Ketidaksantunan Berbahasa dalam Interaksi Netizen dan Grok AI pada Platform X: Kajian Pragmatik

https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7357

Authors

  • Renadini Nurfitri Universitas Negeri Jakarta
  • Miftahulkhairah Anwar Universitas Negeri Jakarta
  • Siti Drivoka Sulistyaningrum Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Grok AI, Platform X, Pragmatik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan berbahasa dalam interaksi netizen dengan kecerdasan buatan Grok AI pada platform X. Berlandaskan kerangka model ketidaksantunan Culpeper (2017) dan teori semiotik Roland Barthes (1972), penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi. Data penelitian berupa tweet yang memuat interaksi netizen dengan Grok dianalisis berdasarkan lima jenis strategi ketidaksantunan: ketidaksantunan tanpa basa-basi (bald on-record impoliteness), ketidaksantunan positif (positive impoliteness), ketidaksantunan negatif (negative impoliteness), sarkasme atau kesantunan palsu (sarcasm or mock politeness), dan penghilangan kesantunan (withholding politeness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketidaksantunan tanpa basa-basi menjadi bentuk yang paling banyak muncul (42%), diikuti oleh strategi ketidaksantunan negatif (38%), ketidaksantunan sarkasme atau kesantunan palsu (8%), serta ketidaksantunan positif (6%). Selain memperkaya cakupan dari kajian pragmatik, hasil penelitian ini dapat juga dijadikan sebagai acuan bagi pengembang dalam mengevaluasi respons ketidaksantunan yang dihasilkan Grok AI agar tetap mempertahankan nila-nilai etika ketika berinteraksi dengan penggunanya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R., & Sirulhaq, A. (2025). Fenomena ketidaksantunan berbahasa pada kolom komentar akun Instagram @gibran_rakabuming. Jurnal Pendidikan Dan …. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bahasa/article/view/4774

Ambarita, R. (2024a). Ketidaksantunan Berbahasa di Media Sosial dalam Wacana Politik sebagai Bentuk Kritikan (Kajian Pragmatik Siber). repositori.usu.ac.id. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/98644

Ambarita, R. (2024b). Trigger of Impoliteness Language in Political Comments on Social Media. PHILOLOGY Journal of English Language …. https://www.jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/PJELL/article/view/3343

Anwar, M., Amir, F. R., Zuhriyah, S. A., Purbasari, R., & Rosa, H. T. (2024). Language Impoliteness in Memes Contesting the 2024 Presidential Election in Indonesia. Journal of Languages and Language Teaching, 12(4), 1899. https://doi.org/10.33394/jollt.v12i4.12801

Aulia, L. A., Lubis, N. A., Siagian, R. E., & ... (2025). Sarkasme dan Ketidaksantunan Verbal dalam Tren ’Asbun’Komentar Tiktok@ Puttriipaddang. … Pendidikan, Sosial …. http://teewanjournal.com/index.php/carong/article/view/1788

Bouzida, F. (2014). The semiology analysis in media studies: Roland Barthes’ approach. Proceedings of SOCIOINT14 – International Conference on Social Sciences and Humanities, 1001–1007.

Culpeper, J. (2005). Impoliteness and entertainment in the television quiz show: The Weakest Link. Journal of Politeness Research, 1(1), 35–72.

Culpeper, J. (2011). Impoliteness: Using language to cause offence (Vol. 28). Cambridge University Press.

Culpeper, J., & Claire Hardaker. (2017). Impoliteness. In J. Culpeper, M. Haugh, & D. Kádár (Eds.), Palgrave Handbook of (Im)politeness (pp. 199–225). Palgrave Macmillan.

de Carvalho Souza, M. E., & Weigang, L. (2025). Grok, Gemini, ChatGPT and DeepSeek: Comparison and Applications in Conversational Artificial Intelligence. Inteligencia Artificial, 2(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.14885243

Diatma, N. W. T., & Wijayanto, A. (2024). Impoliteness Used By Haters on Instagram Comments of Federation Internationale De Football Association (FIFA). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 10(1).

Djajasudarma, T. F. (2010). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. PT. Refika Aditama.

Dwi, N. A., R, M. B. P., Khoiriyah, R. S., Erlina, T. A., & ... (2025). Gen Z Era Linguistic Impoliteness on Using TikTok Social Media. ejournal.sagita.or.id. http://ejournal.sagita.or.id/index.php/kirana/article/view/315

Hidayah, A., & Wijayanto, A. (2024). Impoliteness Strategies Found in Hailey Bieber’s Instagram Comment Section. eprints.ums.ac.id. https://eprints.ums.ac.id/id/eprint/122424

Islami, H. N. (2024). Strategi Kesantunan Dan Ketidaksantunan Berbahasa Sunda Dalam Media Podcast Pada Kanal Youtube Ridwan Remin. repository.upi.edu. http://repository.upi.edu/id/eprint/123604

Kamhar, M. Y., Ahmadi, A., Lestari, E., & ... (2024). Cross-Cultural Language Impoliteness: A Literature Review. Jurnal Disastri. https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/disastri/article/view/5873

KBBI VI Daring, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (2016).

