Evaluasi dan Karakterisasi Galur Jagung Hasil Persilangan Multiple Cross Generasi S6
Evaluation and Characterization of Corn Lines Resulting from Multiple Crossing of the S6 Generation
DOI:
https://doi.org/10.30605/rgh1k826Keywords:
Evaluasi, jagung; karakterisasi, multiple crossAbstract
Jagung merupakan komoditas yang banyak memberikan kontribusi dalam penyediaan bahan pangan. Untuk menutupi kebutuhan industri setiap tahunnya yang juga dipengaruhi oleh meningkatnya daya beli masyarakat, perlu dilakukan peningkatan produktivitas melalui pemanfaatan galur inbrida unggul melalui persilangan multiple cross. Penelitian ini bertujuan memperoleh galur jagung hasil persilangan multiple cross dengan potensi produksi tinggi. Penelitian dilaksanakan di BRMP Serealia, Maros, Sulawesi Selatan dengan titik koordinat 4°59'09.0"S 119°34'34.6"E. yang dimulai pada bulan Juni sampai September 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan bersekat (Augmented Design) dengan 40 genotipe hasil persilangan multiple cross dengan 4 blok. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan genotipe berpengaruh signifikan pada beberapa karakter. Galur hasil persilangan multiple cross memiliki potensi hasil paling tinggi berdasarkan sidik ragam adalah G23.3 Terdapat perbedaan yang nyata pada karakter kualitatif dan kuantitatif di antara 40 galur jagung hasil persilangan multiple cross.
Corn is a commodity that contributes significantly to the supply of food. To meet annual industrial needs, which are also influenced by rising purchasing power, productivity needs to be increased by using superior inbred lines through multiple crosses. This study aims to obtain corn lines resulting from multiple crosses with high production potential. The study was conducted at BRMP Serealia, Maros, South Sulawesi, at coordinates 4°59'09.0"S 119°34'34.6"E, from June to September 2025. This study used an Augmented Design design with 40 genotypes resulting from multiple crosses in four blocks. The analysis of variance results showed that genotype treatment significantly affected several traits. The line with the highest yield potential, based on analysis of variance, was G23.3. There were significant differences in qualitative and quantitative traits among the 40 maize lines resulting from multiple crosses.
References
Akfindarwan, A. K. (2023). Seleksi Segregan Transgresif Hasil Persilangan Sendiri Jagung Generasi S2 dan S3 yang Dibentuk dari Single Cross, Double Cross, dan Magic Population. Thesis. Universitas Hasanuddin.
Aprilia, N. (2024). Evaluasi Segregan Transgresif Jagung S3 Hasil Persilangan Double Cross Berdasarkan Line Tester Mating Design. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Hasanuddin. Makassar.
Awidiyantini, R. (2021). Perbandingan produksi jagung lokal madura dari benih hasil inbreeding dan persilangan bebas. Jurnal Agrosains: Karya Kreatif Dan Inovatif, 6(1), 35-40. DOI: https://doi.org/10.31102/agrosains.2021.6.1.35-40
BPS Indonesia. (2024). Analisis Produktivitas Jagung dan Kedelai di Indonesia 2020. Indonesia: BPS-RI.
Dini, N. A. R., Azizah, E., Samaullah, M. Y., dan Susanto, U. (2023). Hubungan kekerabatan beberapa varietas unggul terpilih tanaman padi (Oryza sativa L.) berdasarkan marka morfologi. Jurnal Agroplasma, 10(1), 25-34.
Edy, A., Sari, R. P. K., dan Pujisiswanto, H. (2021). Pengaruh dosis pupuk organik bio-slurry cair dan waktu aplikasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Agrotropika, 20(1), 17-27. DOI: https://doi.org/10.23960/ja.v20i1.4755
Evizal, R., dan Prasmatiwi, F.E. (2022). Gejala produktivitas rendah dan pertanian degeneratif. Jurnal Agrotropika, 21(2), 75-85. DOI: https://doi.org/10.23960/ja.v21i2.6155
Farid, M., Azrai, M., Nur, A., Syahruddin, K., Efendi, R., Suwarno, W. B., dan Anshori, M. F. (2025). Diversity analysis of convergent-derived breeding maize inbred lines using SSR markers. International Journal of Agriculture and Biosciences, 14(4), 596-605.
Irmadamayanti, A., Rahayu, H., Wahyuni, A.N., Muchtar, Padang, I.S., dan Saidah. (2022). Penampilan pertumbuhan dan hasil beberapa VUB jagung hibrida di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Jurnal Envisoil, 2 (1), 10-17.
