Pengayaan Strategi Positive Politeness Brown & Levinson dalam Diskursus Politik Indonesia Kontemporer: Studi Kasus Dialog Rocky Gerung–Mahfud Md

DOI: https://doi.org/10.30605/bw2aqr39

Authors

  • Ridwan Ridwan Khairun University image/svg+xml
  • Junaib Umar Khairun University image/svg+xml
  • A. Muh. Ayyub Ht. Universitas Muhammadiyah Mamuju
  • Akhiruddin Akhiruddin Universitas Megarezky

kesopanan positif, Brown & Levinson, Wacana Politik Indonesia

Abstract

Studi ini menganalisis strategi kesopanan positif dalam ujaran yang dipertukarkan antara Rocky Gerung dan Mahfud MD dengan menggunakan kerangka teori Brown dan Levinson (1987), yang selanjutnya diteliti melalui variabel P–D–R: Kekuasaan, Jarak, dan Peringkat Pemaksaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatis dengan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus khusus pada teori kesopanan Brown dan Levinson (1987). Data penelitian terdiri dari data percakapan antara Rocky Gerung dan Mahfud MD, sedangkan sumber data diperoleh dari rekaman video percakapan mereka yang tersedia untuk umum yang diunggah ke YouTube pada tahun 2025. Data dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu transkripsi, identifikasi strategi, klasifikasi tambahan, interpretasi kontekstual, dan penyajian temuan. Temuan menunjukkan bahwa, selain strategi kesopanan positif yang dirumuskan dalam teori yang ada, dua strategi baru yang muncul secara kontekstual diidentifikasi: Strategi Klarifikasi Rasional dan Strategi Membangun Kredibilitas Moral. Strategi Klarifikasi Rasional ditunjukkan ketika pembicara menekankan bahwa kritik keras tidak dimaksudkan sebagai serangan pribadi, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kepentingan publik. Sementara itu, Strategi Membangun Kredibilitas Moral tercermin dalam ungkapan yang menyoroti integritas dan hati nurani lawan bicara, sehingga menjaga hubungan harmonis di tengah kritik. Kedua temuan ini menunjukkan dinamika baru dalam praktik kesopanan politik di Indonesia, di mana kesopanan tidak hanya berfungsi untuk menjaga muka individu, tetapi juga untuk memperkuat dimensi moral dan legitimasi wacana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, Nurul et.al. (2023). Hedge Markers: A Study of Politeness and Gender in Media Interaction. International Journal of Society, Culture and Language. 11 (3). 226- 241.

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press.

Development: An Interpersonal Pragmatic Approach. Journal Cogent Arts and Humanities. 12 (1), 1-18.

Kusmanto, H. dan Widodo P. (2022). Positive Politeness Strategies during Online Learning: A Cyberpragmatic Study. Journal Studies in English Language and Education. 9(3), 1170-1182.

Kathukya, F. M. et.al. (2025). Riding with respect: politeness in conversation between bodaboda riders and their clients in Mbooni Sub-County, Makueni, Kenya. Journal Cogent Arts and Humanities 12(1) 1-19.

Leontovich, Olga A. (2023). Dichotomization As A Basis of Positive Communication Analysis In An Intercultural Context. Journal Vestnik Volgogradskogo Gosudarstvennogo Universiteta. Seriya 2. Yazykoznanie. 22(4) 76-85.

Manie, H.A. et.al. (2025). Congratulation Strategies of Crown Prince Hussein’s Wedding: A Socio-pragmatic Study of Facebook Comments. Journal Open Cultural Studies. 9 (1) 1-23.

Mardiana, et.al. (2025). Speech Act Of Political Figures In The Discourse Of Educational

Mulyono et.al. (2025). The Application of Politeness Principles in Speech Acts in The 2024 Presidential Election Debate. Journal Cogent Arts and Humanities, 12(1) 1-15.

Santoso D. (2025). Politness in Political Discourse: Bridging Brown -Levinson’s Theory and Adab Values in the Qur’an. Jounal of Linguistica 2(3) 47-54.

Sudarwati (2024). On directive acts among Arek-dialect Javanese speakers: A politeness aspect. Journal XL Linguae, 17 (1) 200-215.

Usman, U. dan Chaidir, M. (2025). Kesantunan Berbahasa Warga Net Indonesia pada Kolom Komentar Instagram Joko Widodo. Sawerigading 31(1).

Widyaningsih, R. & Kuntarto K. (2020). Determinan Keterlibatan Perempuan dalam Gerakan Radikalisme. Matan Journal of Islam and Muslim Society 2(1) 40- 56. DOI: 10.20884/1.matan.2020.2.1.2251.

Yafi, M.A. & Maris, D. (2025). Managing Face: A Pragmatic Analysis of Political Interview Discourse in Indonesia. Journal of Pragmatics Research 7(2) 483- 510.

Published

2026-06-08

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Pengayaan Strategi Positive Politeness Brown & Levinson dalam Diskursus Politik Indonesia Kontemporer: Studi Kasus Dialog Rocky Gerung–Mahfud Md. (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(3), 1628-1642. https://doi.org/10.30605/bw2aqr39