Pemodelan Faktor-Faktor Penyebab Miskonsepsi Matematis Mahasiswa pada Mata Kuliah Pra-Kalkulus Menggunakan Structural Equation Modeling

Authors

  • Abdurahman Hamid

DOI:

https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.9522

Keywords:

Miskonsepsi Matematis, Self-Efficacy Matematika, SEM-PLS, Pengetahuan Awal, Kecemasan Matematika, Pra-Kalkulus

Abstract

Miskonsepsi matematis pada mata kuliah Pra-Kalkulus merupakan salah satu permasalahan yang berpotensi menghambat keberhasilan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep matematika lanjutan. Fenomena ini tidak hanya dipengaruhi oleh aspek kognitif, tetapi juga oleh faktor afektif yang berperan dalam proses pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model faktor-faktor penyebab miskonsepsi matematis mahasiswa pada mata kuliah Pra-Kalkulus dengan melibatkan pengetahuan awal, self-efficacy matematika, dan mathematics anxiety sebagai variabel prediktor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional eksplanatori. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang telah menempuh mata kuliah Pra-Kalkulus, dengan sampel sebanyak 300 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik miskonsepsi, tes pengetahuan awal, serta kuesioner self-efficacy matematika dan mathematics anxiety. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS dan didukung analisis deskriptif menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan awal berpengaruh terhadap miskonsepsi matematis baik secara langsung maupun tidak langsung melalui self-efficacy dan mathematics anxiety. Self-efficacy matematika berhubungan negatif dengan miskonsepsi matematis, sedangkan mathematics anxiety berhubungan positif dengan miskonsepsi matematis. Selain itu, self-efficacy dan mathematics anxiety berperan sebagai mediator dalam hubungan antara pengetahuan awal dan miskonsepsi matematis. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model empiris penyebab miskonsepsi matematis yang mengintegrasikan faktor kognitif dan afektif serta menjadi dasar bagi perancangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mengurangi miskonsepsi mahasiswa pada mata kuliah Pra-Kalkulus.

References

Atiqoh, K. S. N., & Hafiz, M. (2021). Miskonsepsi mahasiswa pada induksi matematika menggunakan certainty of response index (CRI). Jurnal Padegogik, 4(2), 67–76.

Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Fitriawan, D., Ijuddin, R., & Sayu, S. (2022). Analisis materi sulit dipahami dan miskonsepsi mahasiswa dalam mata kuliah kalkulus integral. Numeracy, 9(1), 31–41.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage Publications.

Hamid, A. (2024). Miskonsepsi mahasiswa pada materi eksponen ditinjau dari gaya kognitif. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(2), 121–132.

Hanub, A. J., Rosjanuardi, R., & Juandi, D. (2023). The impact of self-efficacy and math anxiety on students’ mathematical communication ability. Infinity Journal, 12(2), 257–270. https://doi.org/10.22460/infinity.v12i2.p257-270

Henseler, J., Hubona, G., & Ray, P. A. (2016). Using PLS path modeling in new technology research: Updated guidelines. Industrial Management & Data Systems, 116(1), 2–20. https://doi.org/10.1108/IMDS-09-2015-0382

Jufri. (2022). Miskonsepsi mahasiswa STKIP Rokania pada materi limit fungsi. Jurnal Cendekia, 6(2), 1456–1466.

Khusna, A. H., & Rosyadi, A. A. P. (2021). Karakteristik miskonsepsi mahasiswa pada konsep himpunan ditinjau dari kemampuannya dalam mengkonstruksi bukti matematis. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, 3, 115–124.

Luttenberger, S., Wimmer, S., & Paechter, M. (2018). Spotlight on math anxiety. Psychology Research and Behavior Management, 11, 311–322. https://doi.org/10.2147/PRBM.S141421

Putri, J. H., Diva, D. F., Dalimunthe, N. F., et al. (2024). Miskonsepsi dalam pembelajaran matematika: Sebuah tinjauan literatur terhadap penelitian-penelitian terbaru. JAGO MIPA: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 15–29.

Purwaningrum, J. P., & Purwoko, R. Y. (2023). Miskonsepsi matematis materi geometri pada mahasiswa calon guru matematika. Euclid, 10(1), 48–61.

Ramirez, G., Shaw, S. T., & Maloney, E. A. (2018). Math anxiety: Past research, promising interventions, and a new interpretation framework. Educational Psychologist, 53(3), 145–164. https://doi.org/10.1080/00461520.2018.1447384

Rasul, A., Hilal, N., & Sonda, R. (2023). Analisis materi sulit dipahami dan miskonsepsi mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP Hermon Timika dalam mata kuliah kalkulus pada materi integral. Jurnal Pendidikan Dewantara, 9(1), 15–25.

Ridho, M. H., & Juandi, D. (2023). Systematic literature review: Identification of misconceptions in mathematics learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 157–172.

Rosyidah, A. N. K., Maulyda, M. A., Erfan, M., & Hidayati, V. R. (2020). Miskonsepsi matematika mahasiswa PGSD pada penyelesaian operasi hitung bilangan bulat. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(2), 357–367.

Salamah, M. (2023). Math anxiety and self-efficacy on students’ relational understanding ability. Union: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 35–46.

Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2021). Partial least squares structural equation modeling. In C. Homburg, M. Klarmann, & A. Vomberg (Eds.), Handbook of Market Research (pp. 1–47). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-05542-8_15-1

Suherman, S., Sumarni, P., Harisman, Y., & Rahmadani, D. (2023). Miskonsepsi mahasiswa pada mata kuliah kalkulus dalam proses pembelajaran daring. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(1), 117–129.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Pemodelan Faktor-Faktor Penyebab Miskonsepsi Matematis Mahasiswa pada Mata Kuliah Pra-Kalkulus Menggunakan Structural Equation Modeling. (2026). Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(2), 621-633. https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.9522