Spesies Lalat Buah pada Tanaman Mentimun yang Dibudidayakan di Kota Tarakan

Fruit Fly Species on Cucumber Plants Cultivated in Tarakan City

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/bta1kk36

Keywords:

atraktan, lalat buah, perangkap kuning berperekat, populasi

Abstract

Tanaman mentimun adalah salah satu jenis tanaman yang tergolong dalam famili Cucurbitaceae. Salah satu hama utama yang sering ditemukan pada tanaman mentimun yaitu lalat buah. Untuk menekan serangan hama lalat buah, dapat digunakan beberapa perangkap, yaitu perangkap kuning berperekat dan perangkap atraktan. Tujuan penelitian untuk mengetahui populasi lalat buah yang terperangkap dalam penggunaan perangkap kuning dan perangkap atraktan serta spesies apa saja yang terdapat pada tanaman mentimun yang dibudidayakan di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, di mana data disajikan dalam bentuk gambar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat tiga spesies lalat buah, yaitu Bactrocera dorsalis, Bactrocera umbrosa, dan Bactrocera carambolae, dengan total populasi mencapai 762 ekor. Lalat buah yang terperangkap pada perangkap kuning hanya 4 ekor, sementara yang terperangkap pada perangkap atraktan berjumlah 758 ekor.

Cucumber plants are part of the Cucurbitaceae family. One of the primary pests that affects cucumber plants is the fruit fly. To reduce fruit fly infestations, several traps can be used, such as sticky yellow traps and attractant traps. This study aims to assess the fruit fly population captured using yellow traps and attractant traps, as well as to identify the species present on cucumber plants grown in Tarakan City. The research design used is a qualitative descriptive design, presented in the form of images. The findings indicate the presence of three fruit fly species: Bactrocera dorsalis, Bactrocera umbrosa, and Bactrocera carambolae, with a total population of 762 individuals. Only 4 fruit flies were caught in the yellow traps, while 758 were caught in the attractant traps.

References

Adnan, M. R., Aini, N., Oktaval, G., Ainur, M., Firdaus, M. A., & Mauludy, M. G. (2024). Perkembangan bioteknologi CRISPR/Cas9 dalam pemuliaan tanaman mentimun. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(5), 1483–1490.

Agustini, N. W. S., Sunari, A., & Yuliadhi, K. A. (2019). Kelimpahan populasi dan persentase serangan lalat buah (Bactrocera Spp.) (Diptera: Tephritidae) pada tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) di beberapa kabupaten Provinsi Bali. Journal of Agricultural Science and Biotechnology, 8(1), 22–30.

Arma, R., Sari, D. E., & Irsan, I. (2019). Identifikasi hama lalat buah (Bactrocera sp) pada tanaman cabe. Agrominansia, 3(2), 109–120.

Budiyani, N. K., & Sukasana, I. W. (2020). Pengendalian serangan hama lalat buah pada intensitas kerusakan buah cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dengan bahan petrogenol. Agrica, 13(1), 15–27. https://doi.org/10.37478/agr.v13i1.279

Djojosumarto, P. (2020). Pengetahuan Dasar Pestisida Pertanian dan Penggunaannya. AgroMedia.

Eriyanti, D., Lumowa, S. V. T., Herliani, H., & Masitah, M. (2024). Potensi pestisida nabati kombinasi ekstrak daun lamtoro (Leucaena leucocephala) dan biji mahoni (Swietenia macrophylla King) guna menekan hama pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Symbiotic: Journal of Biological Education and Science, 5(2), 170–178. DOI: https://doi.org/10.32939/symbiotic.v5i2.151

Helmawan, F. L., Mursiani, S., & Septia, E. D. (2023). The effectiveness test of essential oils to control fruit fly (Bactrocera sp.) on crystal guava (Psidium guajava L.). Journal of Tropical Crop Science and Technology, 5(1), 1–20. https://doi.org/10.22219/jtcst.v5i1.29696

Jusmanto, J., Nasir, B., & Yunus, M. (2019). Daya tarik metil eugenol terhadap populasi lalat buah (Bactrocera sp.) pada berbagai ketinggian dan warna perangkap pada pertanaman cabai merah. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 10–19.

