Suaraku Bahasaku: Dinamika Kesulitan Berbahasa Bali dalam Dunia Siswa SMA Negeri 2 Mengwi
DOI: https://doi.org/10.30605/khw7f008
Bahasa Bali, Keterampilan Berbicara, Kesulitan Berbahasa, Sikap Bahasa Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kesulitan berbicara Bahasa Bali pada siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Mengwi, Bali. Bahasa Bali sebagai bagian penting dari identitas budaya lokal menghadapi tantangan dalam penggunaannya di kalangan generasi muda, khususnya dalam konteks formal yang menuntut penguasaan tingkat tutur (sor singgih). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan nilai rapor Bahasa Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa berada pada kategori sedang, dengan kesulitan utama terletak pada penggunaan tingkat tutur (sor singgih) sebesar 75%, diikuti oleh kesulitan dalam tata bahasa (46,9%) dan keterbatasan kosakata (28,1%). Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara kemampuan akademik dan kemampuan berbicara, di mana nilai rapor siswa tergolong tinggi, namun belum sepenuhnya mencerminkan keterampilan komunikasi lisan secara optimal. Faktor internal seperti rendahnya kepercayaan diri serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan kurangnya praktik berbahasa turut mempengaruhi kondisi tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesulitan berbicara Bahasa Bali pada siswa dengan menunjukkan bahwa hambatan tersebut tidak hanya disebabkan oleh rendahnya penguasaan bahasa, tetapi merupakan hasil interaksi berbagai faktor. Faktor linguistik meliputi keterbatasan kosakata, kesulitan menyusun struktur kalimat, pengucapan, dan rendahnya penguasaan tata bahasa. Faktor sosiolinguistik terlihat pada kesulitan siswa dalam menyesuaikan penggunaan tingkat tutur seperti sor singgih (alus, madia, kasar) sesuai lawan bicara, situasi formal, usia, dan status sosial. Faktor psikologis mencakup rasa kurang percaya diri, gugup, malu, serta takut melakukan kesalahan saat berbicara. Sementara itu, faktor lingkungan berkaitan dengan minimnya penggunaan Bahasa Bali dalam keluarga, pergaulan sebaya, dan kurangnya kesempatan praktik di sekolah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan terpadu yang menganalisis secara bersamaan aspek linguistik, sosiolinguistik, psikologis, dan lingkungan dalam pembelajaran Bahasa Bali, yang selama ini umumnya dikaji secara terpisah.
Downloads
References
Adnyana, P. P. P. (2014). Pembelajaran Keterampilan Berbicara dalam Penggunaan Sor Singgih Bahasa Bali [Doctoral dissertation]. Udayana University.
Almajid, H. L., & Ariwanni, K. L. (2025). Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Lampung Pada Anak Jenjang Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 283–289.
Arissusila, I. W. (2021). Degradasi Penggunaan Bahasa Bali di Kota Denpasar. Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 4(1), 1–15.
Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Suku dan Keragaman Bahasa Daerah Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. Bps.Go.Id. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/12/6feb932e24186429686fb57b/profil-suku-dan-keragaman-bahasa-daerah-hasil-long-form-sensus-penduduk-2020.html
Cantika, V. M., Susilana, R., & Johan, R. C. (2025). Peran Kurikulum dalam Pelestarian Bahasa Daerah: Studi Komparatif Kurikulum India dan Kurikulum Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 33–64. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5685
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewi, N. P. H. W., Purnami, I. A. P., & Paramarta, I. K. (2025). Meningkatkan Kemampuan Literasi Dengan Membuat Komik Bali Siswa SMA N 1 Kintamani. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 12(1), 21–30. https://doi.org/10.23887/jpbb.v12i1.78614
Gazali, G., Suputra, G. K. A., & Karmaeni, N. K. (2025). Analisis Kesulitan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kabupaten Donggala. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 14(1), 156–172.
Giri, I. M. A. (2018). Pelestarian Bahasa, Aksara, Dan Sastra Bali Melalui Pengoptimalan Tripusat Pendidikan. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 1(1).
Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran Bahasa Dalam Pembentukan Identitas Budaya Di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan Dan Teknik, 1(3), 102–107.
