Implementasi Kompetensi Profesional Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran Bermakna
DOI:
https://doi.org/10.30605/jsgp.9.1.2026.8252Keywords:
Kompetensi, Profesional Guru, Pembelajaran Bermakna, Teknologi InformasiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi darurat literasi di Kabupaten Lanny Jaya, dengan angka buta aksara mencapai 68,56%, serta tuntutan transformasi pendidikan melalui Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025 yang menekankan pembelajaran mendalam (deep learning). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kompetensi profesional guru dalam mewujudkan pembelajaran bermakna di SMA Negeri 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, meliputi guru bersertifikat pendidik dengan masa tugas minimal dua tahun, kepala sekolah sebagai pengelola, serta siswa Orang Asli Papua (OAP). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru telah diimplementasikan dengan cukup baik. Guru mampu menguasai materi, mengaitkannya dengan konteks kehidupan siswa, serta menerapkan pembelajaran yang partisipatif dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, guru memahami karakteristik dan cara belajar siswa, serta berupaya mengintegrasikan kurikulum secara kontekstual. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan keprofesian berkelanjutan telah dilakukan, meskipun masih terbatas oleh fasilitas, akses pelatihan, dan beban administratif. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, komitmen guru, dan kerja sama antar guru. Sementara itu, hambatan utama mencakup keterbatasan sarana, kondisi geografis, dan minimnya pelatihan berkelanjutan. Implementasi kompetensi profesional guru berdampak positif terhadap pembelajaran bermakna, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa, pemahaman materi, serta kemampuan mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi profesional guru yang kontekstual dan adaptif berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi kunci terwujudnya pembelajaran bermakna.
References
Aliyyah, R. R., Subasman, I., Widyasari, M. P., & Rafifah, F. N. (2025). Kepemimpinan Kepala Sekolah: Strategi dalam Mengelola Lembaga Pendidikan. Divya Media Pustaka.
Darmayanti, N., Syam Br Manurung, K., Hasibuan, H., & Puspita, S. (2023). Pelaksanaan Teori Belajar Bermakna David Ausubel dalam Pembelajaran Pendidikan Matematika. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 3388-3394. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.11539
Dewi, D. A. P., Syamsinar, T., Sagita, W. R., & Jeni, F. (2025). Tantangan profesionalisme guru di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar): Kajian literatur terhadap ketimpangan pendidikan. JIPM: Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(4), 83–95. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i4.1053
Dini, N. F., Azma, A., & Ubadah, U. (2024). Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk Mewujudkan PAI Berkualitas. Prosiding Kajian Islam dan Integrasi Ilmu di Era Society (KIIIES) 5.0, 3(1), 386-389.
Firdaus, D. R., Setyowati, S., Riyanto, Y., & Khamidi, A. (2025). Analisis kinerja guru berdasarkan faktor kompetensi profesional dan kesejahteraan guru. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen Dan Kepemimpinan Pendidikan, 7(1), 8–14. https://doi.org/10.21831/jump.v7i1.83504
Husain, M., & Muslim, A. H. (2021). Kompetensi Profesionalisme Guru Dalam Penerapan Pembelajaran Tematik Secara Online Di Sekolah Dasar Negeri Badakarya. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 1(2), 174-182. https://doi.org/10.51574/jrip.v1i2.76
Korompis, A., et al. (2025). Tantangan dan peluang dalam pengembangan profesionalisme guru di era digital: Suatu kajian. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(3), 631–646. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.250
Kusuma, F. D., Salsabila, J. F., Ningtyas, F. A., & Jakarta, K. (2025). Penerapan pembelajaran bermakna Ausubel dalam Materi Pertidaksamaan Kuadrat. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1). https://doi.org/10.62281/v3i1.1522
Meyvita, I., Azizah, A. N., Alya, J., & Agetta, Y. M. (2025). Membangun kompetensi profesional guru sekolah dasar dalam menyambut pendidikan berkualitas. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 212-231. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24535
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Munawir, & Muhidin, N. M. (2025). Menjadi guru profesional di abad 21: Keterampilan dalam literasi digital. Jurnal Pendidikan, 34(2), 145–156. https://doi.org/10.32585/jp.v34i2.6685
Muzakki, M., Santoso, B., & Alim, H. N. (2023). Potret implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Islam di sekolah penggerak. JPAPEDA: Jurnal Pengajaran dan Pembelajaran Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar, 5(2), 167–178. https://doi.org/10.5281/zenodo.16546123
Naailah, S., Hasibuan, D. A., Siagian, N. S., & Zennur, N. (2026). Peran Guru dan Kepala Sekolah dalam Implementasi Kebijakan Transformasi digital di Sekolah SD Negeri 101774. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 23–33. https://doi.org/10.54065/jld.6.1.2026.1106
Najatamara, N., Ayu, S. W. T., Silitonga, E. N., Annur, P., & Ritonga, R. (2026). Strategi Pengajaran yang Efektif untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar di Sekolah Dasar: Strategi Berbasis Aktive Learning, Teknologi dan Multimedia Pembelajaran, Micoretaching, dan Komunitas Belajar. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 34–43. Retrieved from https://pusdig.my.id/literasi/article/view/1092
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2025 tentang Standar Tenaga Kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Rahmah, N., Tresna, I. C., & Tommi, T. (2025). Government efforts to realise educational equity through teacher redistribution and digital infrastructure improvement. Indonesian Journal of Education (INJOE), 5(1), 24–33.
Setyasari, G. E., Sutopo, A., & Fuadi, D. (2025). Pengelolaan komunitas belajar guru: Tantangan dan peluang dalam peningkatan profesionalisme. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2 Mei), 2121-2130.
Sholikin, N. W., Sujarwo, I., & Abdussakir, A. (2022). Penerapan teori belajar bermakna untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas X. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 386–396. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1163
Sirjon, S., Mamma, A. T., & Olua, E. (2023). Analisis hambatan penggunaan TIK dalam pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi Covid-19 tahap II di Papua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6017–6032. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.3597
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, R&D. Alfabeta.
Susanto, A., Diana, S., Mumtahanah, H. A., Wahyudin, W., Mulyani, D. T., & Alandes, P. (2025). Peningkatan kualitas guru di Indonesia: Tantangan dan upaya pemecahannya melalui kebijakan. Hijri: Jurnal Manajemen Kependidikan Dan Keislaman, 14(1), 166–176. https://doi.org/10.30821/hijri.v14i1.24679
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Wardahnia, Mirza, A., Hamdani, & Pasaribu, R. L. (2025). Penerapan Pembelajaran Bermakna Ausubel dalam Materi Pertidaksamaan Kuadrat. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1). https://doi.org/10.62281/v3i1.1522
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Renhad Pebfrianto Siallagan, Yulius Mataputun, Robert Masreng, Kusdianto Kusdianto, Juliana Waromi, Ida M. Hutabarat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with JSGP agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.












