Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Mikrobial Kalium Phospat Sebagai Inovasi Nutrisi Hidroponik untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Utilization of Microbial Potassium Phosphate Liquid Organic Fertilizer as an Innovative Hydroponic Nutrient to Support Sustainable Food Self-Sufficiency

Authors

  • Sepiya Nutriana Dewi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Fedri Ibnusina Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Nofrianil Nofrianil Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Imelya Ramanis Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

DOI:

https://doi.org/10.30605/hry06a06

Keywords:

hidroponik, pakcoy, POC MKP, nutrisi organik, swasembada pangan

Abstract

Percepatan pencapaian swasembada pangan berkelanjutan menuntut penerapan teknologi pertanian yang efisien dan berbasis sumber daya lokal. Sistem hidroponik menjadi alternatif budidaya di lahan terbatas dengan produktivitas tinggi, tetapi penggunaannya masih bergantung pada nutrisi sintetis seperti AB Mix  yang berbiaya mahal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Mikrobial Kalium Phospat (POC MKP) sebagai substitusi parsial AB Mix  terhadap respon tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) pada sistem hidroponik serta menentukan kombinasi dosis paling efektif dalam mendukung efisiensi nutrisi dan produktivitas tanaman. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu 100% AB Mix  (5 ml/L), 3 ml AB Mix  + 20 ml POC MKP, dan 3 ml AB Mix  + 30 ml POC MKP, masing-masing dengan enam ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil menunjukkan bahwa penambahan POC MKP berpengaruh nyata terhadap parameter respon tanaman dan produksi. Perlakuan 3 ml AB Mix  + 20 ml POC MKP menghasilkan performa setara dengan kontrol, menunjukkan efisiensi pupuk kimia hingga 40%. Temuan ini membuktikan bahwa POC MKP berpotensi dikembangkan sebagai sumber nutrisi organik lokal dalam sistem hidroponik berkelanjutan guna mendukung kemandirian dan swasembada pangan nasional.

Achieving sustainable food self-sufficiency requires the implementation of efficient agricultural technologies based on local resources. Hydroponic cultivation is a promising alternative for high-yield production in limited land areas; however, its dependence on synthetic nutrients such as AB Mix  increases production costs. This study aimed to evaluate the effect of Microbial Potassium Phosphate Liquid Organic Fertilizer (LOF MKP) as a partial substitution for AB Mix  on the response of hydroponic pakcoy (Brassica rapa L.) and to determine the most effective combination of nutrient doses in supporting nutrient efficiency and crop productivity. The experiment was using a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments: 100% AB Mix  (5 ml/L), 3 ml AB Mix  + 20 ml LOF MKP, and 3 ml AB Mix  + 30 ml LOF MKP, each with six replications. Data were analyzed using ANOVA and Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results indicated that LOF MKP significantly affected the plant response and yield parameters. The treatment of 3 ml AB Mix  + 20 ml LOF MKP produced growth and yield comparable to the control, improving nutrient efficiency by up to 40%. These findings suggest that LOF MKP can be developed as a locally sourced organic nutrient for sustainable hydroponic systems supporting national food self-sufficiency.

References

Azwar, F., Hidayati, R., & Setyawan, A. (2021). Pengaruh pH dan ketersediaan unsur hara terhadap pertumbuhan tanaman sayuran hidroponik. Jurnal Agronomi Tropika, 10(2), 85–92. https://doi.org/10.25077/jat.2021.10.2.85-92

Baroroh, N., & Setyono, A. (2015). pemanfaatan mikroba pelarut fosfat pada pupuk organik cair untuk meningkatkan ketersediaan hara fosfor. Jurnal Tanah dan Iklim, 39(2), 87–96.

FAO. (2022). The State of Food and Agriculture 2022: Leveraging Automation in Agriculture for Transforming Agrifood Systems. FAO. https://www.fao.org/publications

Ibnusina, F., Alfikri, & Nofrianil. (2020). Konsep urban farming di Kelurahan Tiaka. Seminar Nasional Virtual “Sistem Pertanian Terpadu Dalam Pemberdayaan Petani”, 349–358.

Inayat, R. F (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati pada Pertumbuhan Tanaman Merdu (Intsia palembanica) di Lokasi Pembibitan Tambang Batu Bara PT Bukit Asam (PERSERO) Tbk. Tanjung Enim Sumatra Selatan dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA. [Skripsi]. Indralaya: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya.

