Pengembangan Media ENGKER (Engklek Kerja Sama) Berbasis model Game Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Pada Pembelajaran IPA Materi Pancaindra Manusia di Sekolah Dasar

Authors

  • Al Hijra Universitas Negeri Gorontalo
  • Irvin Novita Arifin Universitas Negeri Gorontalo
  • Isnanto Isnanto Universitas Negeri Gorontalo
  • Gamar Abdullah Universitas Negeri Gorontalo
  • Rifda Mardian Arif Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8871

Keywords:

Media ENGKER, Game Based Learning, Hasil Belajar, Pancaindra Manusia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ENGKER (Engklek Kerja Sama) melalui model GBL untuk meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah murid kelas III SDN 2 Tabongo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli pengguna, lembar kepraktisan, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER memperoleh persentase kelayakan sebesar 93% dengan kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 87,5% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil uji keefektifan menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 42,5% dan rata-rata nilai post-test sebesar 86%. Perhitungan N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar.

References

Abdullah, G., & Mahniar, A. (2026). Pengembangan media pembelajaran Sidara untuk meningkatkan hasil belajar murid di kelas V MIS Al-Mourky. 6, 133–145

Arifin, I. N., Arif, R. M., Arifin, V. M., Juniarti, Y., & Sutisna, I. (2023). Desain pengembangan e-modul IPA materi kalor berbasis flipbook maker dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di sekolah dasar. Pedagogika, 14(1), 99–111. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v14i1.2192

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Clark, D. B., Tanner-Smith, E. E., & Killingsworth, S. S. (2016). Digital games, design, and learning: A systematic review and meta-analysis. Review of Educational Research, 86(1), 79–122. https://doi.org/10.3102/0034654315582065

Dabis, Y., Arifin, I. N., & Djuko, R. U. (2022). Pengaruh media pembelajaran berbasis alam terhadap motivasi belajar anak kelompok B. Student Journal of Early Childhood Education, 2(1), 46–54.

Fitriyah, A., & Ramadani, S. D. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3825–3834. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1465

Isnanto, I., Abdullah, G., & Arifin, I. N. (2020). Pembelajaran efektif dalam meningkatkan perubahan perilaku belajar murid sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 3(2), 101–109.

Judijanto, L., Baharuddin, M. R., & Simarmata, J. (2024). Metodologi penelitian dan pengembangan pendidikan dasar. Yayasan Kita Menulis.

Marzuki, M. (2023). Media pembelajaran non-digital sebagai alternatif pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 55–63.

Muayyad, M., Pratiwi, N., & Suryadi, S. (2025). Pengembangan media permainan tradisional engklek pada pembelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 9(1), 88–97.

Novitasari, R., Syafei, S., & Abdullah, G. (2023). Permainan edukatif untuk meningkatkan motivasi dan berpikir kritis murid sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dasar, 5(2), 67–75.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat, 3(1), 171–187. https://doi.org/10.33511/misykat.v3n1.171

Plass, J. L., H₀mer, B. D., & Kinzer, C. K. (2015). Foundations of Game-Based Learning. Educational Psychologist, 50(4), 258–283. https://doi.org/10.1080/00461520.2015.1122533

Pratiwi, N., Muayyad, M., & Dabis, A. (2023). Penggunaan media permainan engklek untuk meningkatkan hasil belajar murid sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(3), 145–154.

Purba, R. S., Simarmata, J., & Baharuddin, M. R. (2025). Game-Based Learning dalam pembelajaran sekolah dasar. Yayasan Kita Menulis.

Qian, M., & Clark, K. R. (2016). Game-based Learning and 21st century skills: A review of recent research. Computers in Human Behavior, 63, 50–58. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.05.023

Sugiyono. (2020). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.

Suryadi, S. (2020). Media pembelajaran sebagai sarana meningkatkan minat belajar murid sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 21–29.

Syafei, S. (2025). Pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 14–22.

Tokac, U., Novak, E., & Thompson, C. G. (2019). Effects of game-based learning on students' mathematics achievement: A meta-analysis. Journal of Computer Assisted Learning, 35(3), 407–420. https://doi.org/10.1111/jcal.12347

Published

2026-07-07

How to Cite

Pengembangan Media ENGKER (Engklek Kerja Sama) Berbasis model Game Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Pada Pembelajaran IPA Materi Pancaindra Manusia di Sekolah Dasar. (2026). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 1177-1190. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8871