PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PADA SISWA SMP DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT

DOI: https://doi.org/10.30605/pyw5nx35

Authors

Adversity Quotient, Bilangan Rasional, Pemahaman Konsep

Abstract

Pemahaman konsep merupakan tujuan utama pembelajaran matematika, khususnya pada materi bilangan rasional di jenjang SMP, namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep bilangan yang dimiliki siswa masih lemah. Selain faktor kognitif, faktor non-kognitif seperti Adversity Quotient (AQ) juga memengaruhi kemampuan siswa dalam menghadapi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman konsep bilangan rasional pada siswa SMP ditinjau dari tipe Adversity Quotient, yaitu Climber, Camper, dan Quitter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas VII SMP Negeri 15 Surabaya yang dipilih berdasarkan hasil Tes Kemampuan Matematika dan Adversity Response Profile, masing-masing mewakili satu tipe AQ dengan kemampuan matematika dan jenis kelamin yang setara. Data dikumpulkan melalui Tes Pemahaman Konsep dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe Climber mampu mencapai pemahaman konsep bilangan rasional secara konsisten pada empat indikator, meskipun masih terdapat kekurangan pada kelengkapan syarat dan ketepatan istilah saat menyatakan ulang konsep. Siswa dengan tipe Camper mampu mencapai pemahaman konsep, tetapi penjelasan verbalnya masih bersifat dasar dan cenderung bergantung pada satu bentuk representasi. Siswa dengan tipe Quitter belum sepenuhnya mencapai pemahaman konsep bilangan rasional karena masih bergantung pada hafalan prosedur serta kurang mampu menerapkan dan menyajikan konsep dalam berbagai representasi. Temuan ini menegaskan bahwa tipe Adversity Quotient berkontribusi terhadap variasi kedalaman pemahaman konsep bilangan siswa SMP.

Downloads

Download data is not yet available.

References

School Students' Numeracy Literacy in Solving Minimum Competency Assessment Model (AKM) Questions on Number. Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 8(2), 109–122. DOI: https://doi.org/10.22373/jppm.v8i2.24456

Firdaus, H., & Ismail. (2023). Proses Berpikir Analitis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah ditinjau dari Kemampuan Matematika. MATHEdunesa, 12(3), 797–813. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v12n3.p797-813 DOI: https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v12n3.p797-813

Hidayat, R. (2018). Adversity Quotient dan Implikasinya dalam Pembelajaran Matematika. Alfabeta.

Hiebert, J., Carpenter, T. P., Fennema, E., Fuson, K. C., Wearne, D., Murray, H., Olivier, A., & Human, P. (1997). Making Sense: Teaching and Learning with Understanding. Heinemann.

Kilpatrick, J., Swafford, J., & Findell, B. (2001). Adding It Up: Helping Children Learn Mathematics. National Academy Press.

Lestari, W. D. L., & Hanifah, H. (2025). Analisis Adversity Quotient Siswa SMP Pada Pembelajaran Matematika. Didactical Mathematics, 7(1), 203–210. https://doi.org/10.31949/dm.v7i1.13438 DOI: https://doi.org/10.31949/dm.v7i1.13438

Luh, N., Risma, P., Mahayukti, G. A., & Sudiarta, I. G. P. (2025). Profil Kemampuan Numerasi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Pada Konten Bilangan. Jurnal Ikatan Keluarga Undiksha, 23(1), 23–30.

Meidianti, A., Kholifah, N., & Sari, N. I. (2022). Kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dalam pembelajaran matematika. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 2(2), 134–144.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muhayana, I., Setiawan, R., & Wulandari, D. (2021). Pengaruh Adversity Quotient terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. Jurnal Cendekia, 5(1), 112.

Musser, G. L., Burger, W. F., & Peterson, B. E. (2013). Mathematics for Elementary Teachers: A Contemporary Approach (9th ed.). John Wiley & Sons.

National Council of Teacher of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. NCTM.

Pratiwi, V. E., & Rahayu, W. (2025). Systematic Literature Review: Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau Dari Adversity Quotient. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 5, 1408–1421. DOI: https://doi.org/10.29303/griya.v5i3.729

Rahmayanti, W., & Leni, M. (2025). The Effect of Adversity Quotient and Self-Efficacy on The Ability of Understanding Mathematical Concepts of Vocational High School Students. TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan, 3(2), 194–201. https://doi.org/10.55210/jkpm DOI: https://doi.org/10.55210/jkpm

Stoltz, P. G. (2000). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Supardi. (2013). Pengaruh Adversity Quotient terhadap Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Formatif, 3, 61–71.

Tall, D. (2004). Building Theories: The Three Worlds of Mathematics. For the Learning of Mathematics, 23(4), 29–32.

Verina, I., & Darhim, D. (2023). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Kelas VIII pada Topik Persegi Panjang. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(2), 2063–2076. https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.7581 DOI: https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.7581

Wibowo, T., Darmono, P. B., & Azieta, H. N. (2022). An Analysis of the Ability to Understand Mathematical Concepts of Middle School Students in Completing Integer Operations. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(1), 29–44. https://doi.org/10.22342/jpm.16.1.15324.29-44 DOI: https://doi.org/10.22342/jpm.16.1.15324.29-44

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PADA SISWA SMP DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT. (2026). Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(3), 154-162. https://doi.org/10.30605/pyw5nx35