. (2024). Connecting Educators' Insights on Early Literacy with Music in Early Childhood. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 12(3), 475-484. https://doi.org/10.23887/paud.v12i3.85195

Sitorus, M. H. (2024). Integration of Toba Batak local wisdom as character and cultural identity in early childhood education. Jurnal Edukasia.

Wahyuni, A. (2024). Media pembelajaran berbasis kebudayaan lokal pada pembelajaran anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 743-753. https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.12929

Wangguway, Y., Abineno, F. O., & Yeuw, F. F. (2024). The effect of constructive play on early childhood mathematics skills in Indonesia: A meta-analysis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 7(3), 474–485. https://doi.org/10.23887/jippg.v7i3.84017

Published

2025-12-13

How to Cite

Simatupang, E. V., Ajat, A., & Yuliantina, I. (2025). Pengembangan Metode Lagu Tepuk Lompat (Tepat) Berbasis Budaya Lokal untuk Mengenal Lambang Bilangan 1-10 pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Mitra Bersama. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1585–1596. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7118

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.