Simbolisme dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El Saadawi

DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.8080

Authors

  • Alam Ikhsanul Amanah Universitas Sembilanbelas November Kolaka image/svg+xml
  • Samsuddin Samsuddin Universitas Sembilanbelas November Kolaka image/svg+xml
  • Kadirun Kadirun Universitas Sembilanbelas November Kolaka image/svg+xml

Simbolisme, Blank Symbol, Natural Symbol, Private Symbol, Novel Perempuan di Titik Nol

Abstract

Novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi sarat akan simbolisme dalam menyampaikan makna seiring berjalannya cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan simbolisme  dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi. Penelitian ini dilakukan dengan berpijak pada teori Aminuddin yang membagi tiga jenis simbol yaitu blank symbol, natural symbol, dan private symbol. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu menyajikan data dengan kata-kata yang faktual dan interpretasi dalam bentuk deskripsi. Data penelitian berupa simbol berbentuk kata, frasa, dan klausa yang bersumber dari novel  Perempuan di Titik Nol. Data diperoleh dari proses membaca disertai mencatat.  Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman, yaitu  pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Perempuan di Titik Nol mengadopsi sejumlah simbol seiring berjalannya cerita. Temuan data yang tergolong dalam blank symbol berjumlah lima data yang berbentuk frasa dan klausa, natural symbol lima data yang berbentuk frasa dan klausa, serta private symbol lima data yang berbentuk kata, frasa, dan klausa. Secara keseluruhan, simbol-simbol ini saling terjalin membentuk jaringan makna yang menegaskan bahwa novel Perempuan di Titik Nol merupakan hasil karya perlawanan. Simbolisme dalam novel ini tidak bersifat netral, melainkan secara aktif mendukung upaya untuk meruntuhkan struktur sosial yang seringkali tidak sejalan dengan pandangan kebanyakan orang. Simbol-simbol tersebut berperan sebagai sarana untuk membangkitkan kesadaran kritis pembaca mengenai realitas ketidakadilan serta krisis kemanusiaan. Oleh karena itu,  penelitan ini memainkan peran penting dalam khazanah ilmu sastra dengan memberikan perspektif ilmiah tentang cara novel mengonstruksi makna yang merujuk pada realitas sosial meggunakan simbol .

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfarryzy, M., Karulin, A. R., & Harissahdini, A. (2023). Simbolisme Agama dalam Novel The Satanic Verses : SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 24(1), 165–175.

Andrian, M. H. (2023). Jenis Simbol Dalam Antologi Puisi Langit Air Langit Basah Karya H. Akhmad T. Bacco : Kajian Semiotika. Universitas Jambi.

Azizah, W. O., Udu, S., & Tike, L. (2025). Konflik Tokoh dalam Novel Marveluna Karya Ita KRN. Jurnal Bastra ( Bahasa dan Sastra ), 10(2), 508–517.

Gunawan, F., & Sujinah. (2018). Simbol dalam Kumpulan Puisi Seribu Kekupu Karya Surachman Radea Maman. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1), 101–110.

Habibuzzulfa, Khalsiah, & Ginting, R. P. (2024). Kritik Mimetik pada Puisi “Di Palestina” Karya Narudin. Jurnal Curere, 8(1), 37–51.

Karuniawan, D. Y., Rengganis, R., & Sudikan, S. Y. (2025). Deviasi Sosial dalam Masyarakat Urban pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2099–2110.

Khasanah, A. D., Nurlina, L., & Suroso, E. (2026). Representasi Kekerasan Struktural, Kultural, dan Langsung dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani: Analisis Perspektif Johan Galtung. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(1), 173–186.

Norika, P. D., Andriyani, A. A. A. D., & Meilantari, N. L. G. (2023). Ikon, Indeks, Simbol pada Lagu Light, Crystal Snow, dan Your Eyes Tell Karya BTS. Janaru Saja: Jurnal Program Studi Sastra Jepang, 12(2), 94–104.

Padmasari, L. O., Dewi, N., & Nugraha, S. T. (2025). Perlawanan terhadap Diskriminasi Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka : Kajian Feminisme Marxis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 11(2), 1520–1538.

Putra, E. M. (2025). Konsep Umum Penelitian Kualitatif pada Ranah Pendidikan. Dahzain Nur, 15(1), 10–17.

Rasyidi, K., & Azizi, M. Z. (2024). Peran Perempuan dan Budaya Patriarki Dalam Bidang Perkawinan Pra Islam Nawal El-Saadawi: Pendekatan Historiografi. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies Journal, 7(1), 696–703.

Safira, M. A. A., & Khoiroh, H. (2024). Interpretasi Simbolisme pada Novel “ Rijal Fii Al Shams ” Karya Ghassan Kanafani : Studi Semiotika Charles Sanders Pierce. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab, 1(1), 140–155.

Sulwana, S., Jarir, & Suprapto, M. (2025). Simbolisme Budaya dan Religius dalam Novel “ Kembara Rindu ” Karya Habiburrahman Elshirazy : Pembacaan. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(2), 722–727.

Suseray, L. M., Asrin, Indraswati, D., & Makki, M. (2024). Analisis Kesiapan Guru Kelas I dan IV dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 35 Cakranegara. GeoScienceEd Journal: Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika, 5(4), 967–972.

Susila, I. P. D. P., Andriyani, A. A. A. D., Henra, M., Sudipa, & Dwikarmawan. (2023). Struktur Puisi dan Ketidaklangsungan Ekspresi dalam Lirik Lagu Karya Funky Monkey Babys. Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang, 3(6), 87–105.

Uniawati. (2013). Simbol Khusus dalam Elong Ugi Klasik. Kandai, 9(1), 71–82.

Published

2026-02-25

How to Cite

Simbolisme dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El Saadawi. (2026). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(1), 778-792. https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.8080

Most read articles by the same author(s)