Laksono, A. N. A. (2024). Ketidaksantunan Berbahasa Indonesia dalam Komentar Warganet Media Sosial X terhadap Pemberitaan Media VOI. ID Mengenai Pengeroyokan David Ozora oleh Mario Dandy. repository.unj.ac.id. http://repository.unj.ac.id/id/eprint/45142

Martiar, N. A. D. (2025, May 9). Mahasiswi Pembuat Meme Presiden Ditangkap dan Dijerat UU ITE, Polri Tuai Kritik Keras. https://www.kompas.id/artikel/mahasiswi-pembuat-meme-presiden-ditangkap-dan-dijerat-dengan-uu-ite-menuai-kritik-keras

Muhammad, F., & Pratiwi, D. R. (2025). Ketidaksantunan Warganet dalam Kolom Komentar Instagram@ IDNTimes mengenai Penggratisan PBB untuk Guru PAUD dan Implikasinya dalam Pembelajaran …. eprints.ums.ac.id. https://eprints.ums.ac.id/id/eprint/134413

Nayla, D. A. R., & Jaya, W. S. (2024). Ketidaksantunan Berbahasa Generasi Milenial dalam Menggunakan Media Sosial Twitter. Warahan: Jurnal Ilmiah …. https://eskripsi.stkippgribl.ac.id/index.php/warahan/article/view/1028

Permatasari, D. E. (2024). Pelanggaran Maksim Kesantunan Berbahasa di Media Sosial: Tragedi Kanjuruhan 2022. repository.unisma.ac.id. https://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/9503

Pramaskara, T. E. (2022). Analisis Semiotika Peirce pada Sampul Majalah Tempo Edisi Jokowi Beserta Bayangan Pinokio. Jurnal Kajian Jurnalisme, 5(2), 209. https://doi.org/10.24198/jkj.v5i2.36251

Rahmawati, L. E., Rohmah, R. D., & Ariyanto, Z. R. (2024). Ketidaksantunan Bahasa Larangan di Ruang Publik. Widyaparwa, 52(1), 1–18. https://doi.org/10.26499/wdprw.v52i1.922

Rahmayanti, I., Tarmini, W., Hidayati, D. W., & ... (2025). Transgresi Ketidaksantunan Tutur Game Streamer di Youtube sebagai Bentuk Pergeseran Norma Linguistik: Kajian Cyber-Pragmatik. … : Jurnal Bahasa Dan …. https://journal.unas.ac.id/pujangga/article/view/4111

Ramadani, D. T. (2025). Ketidaksantunan Berbahasa Netizen dalam Kolom Komentar Akun Instagram @awbimax (Kajian Pragmatik). repository.stkippacitan.ac.id. https://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/1750/

Rania Nurbaity Winarno, Balqis Trihapsari Adiratna, & Andina Kanaya Azzahra. (2025). User Acceptance Analysis of AI GROK on Platform X. Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA), 4(3), 2114–2120. https://doi.org/10.59934/jaiea.v4i3.1107

Saimon, A., Safuan, N. A. H., Zamri, N. S. M., & ... (2024). Strategi Ketidaksantunan Bahasa dalam Animasi Bersiri Kanak-Kanak Upin &Ipin Musim Ke-14: The Impoliteness Strategy in Animated Series Upin &Ipin Season 14. LSP International …. https://journals.utm.my/lsp/article/view/21723

Santoso, T., & Nurhayati, E. (2025). Indonesian Netizens’ Impoliteness Toward Government Loudspeaker Policies: A Cyberpragmatic Approach. … Language Teaching &Research. https://search.ebscohost.com/login.aspx?direct=true&profile=ehost&scope=site&authtype=crawler&jrnl=17984769&AN=183465564&h=Qz3FusJ12fEkl0WyVwgJmthAhkVjZwPmomkHcbQpruEXXt8WHPk18P6iEX%2FvHzz8xcGTFlrbvFBcf8CoNFrYqg%3D%3D&crl=c

Siti Aulia Umami, Sumarlam, & Supana. (2024). Disfemisme sebagai Strategi Ketidaksantunan Bertutur Youtuber Cerita. Risenologi, 9(1), 60–65. https://doi.org/10.47028/risenologi.v9i1.665

Syarif Hidayat, Ojang Oo Muptiah, & Mustopa. (2025). Keabsahan Ijazah dan Legitimasi Kepemimpinan Politik dalam Demokrasi Indonesia. Jurnal Cendekia Hukum Indonesia, 1(2), 568–583. https://doi.org/10.71417/jchi.v1i2.56

Wicaksono, S. H., & Zuhri, N. A. (2020). Analisa politik identitas dalam karya-karya potret diri Agus Suwage dengan pendekatan semiotika. Ars: Jurnal Seni Rupa Dan Desain, 23(1), 28–38. https://doi.org/10.24821/ars.v23i1.3703

Zikri, A., Maharani, N., & Aslinda. (2024, November). Impoliteness of Language in @fufufafa Account: A Pragmatic Study. Conference: International Conference on Language Pedagogy.

Published

2026-01-06

How to Cite

Nurfitri, R., Miftahulkhairah Anwar, & Siti Drivoka Sulistyaningrum. (2026). Ketidaksantunan Berbahasa dalam Interaksi Netizen dan Grok AI pada Platform X: Kajian Pragmatik. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(1), 1–9. https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7357