ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN KUADRAT DITINJAU DARI SELF-EFFICACY KELAS X DI SMA NEGERI 9 SAMARINDA

DOI: https://doi.org/10.30605/hhdhsz05

Authors

Kesalahan Siswa, Self-Efficacy, Persamaan Kuadrat, Tahapan Kastolan, Pseudo-Conceptual

Abstract

Pembelajaran persamaan kuadrat cenderung menekankan aspek prosedural dibandingkan pemahaman konsep, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tinggi rendahnya tingkat Self-efficacy siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat ditinjau dari tingkat Self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan tahapan Kastolan (kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 9 Samarinda yang berjumlah 6 siswa yang dipilih secara purposive sampling dari 28 siswa berdasarkan hasil angket Self-efficacy. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan angket Self-efficacy (18 pernyataan, reliabilitas Cronbach's Alpha 0,785), soal tes tertulis persamaan kuadrat (4 soal, validitas r > 0,349, reliabilitas 0,652), wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Profil kesalahan siswa dengan Self-efficacy tinggi yaitu melakukan kesalahan konseptual semu (pseudo-conceptual) dan kesalahan teknik. Tingginya Self-efficacy mendorong subjek tetap menyelesaikan semua soal yang diberikan walaupun tidak mengerti alasan dari langkah yang dilakukan. (2) Profil kesalahan siswa dengan Self-efficacy sedang yaitu melakukan kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Kelompok ini berani mencoba semua soal yang diberikan walaupun terjebak pada kesalahan prosedural. (3) Profil kesalahan siswa dengan Self-efficacy rendah yaitu melakukan kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik, dengan dominasi pada kesalahan konseptual. Rendahnya Self-efficacy siswa cenderung melakukan kecurangan akademik dan menggunakan bantuan eksternal. Kesimpulan penelitian ini adalah profil kesalahan siswa berbeda secara kualitatif pada setiap tingkat Self-efficacy, sehingga guru perlu merancang pembelajaran yang tidak hanya menekankan prosedur tetapi juga penguatan konsep dan keyakinan diri siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Syakir Media Press.

Aprillianti, S. W., & Dewi, D. K. (2022). Hubungan antara Self-efficacy dengan Prestasi Belajar pada siswa di SMA X. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 13(2), 195-213.

Bandura, A. (2002). Self efficacy in changing societies. University Press.

Firdaus, E. F., Amalia, S. R., & Firdausi, A. (2021). Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Tahapan Kastolan Dalam Menyelesaikan Soal Matematika. Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika, 8(1), 542-558.

Fitriani, R. N., & Pujiastuti, H. (2021). Pengaruh Self-efficacy terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2793-2801. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i3.803

Fritz, T. M., Cruz, H. G., Rudert, S. C., Janke, S., & Daumiller, M. (2026). Goals, norms, attitudes, and Self-efficacy as predictors of academic dishonesty: Two-wave prospective inquiries into additive and multiplicative effects. Ethics & Behavior, 1-20. https://doi.org/10.1080/10508422.2026.2622321

Kurniawati, H., & Liana, C. (2022). Pengaruh Self-efficacy (Self Efficacy) terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI Ips MAN 1 Bojonegoro. Avatara: e-Journal Pendidikan Sejarah, 12(1), 1-10.

Mufarrihah, F. (2022). The correlation between Self-efficacy and academic dishonesty among the students. Psikoislamika, 3(3), 95-100.

Muslim, R. I., Usodo, B., & Pratiwi, H. (2021). Pseudo Thinking Process in Understanding the Concept of Exponential Equations. Journal of Physics: Conference Series, 1808(1), 012043. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1808/1/012043

Nuraini, I., & Afifurrahman, A. (2023). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Persamaan Kuadrat. Journal of Math Tadris, 3(2), 15-31. https://doi.org/10.55099/jmt.v3i2.89

Nurazizah, S., Damayanti, R., Janan, T., & Warih, P. D. (2022). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Materi Relasi Dan Fungsi. AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 1(2), 85-95. https://doi.org/10.46773/aljabar.v1i2.435

Puspitaningati, N. P., Pramesthi, S. R. P. W., & Antonius, R. (2024). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Self Efficacy. Journal of Education and Research, 3(1), 26-36. https://doi.org/10.56707/jedarr.v3i1.187

Putri, A. T., & Harahap, P. D. (2025). The Correlation Between Self-efficacy and Academic Dishonesty Among Senior High School Students. Indonesian Counseling and Psychology, 6(1), 138-148. https://doi.org/10.24114/icp.v6i1.71810

Rahman, A. B., Munandar, S. A., Fitriani, A., & Karlina, Y. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 1-8.

Sarah, Y. D., Ariawan, R., & Nufus, H. (2023). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal higher order thinking skills ditinjau dari self efficacy. Suska Journal of Mathematics Education, 9(1), 71. https://doi.org/10.24014/sjme.v9i1.18838

Siswondo, R., & Agustina, L. (2021). Penerapan Strategi Pembelajaran Ekspositori untuk Mencapai Tujuan Pembelajaran Matematika. HIMPUNAN: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 1(1), 33-40.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA.

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN KUADRAT DITINJAU DARI SELF-EFFICACY KELAS X DI SMA NEGERI 9 SAMARINDA. (2026). Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 891-908. https://doi.org/10.30605/hhdhsz05