PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TAPPS TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS MATEMATIKA
DOI: https://doi.org/10.30605/21qgfq46
TAPPS; metakognisi; HOTS; pemecahan masalah matematika; peluang
Abstract
Artikel ini mengkaji sejauh mana model Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) berkaitan dengan tingkat kesadaran metakognitif siswa ketika mengerjakan soal matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada topik peluang. Desain yang dipilih adalah quasi experiment berpola Posttest-Only Control Group, dengan satu rombongan belajar berperan sebagai kelompok perlakuan dan satu lagi sebagai pembanding. Kelompok perlakuan berjumlah 37 siswa dan diajar dengan TAPPS, sementara kelompok pembanding berjumlah 35 siswa dan menerima pengajaran direct earning; penentuan kedua kelompok memakai teknik purposive sampling atas dasar kesetaraan kemampuan awal. Kesadaran metakognitif diukur melalui soal HOTS yang menyasar tiga aspek, yaitu merencanakan, memantau, dan mengevaluasi. Pengujian statistik mencakup normalitas (Shapiro-Wilk), homogenitas varians (Lavene’s Test), dan uji beda Mann-Whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasilnya, terdapat selisih yang bermakna secara statistik antara kedua kelompok (Asymp. Sig. = 0,003; α = 0,05). Skor rata-rata kelompok TAPPS mencapai 66,00, unggul atas kelompok pembanding yang berada di angka 59,83. Ditinjau dari kategorinya, mayoritas siswa kelompok TAPPS berhasil masuk kategori Strategic Use dan sebagian kecil menjangkau Reflective Use, sedangkan kelompok pembanding didominasi kategori Aware Use. Dengan kata lain, penerapan TAPPS tampak berasosiasi dengan taraf metakognisi yang lebih tinggi dalam menuntaskan soal HOTS, meskipun simpulan ini perlu dibaca dengan mempertimbangkan keterbatasan rancangan satu kelas per kelompok.
Downloads
References
Ambarwati, B. T., & Ekawati, R. (2022). Analisis literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) proporsi. MATHEdunesa, 11(2), 390–403. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v11n2.p390-403.
Anis Sulistifa, Purnomo, E. A., & Prihaswati, M. (2025). Systematic literature review kemampuan pemecahan masalah matematis dalam HOTS. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(3), 749–759. https://doi.org/10.30605/proximal.v8i3.5836.
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi ke-3). Bumi Aksara.
Artika, T., & Karso, K. (2019). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan metode pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). PRISMA, 8(2), 191-200. https://doi.org/10.35194/jp.v8i2.791.
Chotimah, A. C., Sari, C. K., Swastika, A., & Setyaningsih, R. (2023). Siswa field dependent dan field independent: Bagaimana kemampuan berpikir kritisnya dalam memecahkan masalah HOTS? Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 2487–2500. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2368.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Faiziyah, N., & Priyambodho, B. L. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari metakognisi siswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 2823. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.5918.
Fitriana, W. A., Purnomo, E. A., & Aziz, A. (2025). Optimalisasi metakognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal HOTS: Systematic literature review. [DATA YANG PERLU DILENGKAPI: nama jurnal, volume, nomor, dan halaman - artikel terverifikasi ada (terbit Desember 2025), namun detail terbitan belum ditemukan melalui pencarian daring]
Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive-developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906–911.
Hariyanti, A., & Siswono, T. Y. E. (2023). Metakognisi siswa dalam memecahkan masalah numerasi ditinjau dari gaya berpikir. MATHEdunesa, 12(3), 1014–1031. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v12n3.p1014-1031.
Ikhsan, M., Munzir, S., & Fitria, L. (2017). Kemampuan berpikir kritis dan metakognisi siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui pendekatan problem solving. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6(2), 234. https://doi.org/10.24127/ajpm.v6i2.991.
Irham, M. (2016). Pola metakognisi dan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). PRISMA (Prosiding Seminar Nasional Matematika), 161–169.
Kemendikdasmen. (2025). Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA/Paket C, November 2025: Kemampuan akademik pelajar SMA Indonesia lemah di Bahasa Inggris dan STEM. Databoks - Katadata. Diakses dari https://databoks.katadata.co.id/pendidikan/statistik/69536e39eece9/kemampuan-akademik-pelajar-sma-indonesia-lemah-di-bahasa-inggris-dan-stem.
Lestari, R. B., Nindiasari, H., & Fatah, A. (2019). Penerapan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA ditinjau dari tahap perkembangan kognitif. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 134. https://doi.org/10.31000/prima.v3i2.1209.
Mahromah, L. A., & Manoy, J. T. (2013). Identifikasi tingkat metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan perbedaan skor matematika. MATHEdunesa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(1), 1-8.
Pradani, S. L., & Nafi'an, M. I. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS). Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(2), 112–118. https://doi.org/10.15294/kreano.v10i2.15050.
Riani, R., Asyril, A., & Untu, Z. (2022). Metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika. Primatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 51–60. https://doi.org/10.30872/primatika.v11i1.1064.
Rismawati, M., Rahmawati, P., & Rindiani, A. B. (2022). Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pemecahan masalah matematika berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 2134–2143. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i2.1444.
Safitri, P. T., Yasintasari, E., Putri, S. A., & Hasanah, U. (2020). Analisis kemampuan metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika model PISA. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 4(1), 11. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v4i1.941.
Saputra, T., Purnomo, E. A., & Joko, I. (2025). Peningkatan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui optimalisasi metakognitif siswa. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(1), 196–208. https://doi.org/10.63976/jimat.v6i1.854.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Suryani, D. R., Nur'Aini, K. D., & Natsir, I. (2023). Perbedaan level kemampuan metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kemampuan matematika siswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(3), 3494-3502. https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i3.7557.
Syam, A. S. M. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan kemampuan matematika siswa. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 19(1), 939–946. https://doi.org/10.30863/ekspose.v1i1.883.
Widyasari, N., Suyoto, S., & Fauziyah, N. (2020). Meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematik siswa dengan metode pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS). DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 27(1), 63. https://doi.org/10.30587/didaktika.v27i1.2104.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zahra Nuraini, Lisanul Uswah Sadieda, Aning Wida Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.













