Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Student Engagement pada Pembelajaran Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul

Authors

  • Arsa Saputri Universitas Negeri Yogyakarta
  • Dian Normalitasari Purnama Universitas Negeri Yogyakarta
  • Aprillia Regina Dinda Saputri Universitas Negeri Yogyakarta
  • Vicky Selvia Universitas Negeri Yogyakarta
  • Moia Pravayangastha Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30605/jsgp.6.3.2023.8859

Keywords:

Bank Mini, Model Discrepancy, Teaching Factory

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah yang belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan standar program yang telah ditetapkan. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi keterlibatan siswa yang belum merata, keterbatasan waktu praktik, serta evaluasi program yang belum dilakukan secara optimal sehingga berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran berbasis praktik di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program Teaching Factory (TEFA) Bank Mini Sekolah LMS di SMK Negeri 1 Bantul menggunakan model evaluasi discrepancy. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif menggunakan model evaluasi discrepancy yang dikembangkan oleh Provus. Evaluasi dilakukan melalui lima tahap yaitu design, installation, process, product, dan comparison/discrepancy. Subjek penelitian meliputi guru pembimbing, pengelola program, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan TEFA Bank Mini Sekolah LMS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TEFA Bank Mini Sekolah LMS telah dirancang sesuai dengan tujuan pembelajaran praktik dan kebutuhan kompetensi siswa di bidang perbankan. Pada aspek instalasi, program telah memiliki pembagian tugas, fasilitas, dan pembimbingan guru, meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan waktu praktik. Pada aspek proses, pelaksanaan kegiatan praktik telah berjalan sesuai prosedur pelayanan bank mini, namun keterlibatan siswa dan pelaksanaan evaluasi program belum optimal. Pada aspek produk, program memberikan manfaat dalam meningkatkan pengalaman praktik, keterampilan pelayanan, serta kesiapan kerja siswa. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara standar program dengan pelaksanaan di lapangan sehingga diperlukan perbaikan pada aspek pengelolaan program, fasilitas praktik, dan monitoring pelaksanaan kegiatan.

References

Abdullah, F. (2021). Meningkatkan Kompetensi peserta didik melalui model pembelajaran Teaching Factory dalam mata pelajaran produktif SMK di Aceh Timur. Journal of Education Science, 6(2), 157-164. https://doi.org/10.33143/jes.v6i2.1116

Nurhasanah, N., Ahman, E., & Yusuf, S. (2022). Pengembangan model pembelajaran teaching factory. Jurnal Basicedu, 6(5), 7986-7993. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3723

Aryana, P. B. P., Widiartini, N. K., & Mertasari, N. M. S. (2023). Evaluasi pelaksanaan teaching factory. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 13(2), 122-138. https://doi.org/10.23887/jpepi.v13i2.2657

Cahyani, A. N. T., Mawarni, T., Sindy, P., Sarinawati, S., Yusnani, Y., & Triadi, D. (2024). Implementasi Konsep Edupreneurship Di Smk Negeri 2 Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi, 1(4), 109-115. https://doi.org/10.69714/cv19sz55

Dewi, A. S., Amalia, D., & Hidayat, A. (2023). Implementasi Manajemen Pembelajaran Teaching Factory dalam Mengimplementasikan Kewirausahaan SMK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13003-13011.

Endrastiti, A., & Sholikhah, R. (2024). Pengaruh Pembelajaran Teaching Factory dan Praktik Kerja Lapangan terhadap Kesiapan Kerja Siswa Keahlian Busana SMK Negeri 1 Sragen. Fashion and Fashion Education Journal, 13(2), 106-114.

Firdaus, S., Mulyawan, F. D., & Fajriana, M. (2021). Pengaruh teaching factory terhadap kreatifitas, kompetensi, serta inovasi siswa sekolah menengah kejuruan. Inovasi Kurikulum, 18(1), 95-103. https://doi.org/10.17509/jik.v18i1.42672

Harbes, B. , Sesmiarni, Z. , Charles, C. , Ahida, R. , Iswantir, I. , Aprison, W. , Salsabila, S. , & Armedo, M. (2024). Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Batipuh. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(01), 9–16. https://doi.org/10.62330/pjpm.v2i01.132

Kurniawati, & Arif, S. (2025). Teaching Factory di SMK sebagai Pendekatan Pembelajaran Berbasis Industri dalam Tinjauan Literatur Sistematis. 14(1), 51–64.

Maulida, F. S., & Hardini, H. T. (2025). Pengembangan video interaktif berbasis Google Sites dalam pembelajaran berdiferensiasi materi akuntansi perusahaan dagang kelas XI Akuntansi SMKN 10 Surabaya. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(2), 1272–1284. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.2.2025.6561

Mastur. (2023). Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory ( TeFa ) untuk Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Kelas XII Tata Busana SMK Negeri 1 Sumbawa Besar. 6(April), 2346–2353. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i4.1528

Puspita, M. P., & Nurkhin, A. (2026). Pengaruh Teaching Factory Dan Praktik Kerja Industri Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Akuntansi Dimoderasi Motivasi Kerja: The Influence Of Teaching Factory And Industrial Work Practices On Work Readiness Of Accounting Students Moderated By Work Motivation. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 24(1), 97-110. https://doi.org/10.21831/jpai.v24i1.83607

Muhitasari, R., & Purnami, A. S. (2021). Manajemen pembelajaran teaching factory dalam mewujudkan jiwa kewirausahaan pada siswa. Media Manajemen Pendidikan, 4(2), 194-202. https://doi.org/10.30738/mmp.v4i2.8206

Nadibah, H. , & Sarjana, F. P. (2023). Teaching Factory SMK di Indonesia. 1(2), 198–219.

Nuraeni, E. (2025). Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory Dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan Di SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 5(6), 1979-1689.

Purwaningtias, M. , & Chamami, M. R. (2025). Optimalisasi Model Pembelajaran Teaching Factory untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi di SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang. 9, 18687–18696. https://doi.org/10.53494/jpvr.v5i2.914

Ngadiana, N., Rohaeti, I., Azka, M. A. A., Jamas, A. R., Huda, A. M., & Wardoyo, S. (2025). Teaching Factory terhadap Peningkatan Keterampilan Siswa di SMK Negeri 1 Cilegon. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 123-130. https://doi.org/10.62383/edukasi.v2i1.988

Rohmah, W. , Hasanah, U. U. , & Elysa, B. (2021). Pola Pembelajaran Akuntansi Sekolah Menengah Kejuruan dengan Mengadopsi Teaching Factory. 31(2), 74–81. https://doi.org/10.23917/jpis.v31i2.15395

Siswanto, I. (2020). Pelaksanaan Teaching Factory untuk Meningkatkan Kompetensi dan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. 77, 1–13.

Susanti, A. D. , Ivada, S. S. E. , Nurhaini, L. , & Sudiyanto. (2024). Pengembangan Teaching Factory “Bank Mini” sebagai Upaya Link and Match dengan Industri. 6(3), 1–6.

Widiati, R. , Istaryatiningtias, I. , & Fetrimen, F. (2025). Merakit Keterampilan Abad ke-21 Melalui Teaching Factory dengan Model Discrepancy. 4, 477–485. https://doi.org/10.24036/nara.v4i3.366

Published

2026-07-31

How to Cite

Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Student Engagement pada Pembelajaran Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantul. (2026). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 6(3), 1081-1092. https://doi.org/10.30605/jsgp.6.3.2023.8859