KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI VEKTOR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
DOI: https://doi.org/10.30605/4wj7x067
Pemecahan Masalah, Vektor, Gaya Kognitif, Field Independent, Field Dependent
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika materi vektor pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Sungguminasa ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa yang dipilih secara purposif, yaitu satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan pada masing-masing kelompok FI dan FD. Data diperoleh melalui tes gaya kognitif, tes kemampuan pemecahan masalah matematika materi vektor, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan empat tahap pemecahan masalah Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Proses analisis data meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada tahap reduksi data, peneliti menyeleksi dan menyederhanakan data yang diperoleh dari hasil tes tertulis dan wawancara siswa sesuai dengan indikator pada setiap tahap pemecahan masalah Polya. Selanjutnya, pada tahap penyajian data, data disusun dan diuraikan secara sistematis dalam bentuk deskripsi untuk menggambarkan kemampuan siswa dalam memenuhi setiap tahap pemecahan masalah Polya. Tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan, yaitu merumuskan hasil analisis berdasarkan data yang telah direduksi dan disajikan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan keempat tahap pemecahan masalah Polya. Perbaiki sesuai dengan revisi: Keabsahan data diperiksa melalui perbandingan hasil tes tertulis dan wawancara. Perbandingan ini dilakukan dengan mencocokkan jawaban tertulis siswa dengan informasi yang diperoleh melalui wawancara untuk mengetahui kesesuaian antara hasil pekerjaan dan penjelasan siswa. Dengan demikian, data yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai kemampuan siswa pada setiap tahap pemecahan masalah Polya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek FI dan FD sama-sama mampu melalui tahap memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Subjek FI cenderung lebih rinci dalam memilih dan mengolah informasi yang relevan, sedangkan subjek FD cenderung mengolah informasi berdasarkan konteks permasalahan secara keseluruhan. Kedua kelompok mampu memperoleh hasil penyelesaian yang benar. Perbedaan terutama terlihat pada kelengkapan proses pemeriksaan kembali, karena subjek FD cenderung melakukan pemeriksaan secara lebih singkat. Dengan demikian, gaya kognitif memberikan gambaran mengenai karakteristik proses pemecahan masalah, tetapi tidak menjadi penentu tunggal keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah vektor.
Downloads
References
Asfar, A. I. T., & Nur, S. (2018). Model pembelajaran problem posing & solving: meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. CV Jejak.
Credé, M., & Kuncel, N. R. (2021). Study habits, skills, and attitudes: The third pillar supporting collegiate academic performance. Perspectives on Psychological Science, 16(6), 1345–1361. https://doi.org/10.1177/1745691620980788
Krulik, S., Rudnick, J. A., & Milou, E. (2003). Teaching mathematics in middle schools: A practical guide. Pearson Education.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Polya, G. (1973). How to solve it. Princeton University Press.
Susanto, H. A. (2015). Pemahaman pemecahan masalah berdasar gaya kognitif. Deepublish.
Tinajero, C., Lemos, S. M., Araújo, M., Ferraces, M. J., & Páramo, M. F. (2020). Cognitive style and learning strategies as factors which affect academic achievement of Brazilian university students. Psicologia: Reflexão e Crítica, 33(1), 1–11.
Witkin, H. A., Moore, C. A., Goodenough, D. R., & Cox, P. W. (1977). Field-dependent and field-independent cognitive styles and their educational implications. Review of Educational Research, 47(1), 1–64. https://doi.org/10.3102/00346543047001001
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurlaela Tul, Andi Husniati, Kristiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.













