Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Emosional Siswa
DOI:
https://doi.org/10.30605/jsgp.9.1.2026.8254Keywords:
Penguatan Pendidikan Karakter, Berbasis Kelas, Kompetensi Sosial EmosionalAbstract
Penelitian ini didasarkan pada urgensi kebutuhan akan model supervisi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga kolaboratif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis kelas dalam meningkatkan kompetensi sosial emosional siswa di SMP Negeri 1 Malagai, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah dan seluruh guru di SD Negeri Guninggame. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, peserta didik, serta komite/ketua adat. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik, dan member checking. Hasil Penelitian: (1) implementasi PPK berbasis kelas dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran; pada perencanaan guru mengintegrasikan nilai karakter dan indikator sosial-emosional dalam tujuan, materi, dan strategi, pada pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan kelas, aktivitas kooperatif, serta pengelolaan kelas yang menekankan disiplin positif, sedangkan evaluasi dilakukan melalui observasi sikap, refleksi sederhana, dan tindak lanjut pembinaan yang realistis sesuai kondisi sekolah. (2) nilai-nilai lokal setempat diintegrasikan sebagai konteks pembelajaran dan pembiasaan (misalnya kebersamaan, saling menolong, penghormatan terhadap aturan/adat kampung) sehingga memperkuat pengalaman sosial siswa di kelas. (3) faktor pendukung utama meliputi komitmen guru, budaya kebersamaan, dukungan komunitas, dan komunikasi sekolah dan orang tua; sementara faktor penghambat dominan mencakup keterbatasan listrik/internet, sarana belajar, beban administrasi, serta tantangan kedisiplinan yang berdampak pada ruang perencanaan dan dokumentasi penilaian. (4) implementasi PPK berbasis kelas berimplikasi pada penguatan kompetensi sosial emosional siswa, terutama kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati/kepedulian sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa pada konteks 3T Papua Pegunungan, keberhasilan PPK lebih ditentukan oleh konsistensi praktik keteladanan, pembiasaan, dan pengalaman sosial yang kontekstual daripada kelengkapan administrasi semata.
References
Agustina, A. A., Musaddat, S., Sobri, M., & Zain, M. I. (2026). Karakter Profil Pelajar Pancasila pada Cerita Rakyat Sasak Lombok Utara sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 54–65. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1149
Ahmad, A., Hesti, H., & Kasmawati, A. (2021). Implementasi sekolah dasar berbasis kearifan lokal di SDN 49 Liano, Kec. Mataoleo, Kab. Bombana. Jurnal Tunas Bangsa, 8(1), 19–30. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v8i1.1270
Alimuddin, J. (2023). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 4(2), 67–75.
Annisa, S. (2024). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal guna mengoptimalkan project penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMPN 1 Kota Serang. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(1), 11–16. https://doi.org/10.51903/pendekar.v2i1.557
Ardila, Y. P., Fatikah, E. S. P., Musclichah, A. D., Nurcahyani, M. D., Saputra, M. R., & Muhtarom, T. (2025). Analisis pembelajaran kontekstual dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik SD IT Alam Nurul Islam. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 1769-1773. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i2.7259
Astuti, D., Rahmawati, S., Rohmah, S., & Rosyidi, A. (2024). Membangun kepribadian unggul melalui pendidikan karakter di SMP IT Sahabat Qur'an. Jurnal Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.52166/talim.v7i2.7011
Berutu, E., & P, J. H. (2023). Dampak pembelajaran sosial emosional terhadap perkembangan peserta didik. Edushopia: Journal of Progressive Pedagogy, 2(1), 120–125. https://doi.org/10.64431/edushopia.v2i1.193
Galus, B. S. (2022). Manusia Lani: Lembut dalam cara, tegas dalam berprinsip. Yogyakarta: Penerbit Widina.
