Analisis Miskonsepsi Konseptual dan Prosedural Siswa Kelas XI pada Materi Eksponen di Kepulauan Selayar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/jsgp.9.2.2026.9596

Keywords:

eksponen, Konflik Kognitif, Konseptual, Miskonsepsi, Prosedural

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi matematika siswa yang berakar pada miskonsepsi persisten, khususnya pada materi eksponen yang merupakan konsep prasyarat bagi matematika lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk miskonsepsi konseptual dan prosedural yang dialami siswa kelas XI di SMAN 2 Selayar beserta faktor penyebabnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 97 siswa dengan 4 subjek yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan tingkat keparahan miskonsepsi. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik berbentuk esai dan wawancara klinis berbasis tugas (task-based interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konseptual, siswa mengalami miskonsepsi notasi (mengartikan pangkat nol sebagai nilai basis dan gagal memaknai invers perkalian pada pangkat negatif), namun tidak mengalami miskonsepsi bahasa. Pada aspek prosedural, siswa mengalami spesialisasi berlebihan dengan mencampuradukkan sifat perkalian dan perpangkatan, serta generalisasi berlebihan dengan mendistribusikan pangkat ke dalam operasi penjumlahan polinomial secara ilegal. Miskonsepsi ini disebabkan oleh dominasi pemahaman instrumental, keterbatasan abstraksi aljabar yang memicu asosiasi keliru, serta kuatnya intervensi aturan aritmetika dasar. Kesimpulannya, miskonsepsi eksponen bersifat persisten jika tidak ditangani. Oleh karena itu, penggunaan strategi konflik kognitif berbasis substitusi numerik sangat direkomendasikan untuk membongkar pemahaman instrumental siswa menuju pemahaman relasional secara efektif.

References

Algi, P., Oktaviana, D., & Firdaus, M. (2025). Identifikasi Kesalahan Konseptual dan Prosedural Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif pada Soal Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(4), 1560-1570.

Anisa, A., & Nisak, K. (2023). Analisis miskonsepsi siswa terhadap bilangan berpangkat. Student Research Journal, 1(6), 273-286.

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 2). Bumi Aksara.

Azis, N., Tahmir, S., & Minggu, I. (2020). Miskonsepsi pada materi aljabar siswa kelas VIII SMP. Issues in Mathematics Education (IMED), 4(2), 178-187. https://doi.org/10.35580/imed15329

Azmi, H. (2024). Analisis Miskonsepsi Pada Materi Eksponen di Kelas X MAN 2 Hulu Sungai Tengah Tahun Ajaran 2023/2024.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Fanggi, I., Samo, D. D., & Udil, P. A. (2023). Analisis miskonsepsi siswa kelas IX SMP Negeri 1 Rote Barat Daya pada materi eksponen ditinjau dari tingkat kemampuan siswa dan alternatif solusi dengan konflik kognitif. Haumeni Journal of Education, 3(2), 73-82. https://doi.org/10.35508/haumeni.v3i2.11662

Galistiani, R. P., & Fatmahanik, U. (2023). Analisis miskonsepsi siswa pada bilangan berpangkat ditinjau dari gaya kognitif siswa dengan menggunakan Certainty of Response Index (CRI). AL-THIFL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 197-219. https://doi.org/10.21154/thifl.v3i1.1591

Hamid, A. (2024). Miskonsepsi Mahasiswa pada Materi Ekponen ditinjau dari Gaya Kognitif. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 472-482. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1539

Hiebert, J., & Carpenter, T. P. (2006). Learning and teaching with understanding. https://doi.org/10.1108/978-1-60752-874-620251006

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (n.d.). Analisis. In Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id

Kastolan, K. (1992). Identifikasi Jenis-Jenis Kesalahan Menyelesaikan Soal-Soal Matematika yang Dilakukan Peserta Didik Kelas II Program A1SMA Negeri Se-Kotamadya Malang. Malang: IKIP Malang.

MANIK, R. S., AGISTIA, N. I., & ASTUTI, D. Y. P. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Memahami Bilangan Berpangkat Pecahan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 338-345.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2013). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3/E.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.

Mukhlisa, N. (2021). Miskonsepsi pada peserta didik. SPEED Journal: Journal of Special Education, 4(2), 123-133.

Mulungye, M. M., O'Connor, M., & Ndethiu, S. (2016). Sources of Student Errors and Misconceptions in Algebra and Effectiveness of Classroom Practice Remediation in Machakos County--Kenya. Journal of Education and Practice, 7(10), 31-33.

