Analisis Penggunaan Media E-learning Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Sensori Motorik Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Diva Levina Martayasa Universitas Negeri Semarang
  • Ika Ratnaningrum Universitas Negeri Semarang
  • Trimurtini Trimurtini Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8658

Keywords:

Media Pembelajaran, Augmented Reality, Sensori Motorik, Seni Tari

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis Augmented Reality yang mampu meningkatkan kemampuan sensori motorik siswa sekolah dasar secara lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan abad ke-21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari serta kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan interaktif selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari melalui penggunaan media e-learning berbasis Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media AR mengalami peningkatan yang signifikan pada kemampuan sensori motorik kasar dan hasil yang cukup baik pada peningkatan sensori motorik halus yang telah diteliti melalui beberapa aspek di dalamnya, yaitu ketepatan, kelincahan (agility), kekuatan (power), keseimbangan (balance), kelenturan (flexibility), koordinasi (coordination) yang terbagi menjadi dua yakni koordinasi mata-tangan dan koordinasi mata-kaki, kelentukan, serta daya tahan. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif sehingga meningkatkan keterlibatan siswa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media e-learning berbasis AR efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sensori motorik peserta didik dalam pembelajaran seni tari.

References

Al Hakim, R. M., & Rahmah, L. (2019). Pengembangan fisik motorik melalui gerak tari di Kelompok B RA DWP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3(4), 269–286. https://doi.org/10.14421/jga.2018.34-05

Asih, K., Durrotunnisa, D., Amrullah, A., & Nurhayati, N. (2025). Pengaruh kegiatan 3M (mewarnai, menggunting, menempel) terhadap kemampuan motorik halus anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2927–2934. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7526

Dewi, I. D. A. L., Asril, N. M., & Wirabrata, D. G. F. (2021). Instrumen asesmen untuk mengukur perkembangan fisik motorik kasar pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 416. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.39857

Elmi, H., Irfan, D., Simatupang, W., & Muskhir, M. (2023). Efektivitas mobile learning sebagai media pendukung pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 9(1), 20–26. https://doi.org/10.24036/jtev.v9i1.121670

Fitriyanto, C. R., & Sutrisno, T. (2026). Pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk meningkatkan pemahaman konsep sistem peredaran darah dalam pembelajaran IPA sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 779–793. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8524

Hastuti, L. R., & Yulianto, S. (2026). Pengembangan media lapbook berbasis augmented reality untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 513–527. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.830

Hermawan, A., & Hadi, S. (2024). Realitas pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran terhadap pemahaman konsep siswa. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 328–340. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.694

Hidayati, I. N. (2021). Pembelajaran seni tari berbasis kearifan lokal dalam peningkatan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Elementary: Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar, 4(1), 32–35. https://doi.org/10.31764/elementary.v4i1.3554

Lubis, D. M., Muslihin, H. Y., & Giiyartini, R. (2022). Efektivitas media pembelajaran dalam menstimulus motorik halus anak usia 4–5 tahun. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 3002–3011. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5971

Maritsa, A., Salsabila, U. H., Wafiq, M., Anindya, P. R., & Ma’shum, M. A. (2021). Pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(2), 91–100. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i2.303

Meiroati, C., & Kuswanto, C. W. (2025). Augmented Reality sebagai inovasi pembelajaran fisik anak usia dini. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 566–576. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2339

Nasem, N., Iskandar, Y. Z., & Kusmiati, E. (2022). Meningkatkan koordinasi gerak tangan anak usia 5–6 tahun pada tari Sunda melalui aplikasi TikTok di PAUD Permata Hati. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1919–1927. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.654

Nurdiansah, N., Kurnia, A., & Mawaddah, A. U. (2022). Bermain lempar tangkap bola terhadap koordinasi mata dan tangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 5(2), 39–49. https://doi.org/10.15575/japra.v5i2.20627

Nuryanah, S., & Ramdhani, L. A. (2022). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui messy play. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 93–98. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.323

Qudwatullathifah, R. N., Sholeha, H. H., Nugraha, T. A., Ismuwardani, Z., & Azzahra, J. (2024). Perkembangan sensori motorik siswa sekolah dasar melalui pelatihan seni tari tradisional. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 581–590. https://doi.org/10.37478/abdika.v4i3.4654

Ratnasari, Y. M., Fakhruddin, F., Ahmadi, F., Subali, B., & Widiarti, N. (2025). A systematic literature review: Augmented reality-based learning media to improve student learning outcomes. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 917–933. https://doi.org/10.51276/edu.v6i2.1236

Risnawati, R., Fatimah, F. N., Batubara, H., & Lubis, H. Z. (2024). Pembelajaran seni gerak dan tari dalam pengembangan motorik anak di TK IT Nurul Ilmi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27244–27249. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i2.16753

Rumara, P. A. C., Sudaryanti, S., & Harun, H. (2023). Analisis persepsi guru PAUD terhadap koordinasi mata dan tangan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4554–4564. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5044

Safitri, N. A., & Adistana, G. A. Y. P. (2021). Efektivitas implementasi media e-learning terhadap hasil belajar siswa sekolah menengah kejuruan: Studi meta-analisis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4021–4031. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1503

Sakinah, A. C., & Fitriani, Y. (2021). Tari Kalih Garu sebagai materi latihan motorik kasar siswa sekolah dasar kelas tinggi. Didaktika, 1(2), 375–386. https://doi.org/10.17509/didaktika.v1i1.33631

Situmorang, M. O. M., Zufriady, & Antosa, Z. (2025). Penggunaan media Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan keterampilan gerak tari Tortor siswa kelas V SDN 028 Tapui Indah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 212–223. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38075

Suharti. (2021). Efektivitas penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Edmodo dalam menyongsong era revolusi industri 4.0 terhadap hasil belajar matematika siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1025–1038. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.564

Syaidah, H. R., & Kurniawan, E. Y. (2021). Peran pembelajaran seni tari dalam pengembangan kemampuan motorik siswa kelas V SDN Kosambi I Kabupaten Tangerang. Indonesian Journal of Elementary Education, 2(1). https://doi.org/10.31000/ijoee.v2i1.3894

Tarigan, E., & Bukit, S. (2022). Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui foot print game. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 152–158. https://doi.org/10.54259/diajar.v1i2.676

Tassa, T. J. A., & Hindarto, H. (2024). Augmented Reality mengubah pendidikan dasar: Era baru pembelajaran interaktif. Indonesian Journal of Applied Technology, 1(3), 1–17. https://doi.org/10.47134/ijat.v1i3.3069

Ummah, S., & Nadlir, N. (2023). Implementasi pembelajaran seni tari pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 22(2). https://doi.org/10.21831/imaji.v22i2.71889

Widanti, H. N., Arti, W., & Anjasmara, B. (2021). Efektivitas pemberian latihan brain gym terhadap peningkatan koordinasi mata dan tangan pada anak pra-sekolah. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 3(1), 40–45. https://doi.org/10.22219/physiohs.v3i1.17161

Wigaringtyas, A. A., & Katoningsih, S. (2023). Kemampuan motorik kasar melalui kegiatan tari Dongklak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 312–322. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3706

Published

2026-06-30

How to Cite

Analisis Penggunaan Media E-learning Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Sensori Motorik Siswa Sekolah Dasar. (2026). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 962-979. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8658