Pengembangan Media ELEMENTER pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV di Sekolah Dasar

Authors

  • I Nurlisa N. Sid Universitas Negeri Gorontalo
  • Samsi Pomalingo Universitas Negeri Gorontalo
  • Candra Cuga Universitas Negeri Gorontalo
  • Aina Nurdiyanti Universitas Negeri Gorontalo
  • Muhammad Sarlin Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurainun Nurainun Universitas Negeri Gorontalo
  • Yuli Adhani Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.30605/cjpe.9.3.2026.9023

Keywords:

4-D, ELEMENTER, Garuda Pancasila, Media Pembelajaran, Pendidikan Pancasila

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi yang bersifat abstrak sehingga berpotensi menghambat pemahaman murid terhadap nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan murid. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Elevasi Mentalitas Terpadu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV sekolah dasar yang memadukan multimedia interaktif berbasis animasi dengan media konkret berupa papan permainan labirin beserta sistem kartu dalam satu alur pedagogis yang kohesif. Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dengan model empat tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran, yang dilaksanakan di dua sekolah di Kota Gorontalo dengan subjek murid kelas IV. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta lembar pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan persentase skor kelayakan dan indeks gain ternormalisasi untuk mengukur keefektifan media. Hasil validasi dari lima validator independen menghasilkan rata-rata kelayakan 95,6% dengan kategori sangat layak, mencakup penilaian ahli materi sebesar 88%, ahli media sebesar 100%, ahli bahasa sebesar 90%, serta dua guru praktisi masing-masing sebesar 100%. Hasil uji keefektifan menunjukkan indeks gain ternormalisasi sebesar 0,97 yang tercatat identik di kedua sekolah, yaitu dari skor rata-rata 61,25 menjadi 98,75 di sekolah pertama dan dari 68,18 menjadi 99,09 di sekolah kedua, yang termasuk dalam kategori tinggi. Respons murid terhadap media mencapai 99,58% dengan kategori sangat baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dirancang secara filosofis dan mengintegrasikan komponen digital dan fisik dalam satu alur pembelajaran yang utuh mampu menjembatani jurang antara abstraksi nilai Pancasila dengan karakteristik berpikir operasional konkret murid kelas IV, sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran yang efektif dapat dicapai bersamaan dengan keterlibatan afektif yang tinggi.

References

Abubakar, R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.

Aisyah, S., Ramadhan, M. H., Syahputri, D., P, H. H., & M, W. E. (2021). Pembangunan media pembelajaran interaktif berbasis animasi dalam meningkatkan minat belajar siswa masa pandemi. Jurnal Pendidikan Multimedia (Edsence), 3(2), 65–74. https://doi.org/10.17509/edsence.v3i2.39729

Akhadiyah, U. M., Alviani, S. T., Ningsih, K. W., & Zulfahmi, N. (2025). Pemanfaatan aplikasi labirin dalam melatih keterampilan problem solving siswa SD. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 191–198. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i1.3578

Alfandi, A., Karma, I. N., & Jiwandono, I. S. (2021). Pengaruh penggunaan media labirin terhadap minat belajar peserta didik pada muatan materi PPKn kelas III SDN 2 Seteluk. Journal of Science Instruction and Technology, 1(2). Retrieved from

Cuga, C., Astuti, N. N. N. D., & Adhani, Y. (2024). Learning Pancasila through Garuda AR media. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 7(2), 404–414. https://doi.org/10.23887/jippg.v7i2.84656

Direktorat Sekolah Dasar. (2022). Capaian pembelajaran (CP) implementasi Kurikulum Merdeka SD fase B. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Fatihah, K. A., Prameswary, I., Butar-butar, A. D., & Suryanda, A. (2023). Media Audio Visual Aids (AVA) dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada pembelajaran biologi. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(6), 204-214. https://doi.org/10.51903/pendekar.v1i6.502

Gunawan, & Ritonga, A. A. (2019). Media pembelajaran berbasis industri 4.0. Rajawali Pers.

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Wal Ashri Publishing.

Hardani, H., Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV Pustaka Ilmu.

