Asesmen Penilaian Kompetensi Numerasi Beriorentasi Etnomatika Budaya Luwu

Authors

  • Nur Hikma State University of Semarang image/svg+xml
  • Djuniadi Djuniadi Universitas Negeri Semarang
  • Wiwi Isnaeni Universitas Negeri Semarang
  • Ardhi Prabowo4

DOI:

https://doi.org/10.30605/jsgp.9.1.2026.7720

Keywords:

Asesmen Penilaian, Kompetensi Numerasi, Etnomatika Budaya Luwu

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi peserta didik serta kurangnya integrasi budaya lokal dalam asesmen matematika menjadi urgensi utama dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil studi terkait pengembangan numeracy assessment yang berorientasi pada ethnomathematics, local wisdom, dan Luwu culture dalam konteks mathematics education di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti panduan PRISMA. Data dikumpulkan dari 22 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan pada periode 2019–2025 melalui basis data Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, ResearchGate, dan Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian asesmen numerasi di Indonesia mengalami perkembangan signifikan menuju pendekatan yang lebih kontekstual, digital, dan berbasis budaya lokal. Pendekatan ethnomathematics terbukti efektif dalam menjembatani konsep matematika abstrak dengan realitas sosial budaya peserta didik, meningkatkan motivasi, pemahaman konseptual, serta kesadaran budaya. Integrasi local wisdom memperkuat pembelajaran matematika yang humanistik dengan menanamkan nilai-nilai kearifan seperti gotong royong, keseimbangan, dan ketelitian dalam proses berpikir matematis. Sementara itu, kajian terhadap Luwu culture menunjukkan potensi besar dalam mengembangkan model asesmen numerasi yang berakar pada artefak budaya, seperti motif ukiran, arsitektur rumah adat, dan simbol kerajaan yang mencerminkan konsep simetri dan geometri. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa integrasi antara numeracy assessment, ethnomathematics, dan local wisdom berbasis Luwu culture menjadi strategi transformatif dalam memperkuat pendidikan matematika di era Merdeka Belajar. Pendekatan ini tidak hanya menilai kemampuan kognitif, tetapi juga menumbuhkan karakter, identitas budaya, serta kesadaran kontekstual peserta didik, sehingga mendukung terwujudnya pembelajaran matematika yang relevan, humanis, dan berkelanjutan. Sehingga novelty penelitian ini adalah penyajian sintesis komprehensif yang secara spesifik mengintegrasikan asesmen numerasi, ethnomathematics, dan local wisdom berbasis budaya Luwu. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menyimpulkan adanya pola konseptual yang konsisten bahwa budaya Luwu berpotensi menjadi kerangka strategis pengembangan asesmen numerasi kontekstual dalam pendidikan matematika Indonesia.

References

Amreta, M. Y. (2024). Development of Numeracy Assessment Based on Ethnomathematics in the Merdeka Curriculum Phase B. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam, 15(1), 12-24. https://doi.org/10.62730/syaikhuna.v15i1.7299

Annisa, N. (2025). Pengembangan Instrumen Elektronik Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk Mengukur Kemampuan Literasi Membaca dan Numerasi Siswa SMA: Analisis Kebutuhan. Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(2), 131-137.

Anwar, A., & Ramadhani, S. (2025). Pengembangan modul matematika berbasis etnomatematika budaya lokal untuk meningkatkan literasi numerasi siswa SMP negeri 1 yogyakarta. Journal of Science and Mathematics Education, 1(2), 46-54. https://doi.org/10.70716/josme.v1i2.175

Asokawati, T. (2025). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Ditinjau dari Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dengan Stimulus Berbasis Pendekatan TPACK dan Etnosains pada Materi Termokimia Kelas XI SMAN 4 Surakarta. Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK), 15(2), 152-162. https://doi.org/10.21009/JRPK.152.06

Astuti, E. P., Wijaya, A., & Hanum, F. (2024). Characteristics of Junior High School Teachers' Beliefs in Developing Students' Numeracy Skills through Ethnomathematics-Based Numeracy Learning. Journal of Pedagogical Research, 8(1), 244-286.

Baharuddin, A., Nurhami, M., & Hidayah, N. (2024). Integrasi budaya Luwu dalam pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(4), 147–177.

Baharuddin, M. R., Taufiq, T., Fitriani, F., Patmaniar, P., & Wafda, A. (2025). Development Of Teaching Modules Oriented Towards Realistic Mathematics Education With Luwu Cultural Context, Integrated With The Pancasila Student Profile and High Order Thinking Skills. Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 10(1), 159-177. https://doi.org/10.31943/mathline.v10i1.774

Fitriadi, F., Sinaga, R. M., & Muhammad, R. R. (2024). A literature review on the cultural perspective study in elementary school education in Indonesia. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 5(1), 51-61. https://doi.org/10.46843/jiecr.v5i1.848

Fitriyah, N., Ekawati, R., Mariana, N., & Siswono, T. Y. E. (2025). Ethnomathematics in Sidoarjo Batik Motifs: An Ethnographic Study of Mathematical Concepts in Local Cultural Artifacts. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(3), 1251-1260. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i3.1531

Ginting, F. W., Unaida, R., & Sakdiah, H. (2024). Penguatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Instrumen Literasi Numerasi untuk Mendukung Program Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Jurnal Pengabdian Sosial, 2(1), 2493-2499. https://doi.org/10.59837/vnaqh981

Guproni, T., & Winarno, B. (2023). Mathematics education and numeracy competence development in the context of 21st-century learning. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 8(2), 122–132.