Hartono, A., & Kusuma, W. (2024). Pembelajaran emosional-sosial sebagai katalis pengembangan kepemimpinan remaja di sekolah menengah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 145–158. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i1.38408
Haryono, P., Judijanto, L., Panggalo, I. S., Wati, C. N., & Mawara, R. E. (2025). Isu-Isu Kontemporer dalam Pendidikan: Peran, Peluang, dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Husnunnadia, R., & Slam, Z. (2024). Pencegahan bullying di sekolah: Mengimplementasikan pendidikan dan kewarganegaraan untuk penguatan hak dan kewajiban anak. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 28–42. https://doi.org/10.24269/jpk.v9.n1.2024.pp28-42
Indriani, W. (2023). Peran organisasi internasional dalam pemulihan trauma anak di wilayah konflik Papua. Jurnal Hubungan Internasional, 11(2), 89–104.
Kogoya, F. M. (2024). Implementasi program kerja pemerintah Lanny Jaya Mandiri, Cerdas dan Sehat (MCS) dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. Jurnal IPDN Repository.
Kurniawati, R., & Amalia, A. R. (2022). Implementasi penguatan pendidikan karakter (ppk) melalui budaya kelas di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8304-8313. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3719
Lubis, E. Z., & Karnati, N. (2022). Penguatan pendidikan karakter berbasis kelas: Studi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v11i1.10607
Mahmudah, F. N., & Putra, E. C. S. (2021). Tinjauan pustaka sistematis manajemen pendidikan: Kerangka konseptual dalam meningkatkan kualitas pendidikan era 4.0. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 9(1), 43–53. https://doi.org/10.21831/jamp.v9i1.33713
Pranaputra, R. (2025). Pembelajaran emosional-sosial meningkatkan kesadaran diri dan regulasi emosi siswa sebesar 80%. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 11(1), 69–81. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v11i1.38408
Rahayu, S., & Azizah, S. R. N. (2025). Literasi Digital Sebagai Pilar Pendidikan Karakter di Era Teknologi. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 286–299. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.841
Safitri, I., & Hasibuan, L. (2018). The character education through analogy learning implementation on vector concepts. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 4(2), 75–82. https://doi.org/10.21009/1.04204
Saraswati, & Sridiyatmiko, G. (2021). Implementasi gerakan literasi sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Elementary, 4(2), 32–37. https://doi.org/10.31004/elementary.v4i2.2957
Sokoy, F., & Qomarrullah, R. (2025). Pendidikan Inklusif di Papua: Tinjauan Literatur Sosial. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(1), 261-275. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4301
Sumertayasa, G. Y., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2025). Integrasi Kompetensi Sosial Emosional (KSE) pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Kubutambahan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 801-806. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6660
Toro, S. N., & Sari, I. P. (2024). Implementasi Pendidikan Karakter Robaniyah, Isaniyah, Alamiyah Dan Ilmiah di SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading. Journal of Academia Perspectives, 4(2), 86-98. https://doi.org/10.30998/jap.v4i1.2267
Tsary, D. I., & Widarti, H. R. (2024). Penerapan pembelajaran sosial emosional untuk meningkatkan hasil belajar: Sebuah kajian literatur. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(9), 16–28. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i9.2024.16
Tuuk, G. K., & Ratulangi, C. R. (2025). Pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika: Tantangan dan solusi di sekolah wilayah 3T. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(1), 255–264. https://doi.org/10.63976/jimat.v6i1.800
Yektiningtyas-Modouw, W., & Rahayu, B. (2022). Penggunaan lantunan ehabla sebagai media pendidikan karakter bagi generasi muda. Journal of Education Papua Baru, 1(1), 35–45.
Zamzami, F., & Noroyono, B. (2025). Suramnya pendidikan di Papua dan penolakan MBG. Republika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sadly Ansi, Petrus Irianto, Ida Mariati Hutabarat, Robert Masreng, Monika Gultom, Ewendi W. Mangolo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with JSGP agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.












