Geografi Dialek Bahasa Daerah Tombulu di Kota Tomohon
https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7359
Keywords:
geografi dialek, varias dialek/subdialek, bahasa daerah, Bahasa TombuluAbstract
Penelitian ini berjudul “Geografi Dialek Bahasa Daerah Tombulu di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adanya keanekaragaman bahasa yang digunakan di daerah tersebut. Penelitian dialektologi mengenai bahasa daerah di wilayah ini belum pernah dilakukan, sehingga belum tersedianya peta bahasa yang mendeskripsikan secara menyeluruh kondisi kebahasaan di daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan di empat kelurahan yang ada di Kota Tomohon. Dalam pelaksanaan, tahapan penyediaan data digunakan metode cakap (wawancara) dengan teknik cakap semuka dan teknik catat. Selanjutnya analisis data digunakan metode dialektometri, yaitu menghitung persentase leksikon untuk pengkategorisasian beda bahasa, beda dialek, beda subdialek, beda wicara atau tidak ada perbedaan. Metode dialektometri ini mengacu pada daftar kosakata dasar yang berjumlah 795 kata dan beberapa frasa/klausa berdasarkan taksonomi sebagaimana contoh daftar pertanyaan yang ada pada bagian lampiran buku Nadra dan Reniwati (2023) yang disesuaikan dengan keadaan alam dan masyarakat daerah penelitian. Hasil penelitian ini adalah adanya perbedaan fonologi dan leksikal. Berdasarkan hasil akhir penghitungan persentase kosakata, diperoleh simpulan bahwa tingkat kekerabatan bahasa berdasarkan penghitungan leksikon terjadi perbedaan subdialek, yakni di bawah 25%. Tampak dari 21 taksonomi yang terdiri atas 725 glos pada keempat titik pengamatan, perbedaannya berada pada 5,65 persen. Demikian juga dengan frasa dan klausa yang berjumlah 68 glos, hasilnya tidak ada perbedaan, perbedaan pada variasi tataran wicara saja. Hasil ini menunjukkan bahwa dialek Tombulu pada 4 titik pengamatan, umumnya memiliki kesamaan karena berada di atas rata-rata atau sejumlah 94,35%. Setiap taksonomi berbeda jumlah glos, disesuaikan dengan keadaan geografis titik pengamatan
Downloads
References
Boberg, C., et al. (2018). Blackwell handbooks in Linguistics. Hoboken, NJ: Blackwell
Imbang, D., et al. (2021). Leksikon Bahasa Daerah Tombulu. Manado, Indonesia: Fakultas Ilmu Budaya Press.
Imbang, D., et al. (2016). Kosakata dalam tradisi "Bakera" etnis Tombulu sebagai kearifan lokal kaitannya dengan pemertahanan bahasa dan budaya. Jurnal LPPM Bidang Eksosbudkum. https://ejournal.unsrat.ac.id
Imbang, D. et al. (2025A). Analisis Kontrastif Infiksasi Bahasa Tombulu dan Bahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Morfosintaksis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra 11(2), 1844-1851. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5606
Imbang, D. et al. (2025B). A contrastive morphological analysis of Tombulu dialect of the Minahasa language and Indonesian in the context of local language Instruction. Journal of Posthumanism 5(3), 1547-1580. https://doi.org/10.63332/joph.v5i3.946
Kalangi, L., et al. (2017) Ekspresi Linguistik Komunitas Petani sebagai Cermin Kearifan Etnik Tombulu. Hasil Penelitian.
Kisyani, L., Laksono, A., & Savitra, D. (2009). Dialektologi. Indonesia: Unesa University Press.
Lalamentik, W. H., et al. (1986). Geografi Dialek Bahasa Tombulu. Jakarta: Pusat Pembinaan Pengembangan Bahasa.
Mahsun, M. (1995). Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nadra, N., & Reniwati, R. (2023). Dialektologi: Teori dan Metode (2nd ed.) Yogyakarta: Textium.
Nerbonne, J., & Kretzschmar, W. A. (2013). Dialektometry++. Literary and Linguistic Computing: J Digital Scholarship in the Humanities 28(1), 2-12. https://doi.org/10.1093/llc/fqs062
Moningka, R. L. (2020). Deiksis dalam Bahasa Tombulu. Jurnal Kadera Bahasa 12, (1), 1-12.
Tambahani, S. C., Pamantung R. P., & Sigarlaki, S. J. (2021). Reduplikasi dalam bahasa Inggris dan bahasa Tombulu. Jurnal Elektronik Fakultas Sam Ratulangi Universitas Sam Ratulangi 26(2021). https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/jefs/article/view/36719
Pemerintah Kota Tomohon, 2025. Daftar Kecamatan. https://tomohon.go.id
Sariono, A. (2016). Pengantar Dialektologi: Panduan Penelitian dengan Metode Dialektometri. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service.
Sudana, U., Nurhadi, J., Resmini, N., Wulandari, D., & Andrian, A. (2025) Perbandingan fonologi bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi, Jawa Barat: Kajian Dialektologi. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa dan Sastra 11(1), 1338-1353. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.4793
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Djeinnie Imbang, Golda Juliet Tulung, Christo Pua, Amelia Cindy Mogi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








