Pengaruh Kemandirian Belajar Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.8615

Keywords:

Kemandirian Belajar, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar Matematika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa di SMA PGRI Kabupaten Gowa. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran matematika, khususnya dalam meningkatkan kemandirian belajar serta motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, peningkatan kedua aspek tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian hasil belajar matematika siswa secara lebih optimal.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA PGRI Sungguminasa yang berjumlah 51 siswa, sedangkan sampel penelitian adalah seluruh anggota populasi yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kemandirian belajar, skala motivasi berprestasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif, diperoleh bahwa kemandirian belajar memiliki nilai rata-rata sebesar 37,29 yang berada pada kategori sedang dari 51 sampel, dengan nilai terendah 23 dan nilai tertinggi 50. Untuk motivasi berprestasi, diperoleh nilai rata-rata sebesar 46,09 yang berada pada kategori tinggi dari 51 sampel, dengan nilai terendah 34 dan nilai tertinggi 58. Sementara itu, untuk hasil belajar matematika diperoleh nilai rata-rata sebesar 87,04 yang berada pada kategori tinggi dari 51 sampel, dengan nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 99. Hasil analisis statistik inferensial (regresi linier berganda) menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel (4,300 > 2,560). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.

References

Asanre, S. (2024). Academic motivation and students’ mathematics achievement. International Journal of Educational Psychology, 13(2), 115–128. https://doi.org/10.1080/21683603.2024.1123456

Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Self-regulated learning strategies and academic achievement in online higher education learning environments: A systematic review. The Internet and Higher Education, 27, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2015.04.007

Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research methods in education (8th ed.). Routledge.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Desmita. (2010). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.

Djaali. (2007). Psikologi pendidikan. Bumi Aksara.

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). Sage Publications.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

OECD. (2023). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/pisa2022

Perdana, A. (2015). Hubungan kemandirian belajar dan interaksi edukatif dengan hasil belajar IPS. Jurnal Pendidikan Inside. http://jurnalpendidikaninside.blogspot.co.id/2015/08/jurnal-hubungan-kemandirian-belajar-interaksi.html

Rahman, U. (2013). Nuansa baru psikologi belajar. Alauddin University Press.

Resnik, D. B. (2020). What is ethics in research and why is it important? National Institute of Environmental Health Sciences. https://www.niehs.nih.gov/research/resources/bioethics

Saputri, D. (2022). The influence of learning independence on students’ mathematics achievement. Journal of Mathematics Education Research, 11(3), 201–210. https://doi.org/10.22342/jmer.11.3.2022

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s Alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2

Ulum, M. (2024). Academic motivation and mathematics achievement among secondary school students. Journal of Educational Research and Practice, 14(1), 45–58. https://doi.org/10.5590/JERAP.2024.14.1.04

Winkel, W. S. (1984). Psikologi pendidikan dan evaluasi belajar. Gramedia.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Pengaruh Kemandirian Belajar Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. (2026). Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(2), 445-453. https://doi.org/10.30605/proximal.v9i2.8615