Kontrol Budaya Tameme terhadap Variasi Bahasa Vulgar pada Gender Penutur Bahasa Lauje di Kecamatan Ampibabo
DOI: https://doi.org/10.30605/9k7r7y97
Bahasa Vulgar, Kontrol Budaya Tameme, Gender, Bahasa Lauje Kecamatan Ampibabo, Sosiolinguistik
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta memetakan perbedaan penggunaan variasi bahasa vulgar akibat kontrol budaya berbahasa tameme pada penutur bahasa Lauje di Kecamatan Ampibabo pada tataran lingual, semantik, serta menerangkan fungsi pemakaian bahasa vulgar yang digunakan penutur untuk mengekspresikan tujuannya melalui variasi bahasa Vulgar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Sumber data penelitian menggunakan data tuturan spontan Penutur Bahasa Lauje Kecamatan Ampibabo dengan objek penelitian Laki-laki dan Perempuan dengan minimal usia 20 tahun yang telah memahami pemakaian leksikon bahasa vulgar berupa wujud lingual, semantik, dan fungsi bahasa vulgar dalam berinteraksi. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, perekaman, pencatatan langsung di lapangan. Peneliti berperan menjadi instrumen penelitian perencana, pelaksana, pengumpul data, dan analisis data. Lokasi Penelitian berada di Desa Buranga dan Desa Ampibabo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil temuan data, terdapat perbedaan penggunaan variasi bahasa vulgar pada laki-laki dan perempuan pada tataran lingual yang berupa verba, nomina, adjektiva dan klausa, pada tataran semantik terdapat perbedaan pemilihan bahasa dengan laki-laki yang cenderung menggunakana bahasa halus bermakna konotatif dan perempuan cenderung bahasa secara terang-terangan berupa majas, referen, serta terdapat penggunaan bahasa vulgar dari hasil peyoratif yang cenderung digunakan oleh perempuan. Terdapat tiga fungsi penggunaan bahasa vulgar seperti fungsi ekpresi, fungsi keakraban, serta fungsi penegasan situasi tutur.
Downloads
References
Allan, K., & Burridge, K. (2006). Kata-kata terlarang: Tabu dan penyensoran bahasa. New York: Cambridge University Press
Aminuddin, Semantik Pengantar Studi tentang Makna, (Bandung: Sinar Baru Algensin-do, 2011), ISBN. 131-978-979-670-151-3
Anisa, S. A., Muljani, S., & Anwar, S. (2023). Bahasa Vulgar pada Komunitas Motor di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 11015–11024. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/8112
Anisah, Z. (2023). Subordinasi Makna Antara Ameliorasi dengan Peyorasi dalam Teks Flyer. An-Nas, 6(2), 43-53. https://doi.org/10.32665/annas.v6i2.2029
Arkaan, A. R. (2024). The sociolinguistic study of taboo words in Grand Theft Auto V prologue story mission. ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture 8(1) http://dx.doi.org/10.17977/um006v8i12024p88-100
Chaer, Abdul. (2009). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 56. ISBN: 978-623-99749-1-6
Firdaus, R., & Yohannes, B. (2023). Perubahan Makna Kosakata Serapan Bahasa Arab Dalam Bahasa Indonesia Pada Teks Khotbah Jumat Media Nu Online Edisi 1 Febru. Bapala, 10(3). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/54611
Gurning, R. A., Sipayung, W. W., Sinurat, E., & Saragih, Y. S. (2024). Analisis sosiolinguis-tik: Perspektif bahasa dalam masyarakat. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 1(4), 238-245. https://doi.org/10.62383/realisasi.v1i4.376
Hamidah, A. A. A., Rosalina, S., & Triyadi, S. (2023). Kajian sosiolinguistik ragam bahasa gaul di media sosial Tiktok pada masa pandemi covid-19 dan pemanfaatannya sebagai kamus bahasa gaul. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(1), 61-68. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2029
Huriyah, H. (2017). Bahasa dan gender dalam keragaman pemahaman. Eduvision. https://repository.syekhnurjati.ac.id/3063/
Iduljanah, I., Latif, A. S., Bangun, A. T., Nabila, L., Sa’dah, A., Utomo, A. P. Y., & Ahsin, M. N. (2025). Analisis klausa verbal transitif artikel populer karya Muh. Syahrul Padli pada Media Masa Medium Edisi April 2024. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidi-kan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 84-102. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1369
Izzanti, D. A., Nasution, M. R., Wasik, H. A., Juanda, M. I., & Nasution, S. (2025). Hakikat bahasa dalam objek kajian linguistik. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 188-194. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1394
Jalil, A. (2018). Gender dalam persfektif budaya dan bahasa. AL-MAIYYAH: Media Trans-formasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 11(2), 278-300.