Jannah, A. R., Riyadi, A. R., & Maulidah, N. (2025). Membangun Hubungan Sekolah-Rumah Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Kajian Literatur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).
Lu’lu’a, K., & Asih, S. S. (2025). Analysis of the Problems Behind Students’ Low Understanding of Learning Javanese Local Content in the Digital Era in Fifth-Grade Elementary School. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(3), 5029–5042. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i3.7276
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(2), 1–10.
Malini, N. L. N. S., Yadnya, I. B. P., Laksminy, N. L. P., & Sulibra, I. (2013). Sikap Generasi Muda Terhadap Bahasa Bali Di Destinasi Wisata Internasional Bali. Bahasa Dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Pengajarannya, 41(2), 159–168.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Pemerintah Provinsi Bali. (2018). Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 Tentang Pelindungan Dan Penggunaan Bahasa, Aksara, Dan Sastra Bali Serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.
Pradipta, I. B. Y. S., Darmawiguna, I. G. M., & Sunarya, I. M. G. (2015). Pengembangan Aplikasi Game Basa Bali Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Android. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika, 4(5), 571–582.
Pradnyana, I. G. Y. E. P., Wulandari, P. A. T., Mahendri, P. N. W. K., & Madiya, I. W. (2024). BALINATA As A Learning Media In Increasing Interest In Learning And Balinese Language Skills.
Putri, M. F. (2025). Pemertahanan bahasa Bali di lingkungan masyarakat Desa Suro Bali di Kabupaten Kepahiang [Skripsi]. Institut Agama Islam Negeri Curup.
Rasna, I. W., & Putra, I. N. T. A. (2024, December). Dampak Media Sosial Terhadap Disrupsi Kosakata dan Pragmatik Bahasa Bali Generasi Milenial. Seminar Nasional Riset Inovatif.
Setiani, K. B., Aryana, I. B. P. M., & Paryatna, I. B. M. L. (2025). Analisis unsur intrinsik dan anggah-ungguhing bahasa Bali dalam drama siswa SMA Negeri 4 Singaraja. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 2323–2335.
Simarmata, M. Y., Yatty, M. P., & Fadhillah, N. S. (2022). Analisis Keterampilan Berbicara Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP Negeri 1 Kuala Mandor B. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 13(1), 47–59. https://doi.org/10.31932/ve.v13i1.1564
Suastra, I. M. (2009). Bahasa Bali Sebagai Simbol Identitas Manusia Bali [Doctoral dissertation]. Udayana University.
Suciartini, N. N. A. (2018). Eksistensi Bahasa Bali Di Ranah Milenial (Studi Kasus Kemunculan Parodi Hai Puja). Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 1(2), 134–150.
Sudiarta, I. G. (2015). Kemampuan Berbahasa Bali pada Kalangan Remaja di Desa Pakraman Peraupan Denpasar. Jurnal Penjaminan Mutu, 1(2), 59–70.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta.
Suryaningrum, S. (2024). Analisis Faktor-Faktor Pengaruh Keterampilan Berbicara dan Aspek Pendukungnya pada Siswa Kelas Tinggi di SDN 7 Dobo Kabupaten Kepulauan Aru: Studi Kasus di Pulau-Pulau Kecil Perbatasan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(1), 202–214. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.452
Suweta, I. M. (2019). Bahasa Bali Sebagai Sentral Kebudayaan Bali. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 2(1), 7–16.
Tresnawati, N. M. A. (2022). Anggah-Ungguhing Basa Bali Dalam Pembelajaran Drama Di Kelas X SMK Negeri 3 Tabanan Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali, 2(1).
Werdiatmaja, I. M., Sutama, I. M., & Rasna, I. W. (2020). Pengaruh Sikap Bahasa, Minat dan Intensitas Bermedsos Terhadap Hasil Belajar Bahasa Bali Pada Siswa SMA. Journal of Education Technology, 4(1), 1–6.
Widana, I. N. A., Jayawangsa, I. G. A. R., & Putrayasa, I. B. (2024). Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Bali Jenjang Sekolah Menengah Persfektif Tata Bahasa Transformasional-Generatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 637–650.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Ni Made Ani Arsita, I Nyoman Temon Astawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







