Penyimpangan Prinsip Kerjasama dan Kesantunan Tindak Tutur: Analisis Pragmatik Penguatan Etika Komunikasi Siswa
DOI: https://doi.org/10.30605/bp68g655
Etika Komunikasi, Prinsip Kerjasama, Prinsip Kesantunan
Abstract
Penyimpangan prinsip kerja sama dan kesantunan berbahasa dalam tindak tutur siswa Sekolah Dasar kepada guru serta temannya seringkali dilakukan dengan kesengajaan maupun tidak, sudah menjadi kebiasaan yang melanggar etika komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk penyimpangan tersebut serta mengaitkannya dengan upaya penguatan etika komunikasi di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V dan VI SDN 1 Ronggojati, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri pada tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian berupa tindak tutur siswa kepada guru maupun antar siswa saat pembelajaran yang menyimpang dari kedua prinsip pragmatik tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, simak, catat, dan wawancara, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Analisis data mengikuti tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pelanggaran pada empat maksim prinsip kerja sama, yaitu kuantitas, kualitas, relevansi, dan pelaksanaan, dengan dominasi pelanggaran pada maksim kuantitas dan kualitas. Selain itu, ditemukan pula penyimpangan pada enam maksim prinsip kesantunan, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, kerendahan hati, pujian, simpati, dan persetujuan, dengan dominasi pelanggaran maksim kerendahan hati dan simpati. Fenomena penyimpangan tindak tutur berimplikasi pada perlunya penanaman etika komunikasi siswa melalui rehabilitasi tata krama berbahasa berbasis karakter yang lebih sistematis agar tercipta interaksi belajar yang harmonis serta karakter santun siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Adhim, M. F., & Herdiana. (2024). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Kegiatan Diskusi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Xi Sman 1 Baregbeg. Jurnal Diksatrasia, 8, 234–242.
Anggraini, N. (2020). Kesantunan Berbahasa Anak dalam Perspektif Pemerolehan Bahasa dan Peran serta Pendidikan Karakter. Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 68.
Ardila, E., & Ningsih, R. (2023). Tindak Tutur Direktif dalam Film Mencuri Raden Saleh. Jurnal Sastra Indonesia, 12(3), 206–221. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i3.72436
Darmawan, A. (2021). Tindak Tutur Pemimpin dalam Perspektif Maksim Kesopanan Leech. Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 1(1), 41–45. https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v1i1.8
Depa, A. T., Siagian, B. A., & Panggabean, S. (2022). Analisis Prinsip Kerja Sama dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Negeri 1 Kutalimbaru. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(10), 3893–3896. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i10.1003
Fadli, I., & Kasmawati, K. (2020). Maksim Kerja Sama Berbahasa Model Grice dalam Peristiwa Tutur di Pasar Tramo Kabupaten Maros: Kajian Pragmatik. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 67–72. https://doi.org/10.46918/idiomatik.v3i2.675
Farhaeni, M., & Martini, S. (2024). Bahasa dalam Membentuk Interaksi Sosial dan Identitas Budaya. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 4(1), 54–60. https://doi.org/10.30742/juispol.v4i1.3786
Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation. In P. Cole & L. Morgan (Eds.), Speech Acts (Syntax and, pp. 41–58). Brill. https://doi.org/10.1163/9789004368811_003
Hitijahubessy, M. (2019). Prinsip-Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Antara Sesama Penutur Ambon. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 7(1), 10–15. https://doi.org/10.31813/gramatika/7.1.2019.161.10--15
Isnaini, R., Sudiyana, B., & Pratiwi, V. U. (2025). Forms of Students Language Politeness in Social Media : Preparation School Policies on Communication Ethics. Retorika, 36–46. https://doi.org/10.26858/retorika.v18i1.71469
Leech, G. (1983). Principles of Pragmatics. Routledge.
Mardiah, I., & Saripah, I. (2019). Profil Kesantunan Berbahasa Siswa pada Tingkat Sekolah Menengah Atas. Pedagogia, 17(2), 93–107. https://doi.org/10.17509/pdgia.v17i2.17372
Marissa, Sudjianto, & Fitriana, R. (2019). Analisis Bentuk-Bentuk Pelanggaran Maksim Percakapan pada Manga Crayon Shinchan Volume 01 Karya Yoshito Usui. IDEA : Jurnal Studi Jepang.
Merri Silvia Basri, Hilma Safitri, & M. Nur Hakim. (2021). Kesantunan Berbahasa: Studi pada Pembelajaran Daring. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(1), 242–248. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i1.625
Noormufidah, A. S., Chairiyah, D., Fathunnurolloh, A. Z., Koswara, K. R. R., & Wibisena, B. B. (2024). Penggunaan Bahasa Sarkasme di dalam Media Sosial. Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 1–4. https://doi.org/10.17509/artikulasi.v4i1.68514
Nugrahani, F. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. CakraBooks Solo.
Pratiwi, B., Syafruddin, S., Badriyah, R., Izzati, A. N., & Ridhayanti, R. (2023). Representasi Maksim Cara dan Relevansi Tuturan Anggota DPRD Kota Makassar. Jurnal Sastra Indonesia, 12(2), 119–126. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i2.64561
Prayitno, H. D., Ngalim, A., & Jammaluddin, N. (2019). Pergeseran Realisasi Tindak Kesantunan Direktif Mereduksi Nilai Kesantunan Positif dan Karakter di Kalangan Peserta Didik. Bahastra, 38(2), 85. https://doi.org/10.26555/bahastra.v38i2.9689
Rachmawati, N. L. (2019). Penyimpangan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Kesantunan dalam Cerita Pendek Jannah al-Athfâl. Maharat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 11–18. https://doi.org/10.18196/mht.2113
Rismaya, R. (2020). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dan Kesantunan Berbahasa dalam Cuitan Twitter Bertema Internalized Sexism “Internalisasi Seksisme”: Suatu Kajian Pragmatik. Metahumaniora, 10(3), 346. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v10i3.31032
Rosyada, A., Kundharu Saddhono, & Nugraheni Eko Wardani. (2025). The Value of Character Education in the Novel Matahari by Tere Liye and Relevensi as Literary Learning in High School. Jurnal Sastra Indonesia, 14(2), 121–131. https://doi.org/10.15294/jsi.v14i2.27584
Sandra, S. G. W., & Erni, E. (2025). Exploration of Directive Speech in the Film Dialogue “Until Tomorrow” by Evelyn Afnilia. Jurnal Sastra Indonesia, 14(2), 171–182. https://doi.org/10.15294/jsi.v14i2.27928
Siregar, A. R., Harahap, A., & Nasution, M. S. (2024). Etika Komunikasi Media Digital di Era Post-Truth. 5(1), 39–53.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan) (3rd ed.). CV Alfabeta.
Sugiyono, D. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta.
Susandi, A., Suryaning Ati MZ, A., Arofatul Ilmi Uswatun Khasanah, L., & Rizkia Pangestika, R. (2023). Perspektif Budaya Kesantunan Berbahasa Siswa Melalui Cerita Rakyat di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(3), 739–746. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i3.1065
Zalukhu, M. C., & Laia, A. (2022). Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa di Kalangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Stkip Nias Selatan. KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 29–40. https://doi.org/10.57094/kohesi.v3i1.408
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Miftahul Himmatinnur, Benedictus Sudiyana, Suwarto Suwarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







