Analisis Durasi Realisasi Langvokale dan Kurzvokale Bahasa Jerman pada Mahasiswa Tingkat A2

DOI: https://doi.org/10.30605/05zm3z98

Authors

fonetik akustik, Langvokale, Kurzvokale, durasi vokal, pelafalan bahasa Jerman

Abstract

Pelafalan merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Jerman karena berperan dalam keterpahaman ujaran. Salah satu karakteristik fonologis bahasa Jerman adalah adanya kontras antara Langvokale (vokal panjang) dan Kurzvokale (vokal pendek), sedangkan panjang vokal tidak bersifat fonemik dalam bahasa Indonesia. Perbedaan tersebut dapat menjadi tantangan bagi pembelajar bahasa Jerman sebagai bahasa asing. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan durasi realisasi Langvokale dan Kurzvokale pada tuturan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman tingkat A2. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis kuantitatif sederhana melalui pendekatan fonetik akustik. Subjek penelitian terdiri atas 28 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data diperoleh melalui pembacaan teks Hallo Wien! dari buku Netzwerk neu A2 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Praat melalui segmentasi pada TextGrid serta pengukuran durasi setiap vokal. Sebanyak 24 kata target dianalisis, yang menghasilkan 672 data realisasi vokal, terdiri atas 336 data Langvokale dan 336 data Kurzvokale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi Langvokale sebesar 174,47 ms, sedangkan rata-rata durasi Kurzvokale sebesar 159,61 ms. Secara deskriptif, Langvokale memiliki rata-rata durasi yang lebih tinggi daripada Kurzvokale, tetapi ditemukan variasi durasi pada setiap jenis vokal dan tumpang tindih rentang durasi antarkategori. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai karakteristik durasi vokal pada pembelajar bahasa Jerman tingkat A2 berdasarkan pengukuran akustik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Belz, M., Rasskazova, O., Krivokapić, J., & Mooshammer, C. (2023). Interaction between phrasal structure and vowel tenseness in German: An acoustic and articulatory study. Language and Speech, 66(1), 3–34. https://doi.org/10.1177/00238309211064857

Bergmann, C., Nota, A., Sprenger, S. A., & Schmid, M. S. (2016). L2 immersion causes non-native-like L1 pronunciation in German attriters. Journal of Phonetics, 58, 71–86. https://doi.org/10.1016/j.wocn.2016.07.001

Boersma, P., & Weenink, D. (2026). Praat: Doing phonetics by computer. University of Amsterdam.

Collins Dictionaries. (n.d.). Collins German-English dictionary. Retrieved September 3, 2026, from https://www.collinsdictionary.com/dictionary/german-english/

Dudenredaktion. (2020). Duden Aussprachewörterbuch (8th ed.). Dudenverlag.

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Gao, Y., Ding, H., Birkholz, P., & Lin, Y. (2021). Comparing fundamental frequency of German vowels produced by German native speakers and Mandarin Chinese learners. JASA Express Letters, 1(7). https://doi.org/10.1121/10.0005593

Ibrahim, O., Yuen, I., van Os, M., Andreeva, B., & Möbius, B. (2022). The combined effects of contextual predictability and noise on the acoustic realisation of German syllables. The Journal of the Acoustical Society of America, 152(2), 911–920. https://doi.org/10.1121/10.0013413

Kent, R. D., & Read, C. (2021). The acoustic analysis of speech (3rd ed.). Plural Publishing.

Kleber, F. (2020). Complementary length in vowel–consonant sequences: Acoustic and perceptual evidence for a sound change in progress in Bavarian German. Journal of the International Phonetic Association, 50(1), 1–22. https://doi.org/10.1017/S0025100317000238

Misela Audila Jahrani, Aura Salsabila, & Alya Amelia Nurhaliza. (2023). Perbedaan fonologi bahasa Indonesia dan bahasa Jerman. Sintaksis : Publikasi Para Ahli Bahasa Dan Sastra Inggris, 1(4), 10–27. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v1i4.208

Qalbi, U. N. (2022). Analisis kesalahan pelafalan (Aussprache) fonem bahasa Jerman di kalangan pelajar SMA Sulawesi Selatan [Master’s Thesis]. Universitas Hasanuddin.

Zahner-Ritter, K., Zhao, T., Einfeldt, M., & Braun, B. (2022). How experience with tone in the native language affects the L2 acquisition of pitch accents. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.903879

Published

2026-10-01

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Analisis Durasi Realisasi Langvokale dan Kurzvokale Bahasa Jerman pada Mahasiswa Tingkat A2. (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(4), 2648-2657. https://doi.org/10.30605/05zm3z98