Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia dengan Keterampilan Menulis Paragraf Argumentasi Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Palopo

  • Yusni Yusni STIKES Mega Buana Palopo
Keywords: kosakata, struktur, siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Penguasaan kosakata siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo; (2) Penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo; (3) Kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo; (4) Hubungan yang signifikan penguasaan kosakata dan struktur kalimat bahasa Indonesia dengan keterampilan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo.

Penelitian ini merupakan penelitian korelasi ganda. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 389 siswa. Sampel berjumlah 41 yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data adalah penguasaan kosakata, penguasaan struktur kalimat, dan keterampilan menulis paragraf argumentasi. Analisis data yang digunakan Uji Persyaratan Analisis dan pengujian hipotesis melalui program SPSS 20 for window.

Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa: hasil tes penguasaan kosakata nilai rata-rata 81,254. Terdapat 5 siswa atau 12.2% berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan kategori sangat rendah hanya terdiri atas 3 siswa atau 7.3%. Sisanya berada pada tingkat tinggi dan sedang sebanyak 33 siswa atau 80,5%. Hasil tes penguasaan struktur kalimat menunjukkan bahwa nilai rata-rata 79,300. Terdapat 4 siswa atau 9,8% berada pada kategori sangat tinggi, 16 siswa atau 39%  pada  kategori tinggi diikuti 15 siswa atau 36.6% pada tingkat sedang dan 6 siswa dengan kategori rendah sebesar 14,6 %. Hasil tes keterampilan menulis paragraf argumentasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata 78,049. Terdapat 5 siswa atau 12.2% berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan kategori sangat rendah hanya terdiri atas 6 siswa atau 14,6 %. Sisanya berada pada tingkat tinggi dan sedang sebanyak 30 siswa atau 73,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel penguasaan kosakata dan struktur kalimat terhadap keterampilan menulis paragraf argumentasi adalah 48,5%, sedangkan 51,5% ditentukan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam kasus/pembahasan ini. Berdasarkan tabel model summary juga diperoleh nilai probabilitas (sig. F change) = 0,000.  Karena nilai sig. F change 0.000 < 0.05 maka keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti ada hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata dan struktur kalimat bahasa Indonesia dengan keterampilan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisumarta, Mukidi. 1984. Pengantar Ilmu Bahasa Umum. Yogyakarta: IKIP FPBS.
Akhadiah, Sabarti dkk.1988. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Akhadiah, Sabarti. dkk. 1995. Pembinaan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Akhadiah, Sabarti, dkk. 1998. Menulis I. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikdasmen BPPG SLTP Setara D-III.
Alieva, N.F. dkk. 1991. Bahasa Indonesia: Deskripsi dan Teori. Yogyakarta: Kanisius.
Alisjahbana,S. Takdir. 1978. The Concept of Language Standardization and Its Application to the Indonesia Language”. Dalam Perez et.al (ed). 19-41.
Alisjahbana,S. Takdir.1983. Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
Arikunto, Suharsimi. 1997. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Alwi, Hasan, dkk. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Alwi, H. & Sugono, D. 2002. Telaah Bahasa dan Sastra. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Anderson, L.W, dan Krathwohl, D.R. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing, A revision of Bloom’s Taxonomy of Education Objectives. New York: Addison Wesley Lonman Inc.
Arifin, E. Zaenal dan Tasai. 2010. Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Jakarta: Pustaka Mandiri.
Badudu, J.S. 1999. Memantapkan Peranan Pers dalam Pengembangan Bahasa. Artikel.
Bloomfield, L. 1995. Language. New York: Holt-Rinehardt and Winston.
Brown, Gillian dan George Yule. 1996. Analisis Wacana. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chomsky, Noam. 1965. Aspect of The Theory of Syntax. Cambridge The M.I.T. Press.
Dardjowidjojo, Soenjono. 2008. Psikolinguistik Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Darmadi, Kaswan. 1996. Meningkatkan Kemampuan Menulis. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Darsan, Bagus. 2015. Korelasi Penguasaan Kalimat dengan Kemampuan Menulis Argumentasi Mahasiswa PGSD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (online), www.jurnalonlinejpips.com, Diakses 02 April 2016).
Djaali, Puji Mulyono, dan Ramly. 2000. Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: PPs UNJ.
Djiwandono, M.S. 1996. Tes Bahasa dalam Pengajaran. Bandung: ITB.
Dola, Abdullah. 2010. Tataran Sintaksis dalam Gramatika Bahasa Indonesia. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.
Dola, Abdullah. 2011. Linguistik Khusus Bahasa Indonesia. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.
Fokker, A.A. 1972. Sintaksis Indonesia. Jakarta: Pradnya Paramita.
Keraf, Gorys. 1980. Tatabahasa Indonesia. Ende Flores: Nusah Indah.
Keraf, Gorys. 1981. Diksi dan Gaya Bahasa. Ende Flores: Nusah Indah.
Keraf, Gorys. 1987. Argumentasi dan Narasi : Komposisi Lanjutan III. Ende Flores: Nusa Indah.
Keraf, Gorys.1995a. Komposisi. Ende Flores: Nusa Indah.
Keraf, Gorys. 1997. Komposisi. Ende Flores: Nusah Indah.
Keraf, Gorys. 2000. Tata Bahasa Indonesia. Ende Flores: Nusa Indah.
Keraf, Gorys. 2003. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
Kosasih, E. 2003. Kompetensi Ketatabahasaan: Cermat Berbahasa Indonesia Bandung: Yrama Widya.
Kridalaksana, H dan Anton M. Moeliono (ed,).1982. Pelangi Bahasa. Jakarta: Bhratara.
Kridalaksana, H. 1985. Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia: Sintaksis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Kridalaksana, H. 1993. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Lado, Robert. 1964. Language Teaching: A Scientific Approach. Bombay, New Selhi: Tata Mc, Grow Hill Publishing Co.L.td.
Lyons, Jhon. 1963. Structural Semantics an Analysis of Part of Vocabulary of Plato. Cambridge: University Press.
Markhamah. 2013. Ragam dan Analisis Kalimat Bahasa Indonesia. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Moeliono, Anton M. (peny). 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Mustakim. 1994. Membina Kemampuan Berbahasa: Panduan ke Arah Kemahiran Berbahasa. Jakarta: Gramedia.
Nafiah, A. Hadi. 1981. Anda Ingin Jadi Pengarang. Surabaya: Usaha Nasional.
Nunan, David. 1991. Language Teaching Metodology A Text For Book For Teacher. New York: Prentice Hall.
Nurgiyantoro, Burhan. 1998. Transformasi Unsur Pewayangan dalam Fiksi Indonesia. 1998. Yogyakarta: Gadjah Mada Universisity Press.
Nurgiyantoro, Burhan. 2001. Penilaian dan Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Nurgiyantoro. Burhan. 2010. Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.
Patombongi, A.W., dkk. 2008. Telaah Kurikulum. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Putrayasa, I.B. 2012. Jenis Kalimat dalam Bahasa Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Putrayasa, I.B. 2014. Analisis Kalimat (Fungsi, Kategori, dan Peran). Bandung: Refika Aditama.
Ramlan, M. 1987. Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis.Yogyakarta: CV. Karyono.
Ramlan, M. 1996. Sintaksis. Yogyakarta: CV Karyono.
Samsuri. 1978. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Samsuri. 1987. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.
Sasmayunita. 2015. Hubungan antara Penguasaan Gagasan Utama dan Struktur Kalimat dengan Hasil Belajar Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Soppeng Riaja Barru. Tesis. Tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar.
Semi, M. Atar. 2003. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya.
Semi, M. Atar. 2007. Dasar-dasar Keterampilan Menulis. Bandung: Angkasa.
Singgih Santoso, 2001. Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS Versi 11,5. Jakarta : Elex Media Kompetindo.