Juwita, L. M. (2023). Pengaplikasian POC MKP Terhadap Pertumbuhan dan Produksi pada Usaha Stroberi (Fragaria sp). Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Juwita, R., Ningsih, D., & Sari, A. (2023). Aplikasi pupuk organik cair mikrobial kalium fosfat terhadap pertumbuhan tanaman stroberi (Fragaria sp.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(1), 55–63. https://doi.org/10.18343/jipi.28.1.55

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan 2023. Sekretariat Jenderal Kementan.

Kussani, T., & Fahrani, J. (2025). Efektivitas konsorsium mikroba pelarut fosfat lokal dalam formulasi pupuk cair organik terhadap pertumbuhan cabai rawit. Insight of Biology, 1(1), 1–4. https://doi.org/10.70716/inbio.v1i1.194 DOI: https://doi.org/10.70716/inbio.v1i1.194

Marta, A., Nofrianil, N., Ibnusina, F., & Zudri, F. (2023). Kajian formulasi nutrisi terhadap produksi pak choy (Brassica rapa L.) pada budidaya hidroponik. Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 8(1), 215–220.

Meliza, Ibnusina, F., & Nofrianil. (2025). Giving a combination of Ab-mix and LOF Jakaba to the growth and production of hydroponic pakcoy plants. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 26(2), 61–70. https://doi.org/10.30595/agritech.v26i2.22184 DOI: https://doi.org/10.30595/agritech.v26i2.22184

Nofrianil, N., Ibnusina, F., Darnetti, D., Silfia, S., & Kumbara, K. (2025). A study of aerated liquid organic fertilizer application to DFT hydroponic systems for increasing lettuce production. AIP Conference Proceedings, 3277(1), 020048. https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0269204 DOI: https://doi.org/10.1063/5.0269204

Novriani. (2018). Pemanfaatan daun gamal sebagai pupuk organik cair (POC) untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kubis bunga pada tanah podsol. Klorofil, 11(1), 15–19. DOI: https://doi.org/10.36764/ja.v1i2.39

Putra, D. R., Anggraini, N., & Rukmana, R. (2020). Peran unsur fosfor dan kalium terhadap efisiensi fotosintesis dan rasio akar–tajuk tanaman sayuran hidroponik. Jurnal Agro Sains, 7(3), 142–150. https://doi.org/10.24014/jas.v7i3.142

Rahayu, S., & Supriadi, A. (2022). Aktivitas mikroba pelarut fosfat pada pupuk fermentasi dan implikasinya terhadap pertumbuhan tanaman hidroponik. Jurnal Agroteknologi, 16(3), 211–219. https://doi.org/10.31289/jagro.v16i3.211

Rizal, M. (2017). Teknologi Budidaya Tanaman Sayuran Hidroponik di Lahan Sempit. Alfabeta Press.

Romalasari, E., Wulandari, T., & Hariani, L. (2019). Efisiensi penggunaan nutrisi AB Mix dalam sistem hidroponik pada berbagai jenis tanaman daun. Jurnal Hortikultura Indonesia, 15(2), 133–141. https://doi.org/10.29244/jhi.15.2.133

Saputra, Y., & Hidayat, A. (2022). Pengaruh rasio nutrisi organik–anorganik terhadap produktivitas tanaman sawi (B. juncea) pada sistem hidroponik rakit apung. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika, 9(2), 71–79. https://doi.org/10.25077/jipt.9.2.71

Tasnia, F. H., Ibnusina, F., & Alfikri. (2022). Analisis penggunaan pestisida nabati pada usaha budidaya pakcoy (Brassica rapa L.) hidroponik. Jurnal Pertanian Agroteknologi, 10(3), 138–145.

Wibowo, H., Prasetyo, B., & Sari, L. (2020). Dampak perubahan pH terhadap penyerapan unsur hara makro pada tanaman sayuran hidroponik. Jurnal Sains Pertanian, 7(1), 25–33. https://doi.org/10.25077/jsp.7.1.25

Yulistiana, D., Fitriani, H., & Rukmana, R. (2020). Peran mikroba pelarut fosfat dalam peningkatan efisiensi pupuk fosfat pada tanaman hortikultura. Jurnal Bioteknologi Pertanian, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.22146/jbp.2020.9.1

Downloads

Published

2026-07-15