Kaharuddin, K. (2020). Kualitatif: ciri dan karakter sebagai metodologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 1-8. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4489.
Keraf, G. (2006). Diksi dan Gaya Bahasa. PT Gramedia Pustaka Utama. [1, 2]
Kusumaningsih, D., Yuliyanto, A., Rhubido, D., & Cahyo, A. A. R. (2025). The Functions of Vulgar Language in Basa Suroboyoan During Social Interactions Within Urban Communities. Theory and Practice in Language Studies, 15(8), 2759-2769. https://doi.org/10.17507/tpls.1508.34
Mahayana, I. (2024). Sosiolinguistik Fenomena Ungkapan Tabu Di Kota Denpasar. http://repository.warmadewa.ac.id/id/eprint/2497
Major, B., & O'brien, L. T. (2005). The social psychology of stigma. Annu. Rev. Psychol., 56(1), 393-421. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.56.091103.07013
Mamentu, R. A., Karamoy, O. H., & Karouw, S. M. (2022). Variasi bahasa berdasarkan gen-der di perumahan Watutumou Permai. [Skripsi Sarjana, Universitas Sam Ratulangi]. Portal e-Journal Unsrat. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jefs/article/view/40745
Markub, M. (2019). Fungsi Bahasa pada Kaos di Kalangan Remaja. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 15-22. https://doi.org/10.52166/humanis.v11i1.1417
Mastang, M., Azis, S. A., & Rahim, R. (2022). Analisis Penggunaan Bahasa Vulgar Pada Anak Usia Remaja Masyarakat Desa Mattabulu Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Jurnal Sinestesia, 12(1), 207–214.
https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/149
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mujib, A. (2009). Hubungan bahasa dan kebudayaan (perspektif sosiolinguistik). Ada-biyyat, 8(1), 141-154.d https://doi.org/10.14421/ajbs.2009.08107
Ndraha, A. J., Siregar, S. R., Siahaan, S. M., Siregar, S. P., & Daulay, A. J. (2026). AnalisisPenggunaan Bahasa Nonformal Sebagai Variasi Sosial Oleh Mahasiswa FIS Unimed dalam Pembelajaran Sosiolinguistik. Indo Green Journal , 4(2), 492 – 495 . https://doi.org/10.31004/green.v4i2.258
Noviasi, L. S. U., Perdana, I., Poerwadi, P., Diman, P., & Linarto, L. (2021). Campur Kode Dalam Iklan Penawaran Barang di Forum Jual Beli Online Facebook Kota Palangka Raya (Kajian Sosiolinguistik). Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2(2), 18-31. DOI: 10.37304/enggang.v2i2.3881.
Nurpadillah, V. (2024). Buku Ajar Semantik. CV Brimedia Global. ISBN. 978-623-8527-38-0
Oybek qizi, K. D. . (2023). Key Features of Vulgarisms and their Place in the English Vo-cabulary. Web of Semantic: Universal Journal on Innovative Education, 2(8), 46–48. https://journal.univerpublishing.org/index.php/semantic/article/view/2424
Purbosari, R., & Suhandano, S. (2025). Bahasa Vulgar dalam Humor pada Dhagelan Jawa Timur Dialek Mataraman. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(3), 3582-3604. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6203
Ramadoni, S. D., Burhanuddin, & Ashriany, R. Y. (2023). Variasi bahasa berdasarkan gen-der dalam acara Begawe Desa Lenek Daya Kabupaten Lombok Timur. Universitas Mataram. Repository UNRAM. [1, 2
Saadah, N., Listiyani, L., & Maisaroh, L. (2025). Variasi Bahasa Vulgar dalam Film (Pertaruhan) 2017: Kajian Linguistik. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(4), 265-271. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5205
Tamrin, T., Nursyamsi, N., & Karsana, D. (2023). Eksistensi Kebertahanan Bahasa Lauje Sebagai Bahasa Etnik Minoritas Terhadap Gempuran Bahasa Etnik Mayoritas Di Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 2023, 256-274. https://doi.org/10.51817/kimli.v2023i2023.123
Tiwi Widya Lestari, Amelia Amanda Verawati, Adila Nisa Hamidah, & Taswirul Afkar. (2025). Istilah-Istilah Penamaan Tempat Wisata di Kawasan Gondang: Kajian Etnolinguistik. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Komunikasi, 1(3), 34–43. https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v1i3.111
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2021). An introduction to sociolinguistics. John Wiley & Sons.
Yuningsih, T. (2022). Kajian Sosiolinguistik: Variasi Bahasa Pada Mahasiswa Perantau Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta. DIKLASTRI: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, Linguistik, Bahasa Indonesia, dan Sastra Indonesia, 3(1), 28-32. https://doi.org/10.55933/diklastri.v3i1.464
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Lita Safitri, Daru Winarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







