Optimalisasi Pengelolaan Kursus Menjahit Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aisyiah Kabupaten Pasaman

  • Yenni Idrus Universitas Negeri Padang
Keywords: kursus menjahit, PKBM, studi kasus

Abstract

Efektivitas dari pengadaan kursus menjahit di suatu pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) sangat ditentukan oleh pengelolaannya yang optimal. Pengelolaan kursus menjahit di PKBM yang dimaksud meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana pengelolaan kursus menjahit di salah satu PKBM di daerah Sumatera Barat, yaitu PKBM Aisyiyah di Kabupaten Pasaman. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa optimalisasi pengelolaan kursus menjahit di PKBM Aisyiyah dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, antara lain kejelasan struktur kepengurusan PKBM, analisis kebutuhan peserta kursus, keteraturan jadwal dan materi kursus, ketersediaan fasilitas yang memadai, dan evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan kursus menjahit itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Sutarto, A. H. J. (2017). Pembelajaran Kursus Menjahit Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (Lkp) Nissan Fortuna Kabupaten Kudus. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 2(1).

Susanti, S. (2014). Meningkatkan efektivitas pendidikan nonformal dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia. Jurnal Handayani PGSD FIP UNIMED, 1(2).

Rizka, M. A., & Hardiansyah, R. (2016). Strategi pengembangan inovasi program pendidikan nonformal sebagai best practices bagi pusat kegiatan belajar masyarakat. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(2), 187-196.

Sihombing, U. (2001). Konsep dan Pengembangan Pendidikan Berbasis Masyarakat dalam Fasli Jalal dan Dedi Supriadi (Eds.), Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Raharjo, T. J., dkk. (2016). Peran pusat kegiatan belajar masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan melalui pendidikan nonformal di Jawa Tengah. Journal of Nonformal Education, 2(1).

Zahra, P. H. (2016). Kontribusi Kompetensi Instruktur Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Level II Kursus Menjahit di LPK Putra Kencana 2 Bandung. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 13(1).

Miarso, Y. (2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Pustekkom Diknas.

Purwanto, N. (1998). Administrasi dan Supervise Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Torang, S. (2013). Organisasi & Manajemen. Bandung: IKAPI.

Mudjiman, H. (2011). Manajemen Pelatihan Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2004). Pengelolaan Materiil. Jakarta: Prima Karya.

Putra, N. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Moelong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Bungin, B. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sudaryat, Y. (2012). Pendidikan dan Pelatihan. [online]. Tersedia: http://ridwaniskandar.files.wordpress.com/2009/05/9-pendidikan-dan-pelatihan.pdf [4 April 2020]

Sudjana. (2004). Manajemen Program Pendidikan. Bandung: Falah Production.

Published
17-08-2020
How to Cite
Idrus, Y. (2020). Optimalisasi Pengelolaan Kursus Menjahit Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aisyiah Kabupaten Pasaman. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 3(2), 183-189. https://doi.org/10.30605/jsgp.3.2.2020.299
Section
Regular Articles