Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap Keterampilan Menulis dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.9.1.2026.8038

Keywords:

Model Pembelajaran, Experiential Learning, Keterampilan Menulis, Keterampilan Berpikir Kritis, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya menulis dan berpikir kritis siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan kurang memberikan ruang bagi siswa untuk mengalami, berefleksi, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Experiential Learning terhadap keterampilan menulis berpikir kritis siswa sekolah dasar, sekaligus menguji hubungan antara kedua variabel tersebut secara empiris.. Model Experiential Learning, yang menekankan proses belajar melalui pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif, diyakini mampu mengatasi permasalahan tersebut dengan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, partisipatif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe Nonequivalent Control Group Design, . Sampel dalam penelitian ini diambil dari SD Santa Ursula Jakarta yang terletak di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis narasi dan tes berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji t dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis siswa dengan nilai signifikansi 0,049 (< 0,05) dan terhadap berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,042 (< 0,05). Selain itu, terdapat korelasi positif yang signifikan antara keterampilan menulis dan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05) dan Fhitung sebesar 11,404, yang menunjukkan bahwa semakin baik keterampilan menulis siswa, semakin tinggi pula berpikir kritisnya. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan model Experiential Learning efektif dalam mengembangkan dua keterampilan penting tersebut secara bersamaan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis pengalaman nyata tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa secara akademis, tetapi juga mengembangkan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills), kreativitas, serta kemandirian belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru menerapkan model Experiential Learning sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, karena model ini selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.

References

Agusti, R., R, S., & Hakim, R. (2021). Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi Berbasis Pendekatan Kontruktivisme di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 930–942. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.820

Ahmad A. (2023). Pengembangan Keterampilan Menulis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pustaka Akademika.

Aini, I. N., Qulubi, R., & Sholikin, N. W. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Game Edukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis melalui Materi Perkalian dan Penjumlahan pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 331–341. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.1036

Andresen, L., Boud, D., & Cohen, R. (2020). Experience-based learning. In Understanding Adult Education and Training. https://doi.org/10.4324/9781003118299-22

Ennis, R. H. (2015). Critical thinking: A streamlined conception. In The Palgrave handbook of critical thinking in higher education (pp. 31-47). New York: Palgrave Macmillan US.

Fajari, S. L. E. W., & Chumdari. (2021). Critical Thinking Skills And Their Impacts On Elementary School Students. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 18(2). https://doi.org/10.32890/mjli2021.18.2.6

Fithriyah, N. N., & Isma, U. (2024). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. In Jurnal Madrasah Ibtidaiyah (JMI), 2(2).

Fitriadi, F., Herpratiwi, H., Yulianti, D., Setiyadi, A. G. B., Hariri, H., Sunyono, S., Haenilah, E. Y., & Mukhlis, H. (2025). Enhancing critical thinking in elementary education: A systematic review of effective learning models. Multidisciplinary Reviews, 8(6). https://doi.org/10.31893/multirev.2025157

Fitriana, F., Yarmi, G., & Ardiasih, L. S. (2021). Hubungan Regulasi Diri Dan Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V Sd. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(2), 219-232. https://doi.org/10.30651/else.v5i2.8856

Ilawati, D. R. (2022). Penggunaan Media Film untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Pada Kelas VI SDN Sugihwaras 01. Jurnal Dieksis ID, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.54065/dieksis.2.1.2022.195

Inggriyani, F., & Anisa Pebrianti, N. (2021). Analisis Kesulitan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(01), 1–22. https://doi.org/10.36989/didaktik.v7i01.175

Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2012). Experiential Learning Theory. In Encyclopedia of the Sciences of Learning (pp. 1215–1219). Springer US. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-1428-6_227

Maulana, A. I., Yarmi, G., & Puryanto, S. (2024). The Influence Of Learning Models And Critical Thinking Skills On The Narrative Writing Skills Of 5th Grade Elementary School Students. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(2). https://doi.org/10.69896/modeling.v11i3.2553

Mutia, N., Sismia, T. N. Z., Ramadhani, K. R., & Suryapuspita, A. (2025). Perbandingan Motivasi Belajar Siswa Melalui Metode Ceramah dan Digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(02).

Nafis, A. A. (2024). Meningkatkan kreativitas menulis siswa dengan menggunakan pembelajaran Problem Centered Learning (PCL) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 SD. Aneka Inovasi Pembelajaran Dari Studi Kepustakaan, 6(2), 33.

Putra, A. D. (2023). Problematika pembelajaran bahasa indonesia di sekolah. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.55681/memace.v1i1.644

Putri, R. D. P., & Febrilia, Y. (2023). Pembelajaran bahasa dan sastra indonesia berbasis literasi digital ditinjau dari kurikulum merdeka. Scholarly Journal of Elementary School, 3(2), 146-159.

Rahayu, W., & Heryadi, D. (2025). Analisis Epistemologis Konsep Kebenaran Ditinjau dari Sumber, Cara, Sifat, dan Sikap Individu. Jurnal Dieksis ID, 5(2), 180–190. https://doi.org/10.54065/dieksis.5.2.2025.1078

Simbolon, J. (2023). Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Penerapan Literasi di Sekolah. JBSI: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(01), 162–171. https://doi.org/10.47709/jbsi.v3i01.2941

Suryani, G., Sirait, J., Gusar, M. R. S., Tambunan, M. A., & Siregar, J. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi. JBSI: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(02), 239-250. https://doi.org/10.47709/jbsi.v2i02.1869

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Zahra, H., Punggeti, R. N., & Puniman, A. (2025). Peran Guru dalam Melatih Kemampuan Menulis Karangan Sederhana Melalui Metode Bercerita Berbasis Joyfull Learning pada Siswa Kelas III di SDI Nurul Huda. POTENSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 47-54. https://doi.org/10.61689/potensi.v2i2.27

Published

2026-03-01

How to Cite

Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap Keterampilan Menulis dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. (2026). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(1), 143-159. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.1.2026.8038