Tanah sebagai Medan Konflik: Politik Ruang dalam Cerpen Tanah Ihi Karya A. Warits Rovi Perspektif Sara Upstone

DOI: https://doi.org/10.30605/de21t866

Authors

Politik Ruang, Sara Upstone, Tanah Ihi, A. Warits Rovi

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis politik ruang dan bentuk-bentuk negosiasi identitas yang muncul dalam cerpen Tanah Ihi karya Warits dengan menggunakan teori yang dikembangkan oleh Sara Upstone, yaitu konsep politik ruang (spatial politics). Cerpen ini menjadikan suatu ruang, yakni tanah adat sebagai medan negosiasi kekuasaan antara otoritas adat, kepentingan komunitas, dan pengalaman personal tokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik close reading untuk mengidentifikasi relasi kekuasaan yang diwujudkan melalui ruang fisik, ruang sosial, dan ruang tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang dalam cerpen berfungsi sebagai instrumen politik yang membentuk, membatasi, dan menegosiasikan posisi tokoh dalam struktur sosial. Ruang Tanah Ihi memproduksi ketegangan antara tradisi dan kepentingan modern, sementara tubuh tokoh menjadi arena internalisasi tekanan sosial sekaligus tempat munculnya resistensi. Negosiasi ruang terjadi ketika tokoh berusaha mempertahankan identitas dan moralitasnya di tengah dominasi adat dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerpen Tanah Ihi menghadirkan ruang sebagai penyebab adanya negosiasi yang muncul di tengah masyarakat, sebagai entitas politik yang dinamis dan menjadi pusat konflik atas identitas, legitimasi, dan kekuasaan dalam masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dasuki, M. R. (2025). Representasi Nilai Bahasa, Sastra dan Politik dalam Definisi Wilayah Sengketa Palestina-Israel (Kajian Poskolonialisme). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 11(1), 574–585. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.5284

Diannita, A. (2021). Analisa Teori Post Kolonialisme Dalam Perspektif Alternatif Studi Hubungan Internasional. Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 4(1), 79–90.

Efendi, A. N. (2016). Membaca resistensi terhadap kolonialisme dalam cerpen “Samin Kembar” karya Triyanto Triwikromo. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra UPI, 16(2), 225–234.

Fatussunna, A. S., Al-Fatoni, A. W., Wahid, A., Mukhlisin, I. K., Sitti, Nalini, N., & Mas’odi, M. (2025). Mitos-mitos dalam antologi cerpen “dukun carok & tongkat kayu” karya a. warits rovi. 10(1), 1–13.

Hermawan, I., & Abrianto, O. (2020). Pola tata ruang weltevreden dan fungsi ruang kota. Jurnal Panalungtik, 3(1), 6.

Hyangpustaka. (2023). Cerpen. Hyangpustaka.Com. https://hyangpustaka.com/

Ishak, Z. (2018). Fantasmagoria. Yogyakarta : Basabasi.

Jurnisa, D., Pratiwi, H. T., Pramesti, W., Fitriyah, L., Huda, U. N., Merah, D. T., Ogan, K., & Ulu, K. (2025). Analisis Struktural Cerpen “ Apakah Tradisi Ini Juga Berlaku Bagi Kami ? ” Karya A . Warits Rovi Dalam Kumpulan Cerpen Tempo 2021. 3(1), 21–30.

Kristiadi, A. Y., & Rengganis, R. (2025). Praktik Kolonial dalam Kumpulan Cerpen Teh dan Penghianat Karya Iksaka Banu: Kajian Poskolonialisme Gayatri Chakravorty Spivak. Sapala, 12(2), 146–158.

Mahdiyani, F. N., Yuwana, S., & Indarti, T. (2021). Fluiditas Ruang Tubuh Dalam Film Gundala (Kajian Politik Ruang Tubuh Sara Upstone). Jurnal Education and Development, 9(3), 266–269.

Mustofa, A., Anantama, M. D., & Oktaviana, I. B. (2024). Poskolonial: Teori dan Praktik Diskriminasi dalam Sastra (Vol. 2). Selat Media.

Nasution, T. (2023). Perkembangan Sosial Masyarakat pada Masa Penjajahan. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 28–34.

Ningsih, S. W., Karomah, M. M., Nabila, E., & Odi, M. (2025). Analisis Ideologi Kolonialisme dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Kajian Pos Kolonial. Student Research Journal, 3(1), 09–16. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v3i1.1680

Nurmalasyari, Wulandari, N., & Putri, W. A. (2024). Transformasi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan Bangsa Barat. SEMAR: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 2(4), 71–79. https://doi.org/10.59966/semar.v2i4.1317

Rovi, A. W. (2023). Kurung Buka. Www.Kurungbuka.Com. https://www.kurungbuka.com/tanah-ihi-cerpen-a-warits-rovi/

Sarjito, A. (2024). Dampak Penjajahan Belanda Terhadap Budaya Maritim Indonesia Dan Transformasi Identitas Nasional. Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 45–54.

Simbolon, M. H., Misriani, & Fitriani, Y. (2024). Kajian Sosiologi Sastra dalam Novel Keluarga Cemara Karya Arswendo Atmowiloto. PEMBAHSI: Jurnal Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1), 14–22. http://dx.doi.org/10.31851/pembahsi.v14i1.143122

Sulistyo, H. (2020). Politik Spasial dalam Lirik Lagu Bengawan Solo Karya Gesang dan Di Tepinya Sungai Serayu Karya Soetedja: Analisis Pascakolonial Sara Upstone. Atavisme, 23(2), 147–160.

Sultoni, A., & Utomo, H. W. (2021). Hibriditas, Mimikri, dan Ambivalensi dalam Cerpen Kupata dan Meneer Chastelein Karya Rosyid H. Dimas: Kajian Poskolonial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 112–118.

Upstone, S. (2009). Spatial Politics in Postcolonial Novel. In Ashgate.

Published

2026-07-23

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Tanah sebagai Medan Konflik: Politik Ruang dalam Cerpen Tanah Ihi Karya A. Warits Rovi Perspektif Sara Upstone. (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(3), 2093-2106. https://doi.org/10.30605/de21t866