IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 MOMUNU KABUPATEN BUOL
DOI: https://doi.org/10.30605/w8nat147
Flipped Classroom, kemandirian belajar, pembelajaran matematika, penelitian tindakan kelas
Abstract
Siswa menunjukkan tingkat kemandirian belajar yang rendah dalam mata pelajaran matematika. Hal ini terlihat jelas pada evaluasi awal, yang menunjukkan bahwa siswa cenderung bergantung pada teman sejawat atau guru untuk menyelesaikan tugas, kurang memiliki inisiatif saat mempelajari materi, kurang disiplin dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, serta kurang percaya diri saat menyampaikan gagasan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran flipped classroom. Otonomi belajar mengacu pada kemampuan siswa untuk secara aktif mengelola dan bertanggung jawab atas proses belajar mereka sendiri, yang mencakup inisiatif, akuntabilitas, disiplin, dan manajemen waktu, serta kemampuan untuk mengamati dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi, sebagaimana dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Momunu, Kabupaten Buol, pada tahun ajaran 2026-2027. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konsep flipped classroom dapat membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri. Pada Siklus I, rata-rata kemandirian belajar siswa meningkat dari 62,04% menjadi 70,49%, dan pada Siklus II, angka tersebut meningkat lebih tinggi lagi menjadi 83,92%. Rata-rata peningkatan relatif kemandirian belajar dari kondisi awal hingga Siklus II (35,27%) melampaui indikator keberhasilan minimum sebesar 15%. Pada Siklus II, tingkat rata-rata kemandirian belajar mencapai 83,92%, yang tergolong dalam kategori "baik" (76%–100%). Selain itu, keterlibatan siswa meningkat dari 60% pada Siklus I menjadi 66,25% pada Siklus II. Dengan demikian, model flipped classroom terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
Downloads
References
Ahmad, A., Dos Santos, M., Helmiyatun, H., Hidayah, N., & Parihin, P. (2025). Content validity of the mathematics learning independence instrument for junior high school students using Aiken’s V. Mathematics Research and Education Journal, 9(2).
Alten, Van, D. C. D., Janssen, J. J. H. M., Phielix, C., & Kester, L. (2019). Effects of flipping the classroom on learning outcomes and satisfaction: A meta-analysis. Educational Research Review, 28.
Arsyad, R. N., Pomalato, S. W. D., Abbas, N., & Achmad, N. (2021). Hubungan Antara Self Regulated Learning dengan Hasil Belajar Matematika pada Materi Trigonometri. Jambura Journal of Mathematics Education, 3(1).
Damayanti, T., Takaendengan, B. R., Kobandaha, P. E., & Gombah, W. (2023). Digital Natives Preferences in How to Learn Mathematics: A Qualitative Study of Preservice Mathematics Teachers. Jambura Journal of Mathematics Education, 4(1).
Ghassani, D. A., Nursa’adah, A., Septira, F., Effendi, M., Herman, T., & Hasanah, A. (2023). Kemandirian Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Kurikulum Merdeka. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2).
Kidjab, M. R., Ismail, S., & Abdullah, A. W. (2019). Deskripsi Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Matematika SMP. Euler, 7(1), 25–31.
Latifah, U., & Rindaningsih, I. (2023). Implementasi Flipped Classroom dalam Mendukung Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 156–166.
Sa’adah, S. I., & Ikhsan, J. (2023). Validity and Reliability Test of the Learning Independence Questionnaire Instrument in Using Electronic Modules. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(12).
Septian, A., Inayah, S., & Berliana, R. (2022). Implementasi Flipped Classroom terhadap Pemahaman Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa. RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 98–111.
Suleang, F., Katili, N., & Zakiyah, S. (2020). Analisis Kemandirian Belajar Siswa melalui Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Matematika. Euler, 8(1), 29–35.
Suseno, P. U., Ismail, Y., & Ismail, S. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Video Interaktif berbasis Multimedia. Jambura Journal of Mathematics Education, 1(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Rahmawati Is Humagi, Sumarno Ismail, Lailany Yahya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.













