Penguatan Identitas Nasional Mahasiswa melalui Program Heritage Education Berbasis Nilai-Nilai Budaya Luwu di Istana Kedatuan Luwu

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/df474a29

Keywords:

Heritage Education; Identitas Nasional; Budaya Luwu; PPKn; Warisan budaya.

Abstract

Arus globalisasi menghadirkan tantangan dalam upaya memperkuat identitas nasional, khususnya di kalangan mahasiswa. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut adalah mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran melalui Program Heritage Education. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai identitas nasional melalui internalisasi nilai-nilai budaya Luwu yang dilaksanakan di Istana Kedatuan Luwu. Program ini melibatkan 40 mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Heritage Education yang terdiri atas lima tahapan, yaitu pretest, penyampaian materi tentang identitas nasional dan budaya Luwu, heritage tour, diskusi dan refleksi kelompok, serta posttest yang dilengkapi dengan evaluasi menggunakan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa, yang ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 62,1 pada pretest menjadi 87,6 pada posttest. Selain itu, rata-rata skor persepsi peserta berdasarkan angket juga meningkat dari 3,02 menjadi 4,80. Hasil refleksi mengungkapkan bahwa mahasiswa mampu menghubungkan nilai-nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge dengan nilai-nilai Pancasila serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional. Program ini memberikan manfaat berupa meningkatnya pemahaman, kesadaran budaya, dan karakter kewarganegaraan mahasiswa. Dengan demikian, pemanfaatan Istana Kedatuan Luwu sebagai media Heritage Education terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam menginternalisasikan identitas nasional melalui pembelajaran berbasis budaya lokal dan berpotensi untuk diterapkan pada kegiatan serupa di lingkungan perguruan tinggi.

References

Achille, C., & Fiorillo, F. (2022). Teaching and Learning of Cultural Heritage: Engaging Education, Professional Training, and Experimental Activities. Heritage, 5(3), 2565–2593. https://doi.org/10.3390/heritage5030134

Banks, J. A. (2017). Failed Citizenship and Transformative Civic Education. Educational Researcher, 46(7), 366–377. https://doi.org/10.3102/0013189X17726741

Dadang Mulyana. (2024). National Character, Local Wisdom, and Citizenship Education: Building National Identity Through Education. Journal Arbitrase : Economy, Management and Accounting, 2(02), 87–93. https://doi.org/10.58471/arbitrase.v2i02.118

Damanik, P. C. I. C., & Kedhaton, A. S. (2026). Reframing Banks’ multicultural education: Democratic subjectification and decolonial perspectives on transformative citizenship in elementary education. Social Sciences & Humanities Open, 14, 103121. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2026.103121

Dzikri, A., Khairinnahda, F., Adanan, M., Azhar, F., & Dahnilsyah, D. (2026). Organisasi Tradisional: Identitas Budaya Masyarakat: Traditional Organizations: Cultural Identity of Society. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 8(1), 155–161. https://doi.org/10.23887/jabi.v8i1.106519

Gómez-Carrasco, C. J., Miralles-Martinez, P., Fontal, O., & Ibañez-Etxeberria, A. (2020). Cultural Heritage and Methodological Approaches—An Analysis through Initial Training of History Teachers (Spain–England). Sustainability, 12(3), 933. https://doi.org/10.3390/su12030933

Helferich, P. S., Heidbrink, H., Pleil, T., & Rademacher, L. (2026). Transformative learning and life competencies and their application for the education of communication professionals. Journal of Communication Management, 1–18. https://doi.org/10.1108/JCOM-12-2024-0268

Rahmawati, E. N., Sutrisno, C., & Fianisa, R. (2024). Multicultural education based on local wisdom in the perspective of citizenship education through the nguras enceh tradition. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2). https://doi.org/10.21831/jc.v21i2.76678

Rizky, W. A., Tsaqila, D. Q., & Nelwati, S. (2024). Civic Education as Strategies to Strengthen the National Identity of Indonesian Students. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 2, 29–37. https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2024.2.69

Smith, L. (2020). Uses of Heritage. In C. Smith (Ed.), Encyclopedia of Global Archaeology (pp. 10969–10974). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-30018-0_1937

Sumardjoko, B., & Musyiam, M. (2018). Model of Civic Education Learning Based on The Local Wisdom for Revitalizing Values of Pancasila. Jurnal Cakrawala Pendidikan. https://doi.org/10.21831/cp.v37i2.18037

Thanh, H. N. T., Thi, L. T., Duong, T. H., Thi, L. A. N., Thi, M. H. N., & Thi, T. H. N. (2025). Integrating Cultural Heritage into Civic Education: Practices, Challenges, and Prospects. Journal of Cultural Analysis and Social Change. https://doi.org/10.64753/jcasc.v10i2.2276

Wahdiniawati, Jatmiko Murdiono, Rita Mulyanti, & Nurhayati. (2023). Improving Local Wisdom and Local Culture in the 5.0 Era. Dinasti Information and Technology, 1(2), 44–49. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/dit.v1i2

Wahyudi, I., Herwin, H., Wuryandani, W., & Utami, C. T. (2025). Integrating Local Wisdom in Elementary School to Strengthen Cultural Identity in the Digital Era. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 359–369. https://doi.org/10.46843/jpm.v4i2.458

Yatim, H., Jayadi, K., Jamilah, J., Abduh, A., & Prusdianto, P. (2025). Integrating cultural heritage into education: The supportive role of schools in traditional festivals in West Sulawesi. Discover Education, 4(1), 379. https://doi.org/10.1007/s44217-025-00847-2

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Penguatan Identitas Nasional Mahasiswa melalui Program Heritage Education Berbasis Nilai-Nilai Budaya Luwu di Istana Kedatuan Luwu. (2026). Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 1-18. https://doi.org/10.30605/df474a29