Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar

Authors

  • Nuraini Nuraini State University of Gorontalo image/svg+xml
  • Candra Cuga Universitas Negeri Gorontalo
  • Reska Putri Ismail Universitas Negeri Gorontalo
  • Muhammad Sarlin Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurainun Nurainun Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Keywords:

Pengembangan, Media Pembelajaran, Diorama Minikultur, Pembelajaran PKn, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.

References

Azhas, N.F., & Octaviani, R. (2025). Implementasi media pembelajaran interaktif diorama untuk mengajarkan keberagaman dalam pembelajaran PKn sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.31980/jipd.v4i1.2025

Cuga, C., Alim, N., & Patilima, H. (2023). Meningkatkan wawasan keberagaman sosial budaya siswa melalui pembelajaran PKn berbasis media interaktif berbantuan LKPD live worksheets di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(2), 294–304. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v8i2.2023

Evitasari, A. D., & Aulia, M. S. (2022). Media diorama dan keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.30595/jrpd.v3i1.11013

Ismail, R.P., Aries, N.S., Nurdiyanti, A., & Monoarfa, F. (2025). Penguatan karakter kebangsaan melalui pembelajaran PKn pada siswa SDN 4 Kwandang. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 126–132. https://doi.org/10.21831/jpka.v6i1.2025

Johnson, D. W., (2019). Cooperative learning: The foundation for active learning. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.81086

Kurniawan, M. R. (2017). Analisis karakter media pembelajaran berdasarkan gaya belajar peserta didik. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 3(1), 491–506. https://doi.org/10.22219/jinop.v3i1.4319

Nani, G.S., Panai, A.H., & Abdullah, G. (2024). Pengaruh model discovery learning berbantuan media diorama terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(3), 1885–1895. https://doi.org/10.36312/jipd.v4i3.2024

Nurainun, N., Riandhana, T.E., Aries, A.S., Monoarfa, F., Ismail, R.P., Halifah, & Efendi, N. (2025). Pengembangan instrumen penilaian berbasis kurikulum merdeka. Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1400–1405. https://doi.org/10.56457/jri.v2i3.2025

Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. Basic Books.

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 7911–7915. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9498

Rohim, A., & Wardhani, I. S. (2024). Media pembelajaran konkret untuk siswa sekolah dasar pada tahap operasional konkret. Jurnal Basicedu, 8(1), 134–145. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.2024

Rohmah, A. N., & Zuliana, E. (2025). Pembelajaran PPKn Materi Gotong Royong dengan Model Pembelajaran Make a Match Berbantuan Kartu Bergambar Kelas V Siswa Sekolah Dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 790-800. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6243

Sarlin, M., & Mursid, K. (2020). Hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i1.14346

Sefhira, A., Setiawati, I.D., & Nadia, R. (2025). Pengaruh diorama sebagai media interaktif untuk mengajarkan keberagaman umat beragama dalam pembelajaran PKn SD. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i1.2025

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukma, N. W., Rakimahwati, R., & Hidayati, A. (2021). Pengembangan bahan ajar tematik terpadu berbasis model problem based learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1167–1175. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.966

Sulastina, S., Suminar, T., & Setiawan, D. (2025). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbantuan Articulate Storyline Berbasis Karakter untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PKN Kelas V. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(1), 12-31. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.1.2025.5321

Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Konsep, jenis, tahapan, dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.1960

Wijayati, A., & F, T. (2024). Analisis faktor kendala dan hambatan guru SD dalam implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i1.2024

Zahra, A., Syachruroji, A., & Rokmanah, S. (2023). Meningkatkan minat belajar peserta didik melalui media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 22649–22657. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10180

Zulfa, Bq.I., Hidayah, Y., Trihastuti, M., & Ernawati, S. (2021). Implementasi pembelajaran wawasan kebangsaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 5(1), 72–81. https://doi.org/10.23887/jpku.v5i1.2021

Published

2026-06-02

How to Cite

Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. (2026). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 889-901. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8588