Penguatan Literasi Sastra Siswa Sunshine melalui Pelatihan dan Pementasan Drama serta Puisi
DOI:
https://doi.org/10.30605/mzayyn60Keywords:
Literasi Sastra, Drama, Puisi, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah DasarAbstract
Abstrak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan literasi sastra pada siswa Sekolah Dasar Sunshine melalui pelatihan dan pementasan drama serta puisi sebagai media pembelajaran yang kreatif, partisipatif, dan bermakna. Literasi sastra memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, kepekaan emosional, serta karakter peserta didik sejak usia dini. Namun, pada praktiknya, pembelajaran sastra di sekolah dasar masih sering terbatas pada kegiatan membaca teks tanpa penghayatan dan ekspresi yang mendalam. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif yang mampu menjembatani pemahaman teks sastra dengan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan bagi siswa.
Kegiatan PKM ini melibatkan dua puluhan siswa dan siswi SD Sunshine sebagai mitra utama, dengan dosen dan mahasiswa Universitas Sawerigading sebagai tim pelaksana. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara bertahap dan partisipatif selama dua hingga tiga minggu, yang meliputi tahap persiapan dan koordinasi, pelatihan literasi sastra berbasis drama dan puisi, latihan intensif dan gladi bersih, serta pementasan dan evaluasi kegiatan. Pada tahap pelatihan, siswa dibimbing untuk membaca, memahami, dan menginterpretasikan puisi “Karawang–Bekasi” karya Chairil Anwar, termasuk konteks sejarah, nilai perjuangan, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Selain itu, siswa juga dilatih teknik olah vokal, ekspresi, gerak, dan penghayatan peran untuk mendukung pementasan sastra secara utuh.
Puncak kegiatan PKM berupa pementasan drama dan puisi yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2025 di halaman Sekolah Sunshine yang telah disiapkan panggung khusus, dalam rangkaian acara Sunshine Language Fiesta. Kegiatan ini disaksikan oleh orang tua siswa, guru, serta dewan juri yang berasal dari Indonesia dan Filipina. Pementasan berlangsung meriah dan menjadi salah satu penampilan utama dalam kegiatan tersebut.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan drama dan puisi sebagai media literasi sastra mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan mengapresiasi karya sastra, mengekspresikan emosi dan makna teks, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam tampil di depan umum. Selain itu, penghayatan terhadap puisi bertema perjuangan juga berkontribusi dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan manfaat nyata bagi siswa dan sekolah mitra, serta berpotensi untuk dikembangkan dan direplikasi sebagai model penguatan literasi sastra berbasis seni pertunjukan di sekolah dasar.
References
Abidin, Y. (2015). Pembelajaran multiliterasi: Sebuah jawaban atas tantangan pendidikan abad ke-21 dalam konteks keindonesiaan. Refika Aditama.
Anwar, C. (2014). Aku ini binatang jalang: Kumpulan puisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. https://books.google.com/
Dafit, F., & Ramadan, Z. H. (2020). Pelaksanaan program gerakan literasi sekolah (GLS) di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1429–1437. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.585
Hidayat, A., & Nurhadi. (2019). Pembelajaran sastra berbasis performatif untuk meningkatkan apresiasi sastra siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 145–156. https://ejournal.upi.edu/
Kemendikbud. (2017). Panduan gerakan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan penguatan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, B. (2021). Teori pengkajian fiksi (Edisi revisi). Gadjah Mada University Press.
Pradopo, R. D. (2017). Pengkajian puisi. Gadjah Mada University Press.
Saddhono, K., & Slamet, S. Y. (2014). Pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia: Teori dan aplikasi. Graha Ilmu.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyanto, S. (2015). Pembelajaran untuk anak usia sekolah dasar. Jakarta: Kencana. https://prenadamedia.com/
Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Wibowo, A. (2017). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Pustaka Pelajar.
Yusuf, S., & Nani, M. S. (2020). Peran literasi dalam penguatan karakter peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 157–168
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masdianti Masdianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





3.jpg)



.png)
