Penelitian Kualitatif Deskriptif Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pengelolaan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Gen Alpha di Kelas I SDN Tegalkembang

Authors

  • Annisa Septiani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Nana Hendracipta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Anggi Rahmani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sigit Setiawan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.6258

Keywords:

Kompetensi Pedaogik, Kecerdasan Emosional, Generasi Alpha

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada semakin kompleksnya tantangan pendidikan di era digital yang dihadapi Generasi Alpha, sehingga guru dituntut tidak hanya menguasai aspek kognitif, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dalam mengelola kecerdasan emosional peserta didik sebagai fondasi bagi pembentukan karakter, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi dinamika kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pengelolaan kecerdasan emosional peserta didik Generasi Alpha di kelas I SDN Tegalkembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model analisis data Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menunjukkan kompetensi pedagogik yang kuat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru mampu mengidentifikasi kebutuhan emosional peserta didik, merancang kegiatan pembelajaran yang mendukung emosi positif, serta menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan penuh empati. Pada tahap evaluasi, guru secara konsisten melakukan refleksi pembelajaran serta memantau perkembangan emosional peserta didik melalui komunikasi intensif dengan orang tua dan observasi harian, meskipun belum didukung format evaluasi tertulis secara khusus. Penelitian ini juga mengungkap lima tantangan utama yang dihadapi guru, yaitu pengaruhnegatif dari lingkungan luar sekolah, rendahnya keterlibatan keluarga, minimnya pembiasaan nilai agama di rumah, paparan media sosial yang tidak terkontrol, dan keterbatasan sekolah dalam mengawasi interaksi peserta didik di luar jam belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan kecerdasan emosional anak secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, praktik pedagogik yang diterapkan guru di SDN Tegalkembang mencerminkan pendekatan yang menyeluruh terhadap perkembangan emosional, kognitif, dan sosial peserta didik Generasi Alpha, serta menjadi contoh nyata penerapan pendidikan dasar yang holistik dan kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, A., & Hadi, A. (2023). Peran guru dalam pengelolaan kelas terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin, 2(2), 208-224. https://doi.org/10.54723/ejpgmi.v2i2.104

Albar, A. (2021). Peran Mata Pelajaran Pai Di Sekolah Mi Al-Hidayah Pulomurub Dalam Menghadapi Generasi Alfa. Yogyakarta

Amaliyah, A., & Rahmat, A. (2021). Pengembangan potensi diri peserta didik melalui proses pendidikan. Attadib, 5(1), 28-45. https://doi.org/10.32832/at-tadib.v5i1.19598

Anisah, A. S., & Suntara, H. (2020). Penerapan metode pembelajaran debate untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Pendidikan UNIGA, 14(1), 254-267. https://doi.org/10.52434/jp.v14i1.907

Bar-On., R. (1997). The Emotional Quotient Inventory (EQ-i): a test of emotional intelligence. Toronto. Canada: Multi-Health System, Inc.

Basri, M. S., Safitri, H., & Hakim, M. N. (2021). Kesantunan Berbahasa: Studi pada Pembelajaran Daring. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(1), 242–248. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i1.625

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fadlurrohim, I., Husein, A., Yulia, L., Wibowo, H., & Raharjo, S. T. (2019). Memahami perkembangan anak generasi alfa di era industri 4.0. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(2), 178-186. https://doi.org/10.24198/focus.v2i2.26235

Halimah, L., & Atif, N. F. (2017). Keterampilan mengajar sebagai inspirasi untuk menjadi guru yang excellent di abad ke-21. Bandung: PT Refika Aditama.

Harisa, A., Imran, A., & Alwi, W. (2022). Kecerdasan Emosional dan Kemampuan Mengajar Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Kelas di Sekolah. IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam, 5(01), 73-86. https://doi:10.37542/iq.v5i01.677

Heryadi, Y., Rahmani, A., & Arti, N. S. (2023). Pengembangan Alat Permainan Edukatif Ular Tangga Dalam Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang. Journal Mathematics Education Sigma [JMES], 4(2), 26-34. https://doi.org/10.30596/jmes.v4i2.16151

Hutajulu, J. M., Agustiani, H., & Setiawan, A. S. (2024). Special characteristics of alpha generation children behavior in dentistry: A literature review. European journal of dentistry, 18(03), 743-765. https://doi.org/10.1055/s-0043-1776336

Kudriani, N. ., Murdana, F. ., & Muriati, L., (2023). Transformasi Digital dalam Pendidikan: Tantangan dan Peluang Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Literasi Digital, 3(3), 129–139. https://doi.org/10.54065/jld.3.3.2023.596

Lumbantoruan, S. B., Sipayung, D. ., Pasaribu, N., Manalu, S. ., & Azizah, N. . (2024). Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Multibahasa: Tantangan Linguistik dan Pedagogis di Era Modern. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 171–180. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.595

Marsen, C., & Neviyarni, S. (2021). Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan moral peserta didik sekolah dasar di era revolusi industri 4.0. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 6(1), 49-52.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (ed. revisi). PT Remaj. Rosdakarya.

Mulati, Y. (2022). Peran orang tua dalam pendidikan karakter untuk mencegah perilaku menyimpang pada remaja. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 15(2), 135-144. https://doi.org/10.24832/jpkp.v15i2.632

Muslim, A. (2022). Pendidikan Spiritualitas Keagamaan Generasi Alfa pada Sekolah Dasar. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 9(3), 519-535. https://doi.org/10.69896/modeling.v9i3.1306

Octavianingrum, D. (2020). Pentingnya kompetensi pedagogik dalam kegiatan magang kependidikan bagi mahasiswa calon guru. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(2), 115-124. http://dx.doi.org/10.30998/fjik.v7i2.6401

Perason, Js. (2022). Screen Media Use and Mental Health of Children and Adolescents. Jama Network on july. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2024.19881

Putra, A. (2024). Dampak peran orang tua terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Circle Archive, 1(4).

Putri, M. S. E., Ngulwiyah, I., & Setiawan, S. (2024). Peran Guru Dalam Merealisasikan Profil Pelajar Pancasila Ditinjau Dari Aspek Karakter Religius. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(1), 281-294. https://doi:10.38048/jipcb.v11i1.2908

Sholina, A., & Mukti, F. D. (2019). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar peserta didik di SD Takhassus Al-Quran. Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 2(2), 157-169.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, H., & Hadi, M. F. (2018). Peran Guru Al-Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Di SMK Muhammadiyah 1 Kapasan Surabaya. Tadarus, 7(1).

Taufik, A. (2019). Analisis karakteristik peserta didik. El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman, 16(01), 1-13. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v16i01.71

Published

2025-12-15

How to Cite

Septiani, A., Hendracipta, N., Rahmani, A., & Setiawan, S. (2025). Penelitian Kualitatif Deskriptif Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pengelolaan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Gen Alpha di Kelas I SDN Tegalkembang. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1631–1661. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.6258