Kader Tangguh Gizi: Pelatihan Antropometri Berbasis Digital untuk Optimalisasi Deteksi Dini Malnutrisi
DOI:
https://doi.org/10.30605/z6zd0811Keywords:
Antropometri, Deteksi dini, Edukasi video, Kader kesehatan, MalnutrisiAbstract
Permasalahan status gizi kurang pada anak di bawah lima tahun masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan deteksi dini secara tepat melalui pengukuran dimensi tubuh manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penggunaan alat ukur antropometri melalui edukasi berbasis video di Desa Kampung Beru. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi awal, identifikasi masalah menggunakan analisis kekuatan dan kelemahan, penyusunan media edukasi, pelaksanaan uji awal, pemberian edukasi menggunakan video, serta evaluasi melalui uji akhir. Sasaran kegiatan adalah sembilan belas kader kesehatan yang aktif dalam kegiatan pusat pelayanan terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan kader setelah intervensi, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 72,35% menjadi 95,4%. Edukasi berbasis video dinilai efektif karena menerapkan prinsip pembelajaran multimedia yang menggabungkan saluran visual dan auditori sehingga memudahkan kader memahami prosedur secara mandiri. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan inovasi digital mampu meningkatkan akurasi deteksi dini masalah gizi di tingkat masyarakat melalui keterlibatan aktif kader posyandu
References
Amirul, D., Elyasari, & Arsulfa. (2023). Temuan dari Survei Sosial Ekonomi Indonesia dan Survei Status Gizi Indonesia pada faktor yang mempengaruhi prevalensi stunting. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(2). https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.902
Anugrahaeni, H. A., Nugraheni, W. T., & Ningsih, W. T. (2022). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua tentang stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Semanding. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 6(1), 64–72.
Ebbini, E. (2023). Enhancing collaborative and self-paced learning in traditional and distance education settings. Dalam Higher Education in the Arab World: E-Learning and Distance Education (hlm. 223–245). Springer.
Fariqy, M. I., & Graharti, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi malnutrisi. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 14(2), 301–305. https://doi.org/10.53089/medula.v14i2.986
Febianti, A., Shulthoni, M., Masrur, M., & Safi’i, M. A. (2023). Pengaruh tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, dan pengalaman kerja terhadap produktivitas kerja di Indonesia. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 198–204.
Fitriana, A. (2024). Gambaran pengetahuan dan keterampilan kader dalam pengukuran antropometri dan pengisian KMS di wilayah kerja Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran [Karya Tulis Ilmiah]. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.
Fitrianingsih, A. D. R., Rizkika, M. A., Musyaropah, N., & Anggrahini, S. G. (2025). Peningkatan keterampilan pengukuran antropometri kader posyandu sebagai upaya deteksi dini stunting. Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 221–232. https://doi.org/10.36082/gemakes.v5i2.2062
Harna, H., Asmirajanti, M., Rahmawati, R., Nurshabrina, N., Permatasari, B. P., & Ramadhanti, K. (2024). Peningkatan kapasitas kader dalam deteksi risiko Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil melalui pelatihan pengukuran lingkar lengan atas di Posyandu Dahlia Desa Kabasiran. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1958–1965.
Hidayah, N., Rahmawati, N., & Jamil, N. (2025). Efektivitas model SMEERI (Self Management Education for Pregnancy Risk) melalui video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Sci-Tech Journal, 4(1), 17–23.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Krisnawati, O., & Erwandi, D. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan prevalensi stunting pada anak usia 5-12 tahun berdasarkan SKI 2023. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 5(2), 125–134. https://doi.org/10.36082/jmswh.v5i2.2167
Kusnadi, E., Widadi, S. Y., Awaludin, A. A., Perceka, A. L., Ritonga, S. N., & Purwanto, N. S. F. (2024). Pemberdayaan kader posyandu dalam pelatihan antropometri di wilayah kerja Puskesmas Wanaraja Kabupaten Garut. Abdimas Galuh, 6(1), 117–126.
Laraeni, Y., Adiyasa, I. N., Darni, J., Irianto, & Tohriah, I. (2023). Penggunaan media video terhadap keterampilan kader dalam menimbang balita. Pontianak Nutrition Journal, 6(1), 351–355. https://doi.org/10.30602/pnj.v6i1.1145
Masmuri, M., Hidayah, N., & Limansyah, D. (2025). Edukasi digital: Optimalisasi peran kader kesehatan melalui video pembelajaran peduli stunting. Lembah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 29–35.
Mayer, R. E. (2022). The future of multimedia learning. The Journal of Applied Instructional Design, 11(4), 69–77.
Mayer, R. E. (2024). The past, present, and future of the cognitive theory of multimedia learning. Educational Psychology Review, 36(1), 8.
Monikasari, M., Mangalik, G., Davidson, S. M., Renyoet, B. S., & Nugroho, K. P. A. (2024). Penguatan kapabilitas kader posyandu melalui pelatihan antropometri untuk deteksi dini masalah gizi stunting. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 6(2), 338–343. https://doi.org/10.36565/jak.v6i2.795
Nayotama, H., Erwin, T., & Aziza, N. (2025). Efektivitas metode promosi kesehatan melalui media video edukasi aplikasi TikTok terhadap pengetahuan dan sikap tentang tindakan pencegahan stunting pada kader posyandu. The Journal of Mother and Child Health Concerns, 4(7), 485–490. https://doi.org/10.56922/mchc.v4i7.1437
Nuriza, I. A., Fahmi, M., & Mas’ud, A. (2025). Penggunaan media digital berbasis video animasi dalam memotivasi peserta didik di SMP Negeri 5 Surabaya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 246–260.
Oktaviasari, D. I., Kurniasari, M. A., & Pramesti, G. S. (2025). Analisis pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam penggunaan antropometri kit sebaga upaya deteksi dini stunting balita di wilayah kerja Puskesmas Campurejo Kota Kediri. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 8691–8696. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.45145
Sari, N., & Christy, J. (2025). Factors influencing stunting among children aged 0–59 months. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(4), 981–988. https://doi.org/10.37287/ijghr.v2i4.250
Setiawan, R., & Triayudi, A. (2022). Klasifikasi status gizi balita menggunakan Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor berbasis web. Jurnal Media Informatika Budidarma, 6(2), 777–785. https://doi.org/10.30865/mib.v6i2.3566
Simbolon, D., Lestari, L. K., Andriani, L., & Setia, A. (2024). Presisi dan akurasi pengukuran panjang dan tinggi badan anak. Penerbit NEM.
Sovitriana, R., Budilaksono, S., Dewi, E. P., Nasution, E. S., Trikariastoto, S. T., Nurina, N., & Kencana, W. H. (2024). Optimalisasi pelatihan kader posyandu dan guru dalam meningkatkan pendidikan dan kesehatan masyarakat Desa Margaluyu, Jawa Barat. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1700–1710.
Wardani, D. (2023). Efektifitas edukasi menggunakan media audio visual dan e-leaflet terhadap peningkatan pengetahuan kader posyandu dalam pencegahan stunting di masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan.
World Health Organization. (2018). Guideline on health policy and system support to optimize community health worker programmes. World Health Organization
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bachtiar Ishak, Irma Irma, Nur Alam, Mahendri Deayu Putri, Sanrebayu Sanrebayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





3.jpg)



.png)
