PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLEGENCE

DOI: https://doi.org/10.30605/tfxjbx13

Authors

  • Evi Widayanti STKIP Bina Insan Mandiri
  • Lita Aditya Khoirun Nisa’ STKIP Bina Insan Mandiri
  • Suhartini Nurul Azminah STKIP Bina Insan Mandiri
  • Dinda Kurniawati STKIP Bina Insan Mandiri
  • Erika Novita Sari STKIP Bina Insan Mandiri
  • Isnaini Robius Sholiha STKIP Bina Insan Mandiri

artificial intellegence, deep learning, kreativitas

Abstract

Kreativitas merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, tetapi pembelajaran pecahan di sekolah dasar masih cenderung menekankan prosedur dan jawaban tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pembelajaran berbasis deep learning terintegrasi AI dalam meningkatkan kreativitas siswa. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimen dengan menggunakan desain one-group pretet-posttest pada 22 siswa kelas III di SD Muhammadiyah 1 Menganti, Gresik. Desain pembelajaran mengintegrasikan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui tugas terbuka berupa pemotongan bangun menjadi bagian yang sama besar, penentuan pecahan dalam suatu rentang, dan pembuatan gambar pemandangan bermuatan pecahan. Kreativitas diukur dengan tes uraian yang menilai kelancaran, keluwesan, keaslian dan keterperincian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji peringkat bertanda Wilcoxon, dan N-gain. Hasil menunjukkan rata-rata skor kreativitas meningkat dari 21,13 menjadi 38,07 (Z = −3,584; p < 0,001; r = 0,76) dengan N-gain sebesar 0,21 pada kategori rendah. Indikator kelancaran mengalami peningkatan paling besar, sedangkan keterperincian paling kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis deep learning berkontribusi pada peningkatan kreativitas siswa pada materi pecahan yang signifikan secara statistik, tetapi besar peningkatannya masih rendah sehingga desain perlu disempurnakan, terutama untuk memperkuat keterperincian dan keaslian gagasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. Pearson.

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world, change the world. Corwin.

Guilford, J. P. (1967). The nature of human intelligence. McGraw-Hill.

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Pembelajaran mendalam.

Leikin, R. (2009). Exploring mathematical creativity using multiple solution tasks. In R. Leikin, A. Berman, & B. Koichu (Eds.), Creativity in mathematics and the education of gifted students (pp. 129–145). Sense Publishers.

Leikin, R., & Pitta-Pantazi, D. (2013). Creativity and mathematics education: The state of the art. ZDM Mathematics Education, 45(2), 159–166.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4–11.

Plomp, T., & Nieveen, N. (Eds.). (2013). Educational design research. SLO, Netherlands Institute for Curriculum Development.

Silver, E. A. (1997). Fostering creativity through instruction rich in mathematical problem solving and problem posing. ZDM, 29(3), 75–80.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Torrance, E. P. (1974). Torrance tests of creative thinking: Norms-technical manual. Personnel Press/Ginn.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLEGENCE. (2026). Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(4), 400-409. https://doi.org/10.30605/tfxjbx13