Nasution, F. R., Yuanita, P., & Hutapea, N. M. (2025, September). Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Eksponensial Ditinjau dari Teori Kastolan. In Seminar Nasional Pendidikan Sarjanawiyata Tamansiswa (Vol. 2, No. 1, pp. 19-27).

NCTM, À. National Council of Teachers of Mathematics (2000) Principles and standards for school mathematics. Council of Teachers of Mathematics.

Novak, J. D. (2002). Meaningful learning: The essential factor for conceptual change in limited or inappropriate propositional hierarchies leading to empowerment of learners. Science education, 86(4), 548-571. https://doi.org/10.1002/sce.10032Digital Object Identifier (DOI)

Nurkamilah, P., & Afriansyah, E. A. (2021). Analisis miskonsepsi siswa pada bilangan berpangkat. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 49-60. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v10i1.640

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.

Ojose, B. (2008). Applying Piaget's theory of cognitive development to mathematics instruction. The mathematics educator, 18(1).

Patton, M. Q. (1987). How to use qualitative methods in evaluation (No. 4). Sage.

Pinahayu, E. A. R. (2016). Problematika pembelajaran matematika pada pokok bahasan eksponen dan alternatif pemecahannya. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(3). http://dx.doi.org/10.30998/formatif.v5i3.642

Pramasdyahsari, A. S., Viviana, D., Sugiyanti, S., Pant, B. P., & Ratnayake, I. (2024). Construction of three-tier diagnostic test for identifying student misconceptions in exponential properties. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 11(1), 64-76. https://orcid.org/0000-0002-9520-1459

Rahma, A. F., & Khabibah, S. (2022). Analisis kesalahan siswa SMA dalam menyelesaikan soal eksponen. MATHEdunesa, 11(2), 446-457. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v11n2.p446-457

Sari, H. M., & Afriansyah, E. A. (2020). Analisis miskonsepsi siswa smp pada materi operasi hitung bentuk aljabar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 439-450. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v9i3.626

Sari, R. H. Y., & Supriadi, S. (2025). Miskonsepsi bilangan eksponen pada mahasiswa PGSD. Aslama: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 18–26. https://doi.org/10.33084/ajpi.v2i1.9937

Sarwadi, H., & Shahrill, M. (2014). Understanding students' mathematical errors and misconceptions: The case of year 11 repeating students. Mathematics Education Trends and Research, 2014, 1–10.

Simanjuntak, C. Y. Y., Aziz, D. D., Waruwu, F., Tarigan, N. E. P., & Simorangkir, T. (2025). Studi analisis isi buku matematika: Miskonsepsi yang sering muncul pada materi sifat-sifat eksponen. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 240–247.

Skemp, R. R. (1976). Relational understanding and instrumental understanding. Mathematics Teaching, 77, 20–26.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 29). Alfabeta.

Suparno, P. (2013). Miskonsepsi dan perubahan konsep dalam pendidikan fisika. Grasindo.

Tall, D. (2008). The transition to formal thinking in mathematics. Mathematics Education Research Journal, 20(2), 5–24.

Umar BA, F., Seto, S. B., & Bantas, M. G. D. (2026). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal eksponen di SMA Katolik St. Petrus Ende. Jurnal Pendidikan Matematika Flores, 9(1), 1–10.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.

Widyanti, W., Jamiah, Y., & Hamdani, H. (2025). Analisis miskonsepsi peserta didik menggunakan three-tier diagnostic test pada materi bilangan berpangkat di kelas IX MTs Nurul Hasani. Jurnal AlphaEuclidEdu, 6(1), 17–28.

Wulandari, F. A., & Darmawan, P. (2024). Analisis tingkat miskonsepsi siswa terkait bilangan eksponen menggunakan Certainty of Response Index (CRI) dan penyebabnya. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 8(3), 385–394.

Zahra, A., Hadjar, I., Sugita, G., & Hasbi, M. (2026). Analisis miskonsepsi siswa pada materi bilangan berpangkat kelas IX SMP Negeri 2 Banawa. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT), 13(3), 241–258

Published

2026-08-17

Issue

Section

Regular Articles

How to Cite

Analisis Miskonsepsi Konseptual dan Prosedural Siswa Kelas XI pada Materi Eksponen di Kepulauan Selayar. (2026). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 9(2), 1419-1427. https://doi.org/10.30605/jsgp.9.2.2026.9596