Maesyaroh, S. S., Mutakin, J., & Fathurrohman, B. I. (2022). Pengaruh warna perangkap dan dosis metil eugenol terhadap lalat buah (Bactrocera spp.) yang terperangkap pada pertanaman tomat. CR Journal (Creative Research for West Java Development), 8(2), 121–126. https://doi.org/10.34147/crj.v8i2.313

Mino, M. I., & Sataral, M. (2022). Keefektifan warna perangkap dengan atraktan petrogenol terhadap lalat buah pada tanaman cabai keriting (Capsicum annum L). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 2(1), 130–136. https://doi.org/10.52045/jimfp.v2i1.268

Mujiono, M., & Tarjoko, T. (2021). Pengaruh Pestisida nabati buah maja-umbi gadung dan pupuk organik ecofarming terhadap hama utama tanaman terung. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 23(1), 1–9. 10.30595/agritech.v23i1.9479

Mumpuni, A. M. (2024). Efektivitas Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Sebagai Insektisida Nabati Terhadap Mortalitas Lalat Buah (Bactrocera sp.). [Skripsi]. Universitas Pasundan.

Nasution, A. R. (2018). Keragaman dan Kelimpahan Serangga pada Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) di Kelurahan Bandar Khalifah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. [Skripsi]. Universitas Medan Area.

Nawawi, R. (2018). Kelimpahan Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Berbagai Jenis Buah-buahan yang Terdapat di Pasar Tugu Bandar Lampung (Sebagai Sumber Belajar Biologi Materi Keanekaragam Hayati pada Peserta Didik Sma Kelas X Semester Ganjil). [Skripsi]. UIN Raden Intan.

Permana, M. A., Hanif, A., & Hashim, N. A. (2024). Keragaman serangga pada tanaman kacang kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) di Bukit Kor, Marang, Terengganu. Fruitset Sains: Jurnal Pertanian Agroteknologi, 11(6), 391–397. https://doi.org/10.35335/fruitset.v11i6.4839

Rahmanda, E. (2017). Identifikasi Spesies Lalat Buah Genus Bactrocera (Diptera: Tephritidae) pada Komoditas Cabai (Capsicum Sp) Pasar Bandar Lampung (Sebagai Alternatif Model Praktikum Materi Keanekaragaman Hayati pada Peserta Didik SMA Kelas X Semester Genap). [Skripsi]. UIN Raden Intan.

Sahetapy, B., Uluputty, M. R., & Naibu, L. (2019). Identifikasi lalat buah (Bactrocera spp), pada tanaman cabai (Capsicum annum L.) dan belimbing (Averrhoa carambola L.) di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agrikultura, 30(2), 63–74.

Sari, D. E., Sunarti, S., Nilawati, N., Mutmainna, I., & Yustisia, D. (2020). Identifikasi hama lalat buah (Diptera: Tephiritidae) pada beberapa tanaman hortikultura. Agrominansia, 5(1), 1–9.

Sianipar, M. S. (2018). Fluktuasi populasi dan keragaman musuh alami hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada lahan padi sawah di wilayah Universitas Wiralodra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Agrikultura, 29(2), 82–88.

Siti, R. S. (2019). Respon Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Zat Pengatur Tumbuh Ethepon dan Pupuk NPK. [Skripsi]. Universitas Andalas.

Zonicha, S., & Ardoni, A. (2017). Perangkap hama untuk arsip di kantor Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Koto IX Tarusan. Ilmu Informasi Perpustakaan Dan Kearsipan, 6(1), 364–370.

Downloads

Published

2026-07-15