Perbedaan Kemampuan Menceritakan Kembali Antara Siswa yang Belajar melalui Media Video dan Media Teks di Kelas 8

DOI: https://doi.org/10.30605/kr2fw493

Authors

media video, media teks, kemampuan menceritakan kembali, siswa SMP, pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menceritakan kembali antara siswa kelas VIII yang belajar menggunakan media video dan siswa yang belajar menggunakan media teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 15 siswa pada kelompok media video dan 15 siswa pada kelompok media teks. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan menceritakan kembali yang diberikan setelah pelaksanaan pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang belajar menggunakan media video memperoleh nilai rata-rata sebesar 72,53, sedangkan kelompok yang belajar menggunakan media teks memperoleh nilai rata-rata sebesar 39,07. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok.

Temuan ini mengindikasi bahwa siswa yang belajar menggunakan media video menunjukkan kemampuan menceritakan kembali yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan media teks, yang diduga terkait dengan perpaduan unsur visual dan auditori pada media video. Karena desain penelitian ini bersifta posttest-only tanpa pretes, temuan tersebut perlu dimaknai sebagai bukti hubungan asosiatif, bukan hubungan kausal yang definitif. Meskipun demikian, media video berpotensi dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mendukung kemampuan menceritakan kembali siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMP.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Adawiyah, R. A., Rachman, D., & Hamid, A. I. R. (2025). The Impact of YouTube Digital Storytelling on Students’ English Retelling Skills. Borneo Educational Journal (Borju), 7(2), 348-359. DOI: https://doi.org/10.24903/bej.v7i2.2089

Button, K. S., Ioannidis, J. P. A., Mokrysz, C., Nosek, B. A., Flint, J., Robinson, E. S. J., & Munafò, M. R. (2013). Power failure: Why small sample size undermines the reliability of neuroscience. Nature Reviews Neuroscience, 14(5), 365-376. DOI: https://doi.org/10.1038/nrn3475

Campbell, D. T., & Stanley, J. C. (1963). Experimental and Quasi-Experimental Designs for Research. Rand McNally.

Clinton, V. (2019). Reading from paper compared to screens: A systematic review and meta-analysis. Journal of Research in Reading, 42(2), 288-325. DOI: https://doi.org/10.1111/1467-9817.12269

Delgado, P., Vargas, C., Ackerman, R., & Salmerón, L. (2018). Don't throw away your printed books: A meta-analysis on the effects of reading media on reading comprehension. Educational Research Review, 25, 23-38. DOI: https://doi.org/10.1016/j.edurev.2018.09.003

Demirbaş, İ., & Şahin, A. (2022). The Effect of Digital Stories on Primary School Students' Listening Comprehension Skills. Participatory Educational Research, 9(6), 380-397. DOI: https://doi.org/10.17275/per.22.144.9.6

Dewi, N. P., Sudarmin, S., Wardani, S., Setiawan, D., Waluyo, E., & Selviana, S. (2023). The effect of use of animation video media on retelling story skills. International Journal of Active Learning, 8(2), 70-75.

Gillon, G., McNeill, B., Scott, A., Gath, M., & Westerveld, M. (2023). Retelling stories: The validity of an online oral narrative task. Child Language Teaching and Therapy, 39(2), 150-174. DOI: https://doi.org/10.1177/02656590231155861

Liu, S., Sui, Y., You, Z., Shi, J., Wang, Z., & Zhong, C. (2024). Reading better with AR or print picture books? A quasi-experiment on primary school students’ reading comprehension, story retelling and reading motivation. Education and Information Technologies, 29(9), 11625-11644. DOI: https://doi.org/10.1007/s10639-023-12231-4

Magfirah, A. (2024). Peningkatan Kemampuan Menceritakan Teks Biografi Menggunakan Media Video Kelas X IPA DI SMA Negeri 1 Setia Bakti (Doctoral dissertation, Universitas Bina Bangsa Getsempena).

Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Nurfadilla, N., Hamsa, A., & Saleh, M. (2025). Pengaruh Media Video dan Gambar GIF terhadap Keterampilan Menyimak Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kahu. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2034-2051. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5762

Rohmah, S. (2025). Pemanfaatan Media Video Cerita Fabel Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Dan Bercerita Pada Siswa Kelas VII B MTs As Sahro Kepil Wonosobo Tahun Ajaran 2022/2023. Penerbit Adab.

Salomon, G. (1984). Television is “easy” and print is “tough”: The differential investment of mental effort in learning as a function of perceptions and attributions. Journal of Educational Psychology, 76(4), 647-658. DOI: https://doi.org/10.1037/0022-0663.76.4.647

Sisi, S. F. A., Fitri, R., & Septia, E. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Animasi terhadap Keterampilan Menceritakan Kembali Isi Fabel Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sijunjung. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 2(2), 262-270. DOI: https://doi.org/10.58218/alinea.v2i2.230

Sugihartini, P., Suandi, I. N., & Darmayanti, I. A. M. (2022). Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Audio Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Menceritakan Kembali Isi Iklan pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 2 Sawan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 12(4), 427-437.

Ulusoy, F. G., & Ulusoy, M. (2025). The effectiveness of students’ retellings of and responses to digital stories as a post-viewing activity on their reading attitudes and narrative comprehension. Education and Information Technologies, 30(4), 4217-4249. DOI: https://doi.org/10.1007/s10639-024-12925-3

Published

2026-07-27

How to Cite

Perbedaan Kemampuan Menceritakan Kembali Antara Siswa yang Belajar melalui Media Video dan Media Teks di Kelas 8. (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(3), 2184-2196. https://doi.org/10.30605/kr2fw493