Analisis Multivariat Kemiskinan di Sumatera Utara dengan Metode PCA dan Manova: Peran Indeks Pembangunan Manusia dan Kepadatan Penduduk

Authors

  • Tiurmaida Sianturi Prodi Statistika, Universitas Negeri Medan
  • Sinsi Setiawati Panjaitan Prodi Statistika, Universitas Negeri Medan
  • Tabita Paulina Simamora Prodi Statistika, Universitas Negeri Medan
  • Siska Dwi Febyola Br. Aritonang aritonangfebyola@gmail.com
  • Linda Natasya Siahaan Prodi Statistika, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.30605/proximal.v9i1.7788

Keywords:

Kemiskinan, Sumber Daya Manusia, IPM, PCA, MANOVA

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi masalah pembangunan multidimensi dan menunjukkan kesenjangan antar wilayah di Provinsi Sumatera Utara, khususnya antara daerah perkotaan dan daerah terpencil. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia dan faktor demografis terhadap kemiskinan secara simultan dengan mempertimbangkan hubungan antar dimensi kemiskinan. Data yang digunakan adalah data lintas sektoral sekunder tahun 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Kemiskinan diukur menggunakan tiga indikator Foster–Greer–Thorbecke (FGT): Indeks Penduduk Miskin (P0), Indeks Kesenjangan Kemiskinan (P1), dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2). Kualitas sumber daya manusia dibentuk sebagai indeks komposit dari Rata-rata Tahun Sekolah, Harapan Tahun Sekolah, dan Pengeluaran per Kapita menggunakan Analisis Komponen Utama (PCA). Analisis dilakukan menggunakan Analisis Varians Multivariat (MANOVA) diikuti dengan regresi linier berganda parsial. Hasil PCA menunjukkan satu komponen utama yang mewakili kualitas sumber daya manusia dan mampu menjelaskan 70,75% variasi data. Hasil MANOVA menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia, kepadatan penduduk, dan rasio jenis kelamin secara signifikan memengaruhi ketiga dimensi kemiskinan secara simultan, sedangkan pertumbuhan penduduk tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dan kepadatan penduduk secara signifikan memengaruhi semua dimensi kemiskinan, sedangkan rasio jenis kelamin hanya memengaruhi tingkat kemiskinan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan pembangunan di daerah yang jarang penduduknya merupakan strategi kunci pengentasan kemiskinan di Sumatera Utara. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dan pemangku kebijakan fokus pada program-program peningkatan akses pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, serta pengembangan infrastruktur dasar dan ekonomi lokal di wilayah kepadatan penduduk rendah seperti Kepulauan Nias.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ari Kristin Prasetyoningrum, U. S. (2018). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pertumbuhan Ekonomi dan Pengagguran Terhadap Kemiskinan di Indonesia. EQUILIBRIUM: Jurnal Ekonomi Syariah, 217-240.

Nilda Nurmala, M. P. (2022). Membandingkan Pengaruh Infrastruktur Terhadap Kemiskinan Di Kawasan Barat Dan Timur Indonesia Serta Implikasi Kebijakan. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 188-207.

Sari, D. R. (2023). Metode principal component analysis (pca) sebagai penanganan asumsi multikolinearitas (studi kasus: data produksi tapioka). Parameter jurnal matematika, statistika dan terapannya, 115-124.

Sutrisno, D. W. (2018). Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk Memperkaya Hasil Penelitian Pendidikan. Aksioma, 37-53.

Tiurmaida Sianturi, S. A. (2025). Analisis Regresi Linier Berganda Dalam Estimasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi IPM di Sulawesi Selatan. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 435-445.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Sianturi, T., Panjaitan, S. S., Simamora, T. P., Br. Aritonang, S. D. F., & Siahaan, L. N. (2026). Analisis Multivariat Kemiskinan di Sumatera Utara dengan Metode PCA dan Manova: Peran Indeks Pembangunan Manusia dan Kepadatan Penduduk. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(1), 26–33. https://doi.org/10.30605/proximal.v9i1.7788