Kementerian Pertanian. (2014). Panduan Pelaksanaan Uji (PPU) Keunikan, Keseragaman dan Kestabilan Jagung Maize Zea mays L. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. Kementerian Pertanian.
Maintang, Efendi, R., dan Azrai, M. (2018). Penampilan karakter beberapa genotipe jagung hibrida pada kondisi kekeringan. Informatika Pertanian, 27(1), 47 - 62 DOI: https://doi.org/10.21082/ip.v27n1.2018.p47-62
Malau, L. R. E., Rambe, K. R., Ulya, N. A., dan Purba, A. G. (2023). Dampak perubahan iklim terhadap produksi tanaman pangan di Indonesia. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 34-46. DOI: https://doi.org/10.25181/jppt.v23i1.2418
Melia, F., Aldian, F. M., Pahlevi, M. S. F., Risqullah, R. N. I., dan Oktaffiani, S. 2023. Peran pemerintah dalam meningkatkan volume ekspor jagung. Jurnal Economina, 2(1), 269-284. DOI: https://doi.org/10.55681/economina.v2i1.287
Mujahidin, B. A., Marfuah, M., Tiara, T., Hidayah, A. N., Alfiani, Y., Nailussaada, D., dan Widjaja, H. (2022). Pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi pakan ternak (silase) di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 4(1), 26-31. DOI: https://doi.org/10.29244/pim.4.1.26-31
Mukminati. (2024). Evaluasi Segregan Transgresif Jagung S3 Hasil Persilangan Convergent Breeding dan Potensi Persilangannya Berdasarkan Line Tester Mating Design. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Hasanuddin. Makassar.
Niantama, H., Erlina Ambarwati, S. P., dan Wulandari, R. A (2025). Evaluasi pertumbuhan dan produktivitas tiga calon kultivar hibrida jagung manis (Zea mays L. Var. Saccharata). Vegetalika, 14(2), 137-148. DOI: https://doi.org/10.22146/veg.101451
Pratama, S.A., dan Saptadi, D. (2018). Potensi hasil galur-galur harapan padi sawah. Jurnal Produksi Tanaman, 6(7), 1549-1555
Priska, M., Peni, N., Carvallo, L., dan Ngapa, Y. D. (2018). Antosianin dan pemanfaatannya. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), 6(2), 79-97.
Putra, N. dan Soetopo, L. (2025). Karakterisasi morfologi enam calon varietas tanaman jagung pakan. Jurnal Produksi Tanaman. 13(1). 1-9.
Putri, D.S.I. (2016). Keragaman Genotipik dan Fenotipik pada Sembilan Genotip Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.
Rohmaniya, F., Jumadi, R., dan Redjeki, E. S. (2023). Respon pertumbuhan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) pada pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk NPK. TROPICROPS (Indonesian Journal of Tropical Crops), 6(1), 37-51. DOI: https://doi.org/10.30587/tropicrops.v6i1.5376
Saati, E. A., Damat, D., dan Wahyudi, A. (2024). Potensi Ubi Jalar Ungu Analisis Kandungan Antosianin. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup. Malang.
Sihaloho, A.N., dan J. Purba. (2021). Evaluasi karakter vegetatif F3 tanaman kedelai (Glycine max L.) hasil seleksi pedigree pada tanah masam dataran tinggi. Agro Bali Agric. J. 4(1): 87–93. DOI: https://doi.org/10.37637/ab.v0i0.686
Solihat, N. A., Anugrahwati, D. R., dan Zubaidi, A. (2024). Kadar brix berbagai ruas batang dan sifat-sifat agronomi sorgum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) pada fase daun bendera. Jurnal Pertanian Agros, 26(2), 1033-1040.
Syafii, M., Fitriani, A., Wicaksana, N., dan Ruswandi, D. (2024). Evaluasi daya hasil beberapa galur mutan jagung manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) Var. Ms-Unsika hasil iradiasi sinar gamma pada generasi M1. Zuriat, 35(1), 21-28. DOI: https://doi.org/10.33661/jai.v8i1.9730
Syukur, M., Sriani, S., dan Rahmi, Y. (2012). Teknik Pemuliaan Tanaman. Niaga Swadaya: Jakarta.
Wardhani, Y., dan Qomariah, U. K. N. (2021). Pemuliaan Tanaman. LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah.
Zein, N. (2024). Pengembangan Varietas Unggul Jagung Hibrida untuk Ketahanan Pangan Nasional. literacy notes, 2(1), 1-7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muh. Farid, Muhammad Azrai, Muhammad Fuad Anshori, Roy Efendy, Karlina Syahruddin, Amin Nur, Jekvy Hendra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.











