Pemodelan Kecanduan Mobile Legends Menggunakan Model Seir Pada Mahasiswa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.8726

Keywords:

kecanduan game online, Mobile Legends, model SEIR, pemodelan matematika, simulasi numerik

Abstract

Kecanduan game online merupakan salah satu fenomena perilaku digital yang semakin banyak dijumpai pada mahasiswa dan dapat berdampak pada aktivitas akademik, relasi sosial, serta pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan membangun dan menganalisis model matematika tipe SEIR untuk menggambarkan dinamika penyebaran kecanduan Mobile Legends: Bang Bang pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Angkatan 2023. Populasi dibagi ke dalam empat kompartemen, yaitu Susceptible (S), Exposed (E), Addicted (A), dan Recovered (R). Data awal yang digunakan berjumlah 146 mahasiswa, terdiri atas 100 individu rentan, 8 individu terpapar, 38 individu kecanduan, dan 0 individu pulih. Analisis dilakukan melalui pembentukan sistem persamaan diferensial, penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan lokal, perhitungan bilangan reproduksi dasar, dan simulasi numerik menggunakan Maple 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa titik kesetimbangan bebas kecanduan bersifat tidak stabil karena nilai eigen memiliki bagian real positif. Bilangan reproduksi dasar diperoleh sebesar R0=117,65, sehingga R0 >1 dan menunjukkan bahwa kecanduan berpotensi bertahan secara endemik dalam populasi apabila tidak ada intervensi yang memadai. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa skenario dengan laju pemulihan tinggi (ε=0,05;θ=0,04) dan laju relaps rendah (λ=0,005) merupakan skenario terbaik, ditandai dengan penurunan kompartemen kecanduan mendekati nol dan peningkatan kompartemen pulih hingga sekitar 40% dalam 50 hari. Novelty penelitian ini terletak pada adaptasi model SEIR berbasis data observasi langsung pada mahasiswa Angkatan 2023 serta analisis empat skenario parameter untuk mengidentifikasi peran pemulihan dan relaps dalam pengendalian kecanduan Mobile Legends. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kampus yang terstruktur melalui edukasi, konseling, penguatan aktivitas alternatif, dan dukungan sosial berkelanjutan.

References

Alsina, A., & Salgado, M. (2022). Understanding early mathematical modelling: first steps in the process of translation between real-world contexts and mathematics. International Journal of Science and Mathematics Education, 20(8), 1719-1742. https://doi.org/10.1007/s10763-021-10232-8

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Bliss, K. M., Fowler, K. R., & Galluzzo, B. J. (2014). Math modeling: Getting started and getting solutions. Society for Industrial and Applied Mathematics.

Blum, W., & Ferri, R. B. (2009). Mathematical modelling: Can it be taught and learnt? Journal of Mathematical Modelling and Application, 1(1), 45-58.

Buchan, A., & Taylor, J. (2016). A qualitative exploration of factors affecting group cohesion and team play in Multiplayer Online Battle Arenas (MOBAs). The Computer Games Journal, 5, 65-89. https://doi.org/10.1007/s40869-016-0017-0

Diekmann, O., Heesterbeek, J. A. P., & Roberts, M. G. (2010). The construction of next-generation matrices for compartmental epidemic models. Journal of the Royal Society Interface, 7(47), 873-885. https://doi.org/10.1098/rsif.2009.0386

Fatahillah, A., Istiqomah, M., & Dafik, D. (2021). Pemodelan matematika pada kasus kecanduan game online menggunakan metode Runge-Kutta orde 14. Limits: Journal of Mathematics and Its Applications, 18(2), 129-141.

Fraiwan, M., & Almomani, F. (2025). Internet gaming disorder: Prevalence and associated factors among university students. Acta Psychologica, 260, 105690. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105690

Heng, K., & Althaus, C. L. (2020). The approximately universal shapes of epidemic curves in the Susceptible-Exposed-Infectious-Recovered (SEIR) model. Scientific Reports, 10(1). https://doi.org/10.1038/s41598-020-76563-8

Kermack, W. O., & McKendrick, A. G. (1927). A contribution to the mathematical theory of epidemics. Proceedings of the Royal Society of London. Series A, 115(772), 700-721.

Meng, C., Quancai, L., Kunjie, C., Yanyu, X., Wencai, L., & Yiwei, X. (2024). Low self-control, perceived social support and internet gaming addiction. Frontiers in Psychiatry, 15, 1-15. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1458626

Pebriani, D. (2020). Solusi numerik pada model matematika SEIR kecanduan game online dengan metode perturbasi homotopi [Diploma thesis]. Universitas Negeri Makassar.

Pontes, H. M., Schivinski, B., Sindermann, C., Li, M., Becker, B., Zhou, M., & Montag, C. (2021). Measurement and conceptualization of gaming disorder according to the World Health Organization framework. International Journal of Mental Health and Addiction, 19(2), 508-528.

Ramadhan, N. R., & Burhan, B. (2021). Numerical solution of SEIRS model of online game addiction on mathematics students using homotopy perturbation method. JME: Jurnal Madako Education, 7(2), 12-17.

Rohmah, N. A. (2024). Model dinamika kecanduan game online menggunakan model epidemi SEIR. Indonesian Mathematics Education Journal, 1(2), 161-170.

Side, S., Azizah Muzakir, N., Pebriani, D., & Utari, S. N. (2020). Model SEIR kecanduan game online pada siswa di SMP Negeri 3 Makassar. Jurnal Sainsmat, 9(1), 91-102.

Torres-Rodriguez, A., Griffiths, M. D., & Carbonell, X. (2018). The treatment of internet gaming disorder: A brief overview of the PIPATIC program. International Journal of Mental Health and Addiction, 16, 1000-1015.

World Health Organization. (2018). International classification of diseases for mortality and morbidity statistics (ICD-11). World Health Organization.

Xu, Z., Turel, O., & Yuan, Y. (2012). Online game addiction among adolescents: Motivation and prevention factors. European Journal of Information Systems, 21(3), 321-340. https://doi.org/10.1057/ejis.2011.56

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Pemodelan Kecanduan Mobile Legends Menggunakan Model Seir Pada Mahasiswa. (2026). Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(2), 478-488. https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.8726