Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Operasi Bilangan Bulat Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin
DOI:
https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.8654Keywords:
Bilangan Bulat, Jenis Kelamin, Kemampuan Berpikir Kritis, MIC-MethodAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita operasi bilangan bulat ditinjau dari jenis kelamin dan mendeskripsikan profil berpikir kritis tiap kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain Mixed-Methods Integrated Convergent (MIC). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Muhammadiyah Tallo yang berjumlah 21 orang, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis berbasis soal cerita yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, dan Independent Samples T-Test pada taraf signifikansi 0,05. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua subjek terpilih, dianalisis melalui transkripsi, pengkodean, dan konversi skor menggunakan rubrik yang sama, lalu diintegrasikan dengan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa perempuan dan laki-laki, dengan rata-rata skor perempuan (M = 82,60) lebih tinggi dibandingkan laki-laki (M = 78,36). Perbedaan signifikan ditemukan pada indikator analisis dan evaluasi, sedangkan interpretasi dan inferensi tidak berbeda signifikan. Integrasi data menunjukkan siswa perempuan lebih konsisten memenuhi seluruh indikator berpikir kritis, sementara siswa laki-laki mengalami kesulitan pada tahap pemodelan matematika. Penelitian ini mendesak untuk dilakukan mengingat Indonesia menempati peringkat ke-70 dari 81 negara pada PISA 2022 bidang matematika, mencerminkan defisiensi sistemik dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kesenjangan berpikir kritis berbasis gender yang belum banyak dikaji menjadi hambatan serius dalam merancang intervensi pembelajaran yang tepat sasaran. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan pengembangan strategi pembelajaran inklusif dan responsif gender demi mendukung perkembangan berpikir kritis seluruh siswa secara optimal.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's educational objectives. Longman.
Andriyani, dkk. (2017). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa laki-laki dan perempuan dalam pemecahan masalah matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 112–125.
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Handbook I: Cognitive Domain. Longmans Green.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2017). Designing and Conducting Mixed Methods Research (3rd ed.). SAGE Publications.
Ennis, R. H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. University of Illinois.
Facione, P. A. (2015). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Measured Reasons LLC.
Flavell, J. H. (1979). Metacognition and cognitive monitoring: A new area of cognitive–developmental inquiry. American Psychologist, 34(10), 906–911.
Gardner, H. (1987). The theory of multiple intelligences. Annals of Dyslexia, 37(1), 19–35.
Halpern, D. F. (2000). Sex Differences in Cognitive Abilities (3rd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Handayani, S. (2021). Indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 3(1), 45–56.
Ilmiah. (2023). Profil berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah kontekstual materi bilangan bulat ditinjau dari gender. Jurnal Matematika dan Pendidikan, 5(1), 22–38.
Krisagotama, dkk. (2015). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan perbedaan gender. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 3(2), 78–89.
Lestari, dkk. (2021). Kemampuan berpikir kritis siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan soal matematika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 7(2), 88–99.
Paul, R., & Elder, L. (2008). The Miniature Guide to Critical Thinking: Concepts and Tools. The Foundation for Critical Thinking.
Piaget, J. dalam Slavin, R. E. (2008). Educational Psychology: Theory and Practice (8th ed.). Pearson Education.
Soedjadi dalam Syahruddin, A. (2018). Langkah-langkah penyelesaian soal cerita matematika. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 33–41.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Sutarji. (2018). Perbedaan kemampuan matematika antara laki-laki dan perempuan: Tinjauan kritis. Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika, 5(2), 100–112.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wibowo, dkk. (2022). Faktor penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(1), 65–74.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Qalbi Almaghvira, Nur Amini Tawakkal, Faradillah Ruldy, Ahmad Talib, Ahmad Zaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.












