EKSPLORASI KESALAHAN SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATEMATIKA BERBASIS KONTEKS KEPULAUAN

DOI: https://doi.org/10.30605/b8yt0t66

Authors

HOTS, analisis kesalahan, Newman Error Analysis, konteks kepulauan, etnomatematika

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan penalaran tingkat tinggi siswa di Indonesia, khususnya dalam memproses soal matematika kontekstual. Konteks wilayah kepulauan memiliki karakteristik unik yang dekat dengan keseharian siswa, namun integrasi konteks tersebut ke dalam soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berpotensi memicu tantangan kognitif tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS matematika berbasis konteks kepulauan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan subjek penelitian siswak kelas 8 SMP Jeljakaka Dobo yang berjumlah 21 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis 5 butir soal HOTS yang valid (mencakup materi pecahan, aritmetika sosial, geometri Pythagoras, statistika, dan aljabar), wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Klasifikasi kesalahan dianalisis secara sistematis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta kerangka kerja Newman Error Analysis (NEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dominan yang dilakukan siswa berturut-turut adalah kesalahan memahami maksud soal (comprehension error) dengan rata-rata sebesar 40,0% dan kesalahan mengubah cerita menjadi model matematika (transformation error) sebesar 33,6%. Faktor penyebab utamanya adalah lemahnya literasi semantik siswa dalam menjabarkan narasi cerita yang panjang dan adanya kegagalan proses horizontal mathematization, di mana siswa terjebak menggunakan pemikiran sehari-hari (common-sense) daripada nalar matematika formal. Selain itu, rapuhnya pondasi hitung dasar menyebabkan kelelahan berpikir (cognitive overload) saat menghadapi dimensi soal analisis. Implikasi dari penelitian ini menuntut perlunya restrukturisasi pengajaran melalui penerapan alur belajar berjenjang menggunakan sketsa visual atau tabel struktural sebelum mengujikan soal HOTS secara instan di wilayah pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Freudenthal, H. (2002). Revisiting mathematics education: China lectures. Springer.

Jupri, A., Drijvers, P., & van den Heuvel-Panhuizen, M. (2014). Difficulties in initial algebra learning in Indonesia. Mathematics Education Research Journal, 26(4), 683–710.

Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom’s taxonomy: An overview. Theory into Practice, 41(4), 212–218.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage.

Newman, M. A. (1977). An analysis of sixth-grade pupil’s error on written mathematical tasks. Victorian Institute for Educational Research Bulletin, 39, 31–43.

Pisa, O. (2019). Results (Volume I): What students know and can do. Organization for Economic Cooperation and Development (OECD): Paris, France.

Prakitipong, N., & Nakamura, S. (2006). Analysis of mathematics performance of grade five students in Thailand using Newman procedure. 国際教育協力論集, 9(1), 111–122.

Purba, P. (2024). ETHNOMATHEMATICS IN THE FORM OF MARKET SNACKS IN JARGARIA MARKET DOBO. Sora Journal of Mathematics Education, 5, 8–18. https://doi.org/10.30598/sora.5.1.8-18

PURBA, P. B., & NURWIJAYA, S. (2024). Integrating Ethnomathematics Through Traditional Maluku Snacks to Enhance Geometric Understanding of Junior High Students. JTAM, 8(3), 811.

Purba, P. B. P. (2025). KECEMASAN MATEMATIKA: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS DAN ANALISIS BIBLIOMETRIK. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(4), 2030–2047.

Retnawati, H. (2016). Analisis kuantitatif instrumen penelitian (panduan peneliti, mahasiswa, dan psikometrian). Parama publishing.

Rubinsten, O., Marciano, H., Levy, H. E., & Cohen, L. D. (2018). A framework for studying the heterogeneity of risk factors in math anxiety. Frontiers in Behavioral Neuroscience, 12. https://doi.org/10.3389/fnbeh.2018.00291

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Widodo, S. A. (2013). Analisis kesalahan dalam pemecahan masalah divergensi tipe membuktikan pada mahasiswa matematika. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 46(2), 106–113.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

EKSPLORASI KESALAHAN SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATEMATIKA BERBASIS KONTEKS KEPULAUAN. (2026). Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 1348-1365. https://doi.org/10.30605/b8yt0t66