Husain, M. A. (2024). Pengembangan permainan labirin matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik. Jurnal Pedagogi Matematika, 10(2015), 142–156. https://doi.org/10.21831/jpm.v10i2.21281

Ika, Y., Saputra, A., & Waluyati, S. A. (2024). Peningkatan motivasi belajar PKN melalui penggunaan media belajar papan labirin pada siswa SMP Negeri 10 Palembang. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 4(2), 462–472. https://doi.org/10.37304/enggang.v4i2.15519

Imanulhaq, R., & Ichsan, I. (2022). Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7-12 tahun sebagai dasar kebutuhan media pembelajaran. Waniambey: Journal of Islamic Education, 3(2), 126–134. https://doi.org/10.53837/waniambey.v3i2.174

Kurniawan, D., Priharto, D. N., & Lubis, Y. (2023). Pendidikan Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Mardatillah, A., Putri, H., Nadia, Tanjung, N. K., & Ungu, E. S. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(22), 98–105. https://doi.org/10.5281/zenodo.10097283

Mesra, R., Salem, V. E. T., Polii, M. G. M., Santie, Y. D. A., Wisudariani, N. M. R., Sarwandi, Nasar, A., Sari, R. P., Yulianti, R., D, Y. Y., & Santiari, N. P. L. (2023). Research & development dalam pendidikan. PT Mifandi Mandiri Digital.

Nainggolan, M. G., Ayunda, R., Hasibuan, W. A., & Antika, W. (2024). Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(3), 237-244. https://doi.org/10.61132/yudistira.v2i3.904

Nanda, F. A. (2025). Peran pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar 050668 Lubuk Dalam Stabat. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 5(1), 52–58. https://doi.org/10.47709/jpsk.v5i01.5478

Ngadi, N. F., Cuga, C., Nurdiyanti, A., Husain, R. I., & Nurainun, N. (2025). Pengembangan media card edu spin pada mata pelajaran pendidikan pancasila di sekolah dasar. Teaching: Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 157–165. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.5750

Noventue, R., Ginanjar, S., & Astutik, A. (2024). Hakikat pendidikan: Menginternalisasikan budaya melalui filsafat Ki Hajar Dewantara dan nilai-nilai Pancasila pada siswa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 2809–2818. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.25898

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025. (2025). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Purba, R. T. (2022). Perkembangan moral menurut Kohlberg dan implementasinya dalam perspektif Kristen terhadap pendidikan moral anak di sekolah dasar. Aletheia Christian Educators Journal, 3(1), 11–20. https://doi.org/10.9744/aletheia.3.1.11-20

Rahayuningsih, P., Hidayah, W., Primar, C. N., & Nurmelia. (2022). Fungsi dan peran media pembelajaran sebagai upaya peningkatan kemampuan belajar siswa. Education Journal: Penelitian Ibnu Rusyd, 1(2), 95–106.

Sahir, S. H. (2022). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Setya, D., & Rosada, U. D. (2021). Pengembangan permainan simulasi labirin dalam layanan bimbingan kelompok tentang konsentrasi belajar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 3(1), 85–89. https://doi.org/10.31004/jpdk.v3i1.1418

Sinaga, D. (2023). Buku ajar metodologi penelitian. UKI Press.

Slamet, F. A. (2022). Model penelitian pengembangan (RnD). Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang.

Sudarmo, S., Arifin, A., Jacob Pattiasina, P., Wirawan, V., & Aslan, A. (2021). The future of instruction media in Indonesian education: Systematic review. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 13(2), 1302–1311. https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i2.542

Syarroma, & Wijaya, I. P. (2025). Permainan labirin sebagai stimulasi perkembangan sosial emosional anak dalam bekerjasama. Jurnal Care (Children Advisory Research and Education), 12, 230–237. https://doi.org/10.25273/jcare.v12i2.20478

Terzieva, V., Bontchev, B., Dankov, Y., & Paunova-Hubenova, E. (2022). How to tailor educational maze games: The student's preferences. Sustainability, 14(11), 6794. https://doi.org/10.3390/su14116794

Wahyudi, N. A. (2024). Pentingnya mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi dalam proses belajar siswa SD. Karimah Tauhid, 3(6), 6214–6222. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i6.13341

Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R&D): Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141

Widyasepti, R. A., & Asih, S. S. (2026). Pengembangan Media Interaktif Smartbox Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(2), 902-919. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.2.2026.8595

Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074

Published

2026-07-31

How to Cite

Pengembangan Media ELEMENTER pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV di Sekolah Dasar. (2026). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 9(3), 1547-1561. https://doi.org/10.30605/cjpe.9.3.2026.9023