Ekofeminisme pada Novel Raifa dalam Dekapan Selembu: Representasi Nilai Pendidikan Lingkungan dan Agency Perempuan
DOI: https://doi.org/10.30605/xvzg3x45
ekofeminisme, pendidikan lingkungan, peran perempuan, Boy Abdaz, sastra ekologis
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai pendidikan lingkungan dan agency peremuan dalam novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz dengan menggunakan perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Dekapan Selembu karya Raifa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca intensif terhadap novel, dokumentasi, serta pencatatan kutipan yang relevan dengan rumusan masalah penelitian. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data melalui proses selecting, focusing, abstracting, serta simplifying dan transforming untuk memperoleh pemaknaan yang sistematis terhadap data penelitian. Nilai pendidikan lingkungan dianalisis melalui kerangka UNESCO, yang mencakup kesadaran lingkungan, pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, keterampilan lingkungan, dan partisipasi lingkungan. Sementara itu, agency perempuan ditelaah dalam aspek kondisi lingkungan, ilmu dan alam, pengetahuan lokal, hutan dan pohon super, keanekaragaman lingkungan, dan pemulihan sumber daya alam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Raifa dalam Dekapan Selembu merepresentasikan nilai pendidikan lingkungan sekaligus agency perempuan melalui hubungan tokoh perempuan dengan alam yang ditampilkan dalam alur, karakter, dan simbol ekologis. Perempuan digambarkan sebagai aktor utama dalam menjaga dan memulihkan lingkungan melalui kesadaran ekologis, kepemimpinan, serta pemanfaatan pengetahuan lokal yang memperkuat praktik pelestarian alam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi kajian sastra Indonesia dengan menghadirkan analisis terpadu antara ekologis, gender, dan pendidikan lingkungan.
Downloads
References
Abdaz, Boy. (2021). Raifa dalam Dekapan Selembu. Bandar Publishing. Banda Aceh.
Abdussamad, H. Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna (ed.); Vol. 17). CV. Syakir Media Press.
Afandi, I., & Juanda, J. (2025). Ekofeminisme dan Perjuangan Perempuan Melawan Eksploitasi Lingkungan di Pulau Sangihe. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 26(1), 283–300. https://doi.org/10.23960/aksara/v26i1.pp283-300
Amelia, B., Chinsya, D., & Sain, Z. H. (2024). Women and nature : An ecofeminist study of environmental conservation sustainability. 17(2), 165–180. https://doi.org/10.35719/annisa.v17i2.309
Ananto, N., Juanda, & Saguni, S. S. (2024). Pendidikan Lingkungan dalam Novel Dari Rahim Ombak Karya Tison Sahabuddin Bungin. 7(2), 189–202.
Asmarani, N. N. O. (2018). Ekofeminisme dalam Antroposen : Relevankah ? Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Indonesia, 1.
Dalupe, B. (2020). Dari Hutan Ke Politik Studi Terhadap Ekofeminisme Aleta Baun Di Mollo-NTT. 5(2), 31–51.
Gulo, D. V., Arieta, S., & Niko, N. (2025). Rooted on the Coast : Ecofeminism and Ecological Resilience in the Mangrove Forests of Tanjung Siambang , Kepulauan Riau Province , Indonesia. 11(2), 280–297.
Gultom, E. S. (2025). Dinamika Perempuan Batak Toba dalam Pelestarian Hutan Melalui Perspektif Ekofeminisme. 01(03), 1–16.
Husin, A., Helmi, H., Nengsih, Y. K., & Rendana, M. (2025). Environmental Education in Schools: Sustainability and Hope. Discover Sustainability, November 2024. https://doi.org/10.1007/s43621-025-00837-2
Juanda, & Azis. (2018). Pendidikan Lingkungan Siswa Sma Dalam Cerpen Koran Kompas : 2018(3), 348–352.
Kasmawati, Sudikan, S. Y., Darni, & Ahmadi, A. (2025). Representasi Lingkungan dalam Novel Karya Jemmy Piran: Kajian Ekokritik. 582–596. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21705
Lutfiyah, S., Bahasa, P., Bahasa, F., & Surabaya, U. N. (2025). Peran perempuan dalam penyelamatan alam pada novel perempuan yang menunggu di lorong menuju laut karya dian purnomo : kajian ekofeminisme. Bapala, 12(2), 219–228. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/69787/50684
Mies, M., & Shiva, V. (2014). Ecofeminism (critique influence change). Educacao e Sociedade, 1(1), 1689–1699. http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mratita, A., & Kala, R. (2022). Ekofeminisme Kritis : Menelaah Ulang Gender , Keadilan Ekologi , dan Krisis Iklim Critical Ecofeminism : Revisiting Gender , Ecological Justice , and Climate Crisis. 27(3), 227–239.
Papilaya, W., & Selirowangi, N. B. (2024). Kearifan Lingkungan Dalam Novel Kkn Di Desa Penari Karya Simpleman ( Ecocriticism ). 1(1), 108–116.
Parastasia, C. (2024). Ekofeminisme Spritiualis pada Gerakan Perempuan Adat dalam Menolak Tambang Marmer di Mollo, Nusa Tenggara Timur. Peradaban Journal of Religion and Society, 3(1), 67–83. https://doi.org/10.59001/pjrs.v3i1.144
Pasaribu, D. A., Ginting, E. E., Farasi, T. A., Studi, P., Indonesia, S., & Medan, U. N. (2025). Analisis Belenggu Feminisme dalam Cerpen Tio Na Tonggi Karya Hasan Al-Banna dengan Teori Feminisme Marxis : Karl Marx. 1(3), 386–394.
Priscilla, C., & Yudhyarta, D. Y. (2021). Implementasi Pilar-Pilar Pendidikan UNESCO. 2(1), 64–76.
Rahman, H., & Sanjaya, A. T. (2024). Kearifan Ekologi Dalam Novel Bara Karya Febrialdi R. Sebagai Pemahaman Nilai Pendidikan Lingkungan. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(2), 135–143. https://doi.org/10.31000/lgrm.v13i2.11615
Shiva, V. (2010). Staying Alive: Women, Ecology and Development. By Vandana Shiva. London: Zed Books, 1989. In Hypatia (Vol. 6, Issue 1). https://doi.org/10.1111/j.1527-2001.1991.tb00218.x
Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan.pdfb
Supadmini, N. K., Wisnu, I. K., Wijaya, B., Ayu, I., & Larashanti, D. (2020). Implementasi Model Pendidikan Lingkungan UNESCO Di Sekolah Dasar. 3(1), 77–83.
Syarif, N. A., Tang, M. R., & Usman. (2021). Idealisasi Nilai Pendidikan Lingkungan dalam Novel Anak Rantau (Kajian Ekokritik). Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 7(2), 306. https://doi.org/10.33394/jk.v7i2.3735
UNESCO. (1977). Intergovernmental Conference on Environmental Education (Issue October).
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2026 Tasya Putri, Juanda Juanda, Asia Asia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