Suparno dan Yunus, M. 2013. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suwandi.2006. Perpustakaan Universitas Lampung. (URL: http://digilib.unila.com/go.php?node=20).

Syafi’ie, Iman. 1988. Retorika Dalam Menulis. Jakarta: Depdikbud.
Tarigan, Djago. 1981. Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 1986. Menulis: Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 1992. Menulis: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Djago.1996. Membina Keterampilan: Menulis Paragraf dan Pengembangan. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Verhaar, J.W.M. 1977. Pengantar Lingguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Verhaar, J.W.M. 1996. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Widdowson, H.G. 1978. Teaching Language as Communication. Oxford: Oxford University.
Wiyanto, Asul. 2004. Terampil Menulis Paragraf. Jakarta: Grasindo.
Zuchdi, Darmiyati. (1995). “Pembelajaran Menulis dengan Pendekatan Proses”, Karya Ilmiah disajikan dan dibahas pada Senat Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP Yogyakarta tanggal 15 November 1996. Yogyakarta: IKIP. Yogyakarta.
Published
27-11-2019
How to Cite
Yusni, Y. (2019). Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia dengan Keterampilan Menulis Paragraf Argumentasi Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Palopo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 5(2), 440-455. https://doi.org/10.30605/onoma.v5i2.94
Section
Articles