Pembelajaran Partisipatif untuk Membangun Kepercayaan Diri: Studi Kasus Kegiatan Menampilkan Diri di Sekolah Dasar

Authors

  • Rosmalah Yanti universitas Cokroaminoto Palopo
  • Hartono Hartono Universitas Negeri Semarang
  • Fathur Rokhman Universitas Negeri Semarang
  • Wagiran Wagiran Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7442

Keywords:

Pembelajaran Partisipatif, Kepercayaan Diri, Sekolah Dasar, Kualitatif

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memperkuat kompetensi sosial-emosional siswa sejak dini agar mereka mampu menghadapi tantangan komunikasi dan interaksi sosial di masa depan.Kepercayaan diri merupakan kompetensi sosial-emosional yang penting untuk dikembangkan sejak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana kegiatan menampilkan diri di depan kelas dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 23 Batara selama dua bulan. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas IV dan seorang guru kelas sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan unjuk diri seperti presentasi, bercerita, membaca puisi, serta pentas mini. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan model analisis tematik: Transkripsi data, Reduksi data, Tahap pengkodean, Tahap interpretasi dan penarikan simpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menampilkan diri yang dilakukan secara rutin dan terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara bertahap. Siswa yang semula pasif dan takut tampil mulai menunjukkan keberanian, kelancaran ekspresi verbal, serta respons positif terhadap apresiasi teman dan guru. Faktor pendukung utama meliputi suasana kelas yang inklusif, pemberian umpan balik positif, dan pendampingan emosional oleh guru. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui pengalaman langsung. Disarankan agar kegiatan unjuk diri diintegrasikan dalam rutinitas pembelajaran sebagai strategi berkelanjutan untuk membangun kepercayaan diri siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, A. M. (2022). Penerapan Teori Belajar Behaviorisme dalam Pembelajaran (Studi Pada Anak). An-Nisa, 15(1), 1–8. http://dx.doi.org/10.30863/an.v15i1.3315

Aini, K. (2021). Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Blended Learning Tipe Flipped Classroom pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Literasi Digital, 1(1), 42–49. https://doi.org/10.54065/jld.1.1.2021.7

Alika, O., Handayani, A., & Rakhmawati, D. (2024). Penerimaan Diri dan Sikap Percaya Diri pada Anak Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 607-618. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2664

Andini, N. P., Hamzah, R. A., & Hasanah, J. (2025). Mengembangkan Keterampilan Berbicara di Sekolah Dasar. Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 1-13. https://doi.org/10.52185/abuyaVol3iss1Y2025573

Andriana, E., & Rokmanah, S. (2023). Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Di Kelas 1 Sdn Cinanggung. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 2456–2472. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2204

Beard, C. (2021). Experiential learning: A handbook for education, training and coaching (3rd ed.). Kogan Page.

Berk, L. E. (2022). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Durlak, J. A., Weissberg, R. P., & Pachan, M. (2021). A meta-analysis of after-school programs that seek to promote personal and social skills in children and adolescents. American Journal of Community Psychology, 67(1–2), 1–15. https://doi.org/10.1002/ajcp.12570

Eccles, J. S., & Roeser, R. W. (2021). Schools as developmental contexts during adolescence. Journal of Research on Adolescence, 31(1), 7–24. https://doi.org/10.1111/jora.12528

Hattie, J. (2020). Visible learning: Feedback. Routledge.

Lerner, R. M., Johnson, S. K., & Buckingham, M. H. (2020). Positive youth development: Theory, research, and applications. In R. M. Lerner & W. F. Overton (Eds.), Handbook of child psychology and developmental science (7th ed.). Wiley.

Lickona, T., & Davidson, M. (2021). Smart & good high schools: Integrating excellence and ethics. Center for the 4th and 5th Rs.

Meiarni, I. (2025). peningkatan keterampilan berbicara siswa melalui berbagai strategi pembelajaran. Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Keguruan, 1(1), 56-63. https://doi.org/10.59966/kfqq9668

Muriana, L. M., & Baranauskas, M. C. C. (2025). Analyzing the Technological Influence on Self-esteem: A Systematic Literature Review under the Socially-Aware Design Perspective. Journal of the Brazilian Computer Society, 31(1), 271-293. https://doi.org/10.5753/jbcs.2025.3443

Nurdian, N., Sauri, M. S., & Fani, A. (2025). Strategi Guru Mengelola Kelas untuk Meningkatkan Disiplin dan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar. DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 31(1), 38-45. https://doi.org/10.30587/didaktika.v31i1.9470

Orenstein, G. A., & Lewis, L. (2021). Erikson’s stages of psychosocial development. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Patrick, H., Kaplan, A., & Ryan, A. M. (2021). Motivation in the classroom: Reciprocal effects of teacher motivation and student motivation across the school year. Journal of Educational Psychology, 113(2), 345–360. https://doi.org/10.1037/edu0000409

Santrock, J. W. (2020). Educational psychology (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832

Taylor, R. D., Oberle, E., Durlak, J. A., & Weissberg, R. P. (2020). Promoting positive youth development through school-based social and emotional learning interventions: A meta-analysis. Child Development, 91(4), e1080–e1101. https://doi.org/10.1111/cdev.12864

Ulfa, F., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2025). Pemberian Penguatan Positif (Positif Reinforcement) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Baca Tulis Anak. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 566-573.

Unesco. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract For Education. Unesco Publishing.

Wahyudi, A., & Suryani, N. (2023). Implementasi pembelajaran sosial-emosional di sekolah dasar: Tantangan dan strategi guru. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 22–35. https://doi.org/10.21831/jpdi.v8i1.54321

Yeager, D. S., & Dweck, C. S. (2020). What can be learned from growth mindset controversies? American Psychologist, 75(9), 1269–1284. https://doi.org/10.1037/amp0000794

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Zhou, Q., Li, X., & Wong, T. K. (2020). The role of self-confidence in academic achievement: A meta-analytic review. Educational Psychology Review, 32(4), 1033–1060. https://doi.org/10.1007/s10648-020-09526-3

Published

2025-12-29

How to Cite

Yanti, R., Hartono, H., Rokhman, F., & Wagiran, W. (2025). Pembelajaran Partisipatif untuk Membangun Kepercayaan Diri: Studi Kasus Kegiatan Menampilkan Diri di Sekolah Dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1867–1877. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7442

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 

You may also start an advanced similarity search for this article.