Pemertahanan Bahasa Lauje di kalangan Generasi Muda Kabupaten Parigi Moutong (Kajian Sosiolinguistik)

DOI: https://doi.org/10.30605/7c63p366

Authors

pemertahanan, Lauje, generasi muda, sosiolinguistik, Parigi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya penggunaan bahasa Lauje di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari, generasi muda lebih sering menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Lauje, baik lingkungan keluarga, bertetangga, maupun ranah umum. Kondisi tersebut menunjukkan adanya gejala pergeseran bahasa yang dapat memengaruhi keberlangsungan bahasa Lauje sebagai bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemertahanan bahasa Lauje serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemertahanan bahasa pada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah generasi muda penutur bahasa Lauje berusia 15-28 tahun. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dalam berbagai situasi komunikasi yang diperoleh melalui observasi, simak libat catat, dan teknik rekam. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa bahasa Lauje bahwa penggunaan Bahasa Lauje masih ditemukan, tetapi berada dalam kondisi yang terbatas dan tidak dominan. Bahasa Indonesia lebih banyak digunakan, terutama dalam interaksi antar generasi muda dan dalam ranah formal. Hal ini menunjukkan bahwa pemertahanan Bahasa Lauje masih terjadi dalam bentuk terbatas, disertai dengan kecenderungan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi peran keluarga, kegiatan sosial dan budaya masyarakat, serta lingkungan sosial dan sikap bahasa. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberlangsungan Bahasa Lauje berada pada fase transisi antara pemertahanan terbatas dan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berahima, A. M., & Fiddienika, A. (2023). Pemertahanan Bahasa Perantau di Kota Makassar. Basataka: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(1). https://doi.org/10.36277/basataka.v7i1.353

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmawan, A. D. (2024, August 1). 23,98% penduduk Kabupaten Parigi Moutong masih anak-anak (Update 2024). https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/08/01/23-98-penduduk-kabupaten-parigi-moutong-masih-anak-anak-update-2024

Fasold, R. (1984). The Sociolinguistics of Society. Blackwell.

Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Newbury House.

Giles, H., Bourhis, R. Y., & Taylor, D. M. (1977). Towards a Theory of Language in Ethnic Group Relations. Language, Ethnicity and Intergroup Relations, 307–348.

Holmes, J. (2013). An Introduction to Sociolinguistics (4th ed.). Routledge.

Holmes, J., & Wilson, N. (2022). An Introduction to Sociolinguistics (6th ed.). Routledge.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. https://books.google.com/books/about/Qualitative_Data_Analysis.html?id=fjh2DwAAQBAJ

Rokhman, F. (2013). Sosiolinguistik: Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural. Graha Ilmu.

Sari. (2020). Sikap Bahasa Generasi Muda terhadap Bahasa Daerah dalam Masyarakat Multibahasa. Jurnal Ilmiah.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Sanata Dharma University Press.

Suharsih, S., Wastono, A. T., & Suganda, S. P. (2021). Family as a crucial factor in language maintenance: A case study of Banten Javanese.

Tamrin, T., Haliq, A., Marzuki, A. G., Fatinah, S., & Asri B, M. (2024). Vitality Of The Lauje Language Enclave In The Family Domain In Tolitoli Regency. Retorika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 17(1). https://doi.org/10.26858/retorika.v17i1.58857

Triandana, A., Mestika Putra, Y., Fitriah, S., & Kartika Putri, A. (2023). Estungkara. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1).

Ulinsa, U., Gazali, G., Yunidar, Y., Harisah, S., Rohmadi, M., & Irawan, N. (2025). Language, Culture, and Politeness in Directive Speech Acts of the Lauje Language in Parigi Moutong Regency. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, 2(2), 981–1001. https://doi.org/10.22219/kembara.v11i2.42255

Yani, N. P., Suradi, A., & Sari, W. A. (2024). Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia (J-PION), 2(1). https://jpion.org/index.php/jpi/article/view/504

Yunidar. (2025). Bahasa, Budaya, dan Masyarakat: Perspektif Sosiolinguistik Kontemporer. Kaizen Media Publishing.

Published

2026-07-04

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Pemertahanan Bahasa Lauje di kalangan Generasi Muda Kabupaten Parigi Moutong (Kajian Sosiolinguistik). (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(3), 1801-1814. https://doi.org/10.30605/7c63p366