Analisis Penerapan Gerakan Literasi Sekolah untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30605/cjpe.9.3.2026.8888Keywords:
Literasi Membaca, Gerakan, Literasi Sekolah, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini penting dilakukan karena penguatan literasi membaca pada jenjang sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam mengembangkan kemampuan berpikir, memahami informasi, dan mendukung keberhasilan belajar siswa pada berbagai mata Pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi membaca melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru wali kelas III dan siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Gerakan Literasi Sekolah telah dilaksanakan melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, penyediaan pojok baca di kelas, serta penggunaan bahan bacaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan literasi membaca memberikan dampak positif terhadap kemampuan membaca siswa, terutama dalam memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, menjawab pertanyaan berdasarkan teks, dan menceritakan kembali isi bacaan. Faktor pendukung pelaksanaan GLS meliputi dukungan guru, tersedianya pojok baca, penggunaan buku cerita bergambar, dan kegiatan membaca rutin. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan bahan bacaan, serta perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Dengan demikian, penerapan Gerakan Literasi Sekolah memiliki hubungan positif terhadap peningkatan kemampuan literasi membaca siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe.
References
Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. (2018). Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis. Bumi Aksara.
Agustina, Z., Murniati, N. A. N., & Reffiane, F. (2023). Analisis faktor penyebab rendahnya minat baca siswa kelas III di SDN Peterongan Kota Semarang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 5356–5369. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1147
Amriani, U., Annisa, N., Ananda, L., Alannasir, W., Nabila, N., Hasmiati, H., & Said, A. (2026). Pengaruh penggunaan gadget terhadap minat literasi baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(2), 11393–11400. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i2.38631
Apriliani, S. P., & Radia, E. H. (2020). Pengembangan media pembelajaran buku cerita bergambar untuk meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 994–1003. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.492
Bungsu, A. P., & Dafit, F. (2021). Pelaksanaan literasi membaca di sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4(3), 522–527. https://doi.org/10.23887/jp2.v4i3.40796
Ciptaningrum, R. (2022). Peningkatan keterampilan membaca nyaring melalui media pembelajaran pias-pias kata. Jurnal Literasi Digital, 2(3), 207–216. https://doi.org/10.54065/jld.2.3.2022.186
Dalman. (2017). Keterampilan membaca. Raja Grafindo Persada.
Faizah, D. U., Sufyadi, S., Anggraini, L., Waluyo, W., Dewayani, S., Muldian, W., & Roosaria, R. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Febriana, M. P. M., Astuti, N., Diana, S. M., Sowiyah, S., & Pangestu, D. (2023). Analisis implementasi Gerakan Literasi Sekolah melalui pojok baca dalam meningkatkan kemampuan membaca. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 10(1), 89–101. https://doi.org/10.24042/terampil.v10i1.13725
Hijjayati, Z., Makki, M., & Oktaviyanti, I. (2022). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas 3 di SDN Sapit. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1435–1443. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.774
Jannah, M. (2025). Membangun rumah literasi di desa: Menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.54065/jld.5.1.2025.558
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kompri. (2017). Belajar: Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Media Akademi.
Madeamin, S. (2021). Gerakan literasi sekolah. Abdimas Langkanae, 1(1), 9–12. https://pusdig.web.id/abdimas/article/view/8
Mutadin, A., Sutanto, S., Rondli, W. S., & Kanzunnudin, M. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Guru Sekolah Dasar, 1(1). https://doi.org/10.70277/jgsd.v1i1.0002
Navida, I., Rasiman, R., & Fajriyah, K. (2023). Kemampuan literasi membaca peserta didik pada muatan Bahasa Indonesia kelas 3 di sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 1034–1039. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4901
Nisa, R. A. (2025). Analisis rendahnya minat baca siswa Sekolah Dasar Negeri Karangwidoro 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 4(1), 49–56. https://doi.org/10.38048/jcpa.v4i1.4757
Pasa, S. S., & Hafalaudza, D. N. (2025). Identifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri Panongan 1 Tangerang. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(2), 918–931.
Rahmawati, D. (2022). Literasi sekolah pada siswa sekolah dasar. Alfabeta.
Saba, R. R. (2024). Analisis pengaruh kualitas sarana prasarana terhadap efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Management and Education.
Sari, E. I., Wiarsih, C., & Bramasta, D. (2021). Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada peserta didik di kelas IV sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 74–82. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i1.847
Subandi, S., Sya, M. F., & Syawalin, N. N. (2025). Pentingnya pendidikan sejak dini dalam pembentukan karakter setiap anak. Karimah Tauhid, 4(1), 407–414.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yuliantoro, S. (2022). Pemanfaatan media flashcard berbarcode untuk meningkatkan aktivitas literasi IPA siswa SDN Tileng Dagangan. Jurnal Literasi Digital, 2(2), 96–101. https://doi.org/10.54065/jld.2.2.2022.132
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kresensia Putri Cahyanti, Kusnanto Kusnanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with CJPE agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