Hafidiah, A. N., Fajriah, N., & Amalia, R. (2025). Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum Numerasi Level 4 Berbasis Etnomatematika Suku Banjar. Jurmadikta, 5(2), 25-35. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v5i2.3217

Hidayah, H., & Abdullah, A. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa SMAN 9 Luwu melalui Modul Ajar Berbasis Budaya Luwu. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 75-88. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.522

Hidayat, R., & Hidayati, N. (2023). Analisis hasil asesmen numerasi siswa dalam konteks pembelajaran berbasis budaya. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 7(1), 35–47.

Jusniani, N., Nopianti, H., & Arreski, D. F. (2025). Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Islam Kreatif Kabupaten Cianjur melalui Pelatihan Numerasi Berbasis Kearifan Lokal Cianjur dalam Mendukung Kurikulum Merdeka. Jurnal IPMAS, 5(2), 77-86. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.2.2025.615

Machromah, I. U., Utami, N. S., Setyaningsih, R., Mardhiyana, D., & Fatmawati, L. W. S. (2021). Minimum Competency Assessment: Designing Tasks to Support Students' Numeracy. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(14), 3268-3277.

Ningsih, S., Kurniawan, D., & Lestari, A. (2023). Pengaruh pembelajaran matematika berbasis budaya terhadap prestasi akademik dan kesadaran budaya siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Matematika Nusantara, 8(2), 145–157.

Nisa, A. Z., & Rofiki, I. (2022). Exploration of the ethnomathematics of the Bung Karno Tomb complex in cultural based mathematics learning. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 6(1), 107-120. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v6i1.1926

Nurhalisa, S., Ma’rufi, M., & Baharuddin, M. R. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum dan Pemecahan Masalah. Jurnal Literasi Digital, 1(3), 192–202. https://doi.org/10.54065/jld.1.3.2021.63

Nurhami, N., Muharram, N., & Susanti, W. (2024). Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa SMA Negeri 9 Luwu melalui Pembelajaran Etno-Matematika Berbasis Augmented Reality. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 128-140.

Nurhami, N., Muharram, N., & Susanti, W. (2024). Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa SMA Negeri 9 Luwu melalui Pembelajaran Etno-Matematika Berbasis Augmented Reality. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 128–140. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.521

Nurhusain, M., & Upu, H. (2025). Ethnomathematics-Based Learning & the Merdeka Curriculum in the Society 5.0 Era: Indonesian Educational Innovation. International Journal of Integrative Sciences, 4(4), 743-766.

OECD. (2019). PISA 2018 assessment and analytical framework: Mathematics, reading, science, and financial literacy. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/b25efab8-en

Purnomo, H., Sa'dijah, C., Hidayanto, E., Permadi, H., & Anwar, L. (2022). Development of Instrument Numeracy Skills Test of Minimum Competency Assessment (MCA) in Indonesia. International Journal of Instruction, 15(3), 635-648.

Putri, R. I. I., & Zulkardi. (2021). Designing numeracy tasks based on local context to support students’ mathematical literacy. Journal on Mathematics Education, 12(2), 201–216. https://doi.org/10.22342/jme.12.2.13508

Qomaria, N., & Tsulutsya, F. B. (2024). Pengembangan E-assessment Numerasi Konteks Kearifan Lokal Madura. Jurnal Pendidikan Mipa, 14(4), 1153-1160. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i4.2087

Rahartiningsih, Y. A. S., & Buchori, A. Development of minimum competency assessment (AKM) numeracy test instruments containing ethnomathematics in elementary schools. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 14(2), 149-165. https://doi.org/10.33578/jpfkip-v14i2.p149-165

Ramalisa, Y., Falani, I., & Pasaribu, F. T. (2023). Rasch analysis in developing Jambi culture-based ethnomathematics test for prospective mathematics teachers. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 243-257. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v8i4.2921

Sari, D. P., Hartono, Y., & Somakim. (2022). Teachers’ challenges in integrating local wisdom into mathematics assessment. International Journal of Instruction, 15(4), 945–960. https://doi.org/10.29333/iji.2022.15451a

Syarifuddin, M., Baharuddin, A., & Rahmawati, L. (2025). Pengembangan model pembelajaran matematika berbasis budaya Luwu untuk meningkatkan literasi numerasi siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 6(1), 55–68.

Ulya, H., Rahayu, R., Sa’dijah, C., Qohar, A., & Saad, M. I. M. (2024). Designing performance assessment for ethnomathematics project-based learning to assess university students’ mathematical thinking skills. Jurnal Pendidikan MIPA, 25(3), 1281-1296. https://doi.org/10.23960/jpmipa/v25i3.pp1281-1296

Widodo, S. A., Turmudi, & Dahlan, J. A. (2020). The role of ethnomathematics in improving students’ mathematical literacy. Journal of Physics: Conference Series, 1657(1), 012043. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1657/1/012043

Yati, R. (2019). Penerapan pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal dalam membangun identitas budaya siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 7(2), 1153–1160.

Yuntawati, Y., & Aziz, L. A. (2025). An Exploration of Mathematical Elements in Sasambo Culture as a Resource for Ethnomathematics Based Learning. Media Pendidikan Matematika, 13(1), 509-528. https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1.15704

Zainovi, P. S., Mariana, N., Istiq'faroh, N., Wiryanto, W., & Muhimmah, H. A. (2025). Integrating ethnomathematics in geometry learning to enhance primary students’ numeracy skills: A systematic literature review. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(3), 1044-1053. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i3.1467

Zulaeha, O. (2024). Penilaian Autentik Numerasi Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas V SDN 1 Kota Ternate. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 3(2), 101-105. https://doi.org/10.57250/ajpp.v3i2.548

Published

2026-04-08

Issue

Section

Regular Articles

How to Cite

Asesmen Penilaian Kompetensi Numerasi Beriorentasi Etnomatika Budaya Luwu. (2026). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 9(1), 346-360. https://doi.org/10.30605/jsgp.9.1.2026.7720