Kajian Semiotika Mengenai Representasi Simbol Kekuasaan dan Identitas Perempuan dalam Novel Pusaka Candra sebagai Dasar Pengembangan Pembelajaran Literasi Sastra Berstandar Nasional
https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7826
Keywords:
semiotika, simbol kekuasaan, identitas perempuan, literasi sastra, Pusaka CandraAbstract
Sastra merupakan medium representasi budaya yang memuat sistem tanda yang merefleksikan relasi kekuasaan serta konstruksi identitas perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi simbol kekuasaan dan identitas perempuan dalam novel Pusaka Candra serta mengkaji relevansinya sebagai dasar pengembangan pembelajaran literasi sastra berstandar nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui analisis makna denotatif, konotatif, dan mitos terhadap teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol kekuasaan direpresentasikan melalui pusaka, struktur sosial, dan relasi antartokoh yang mereproduksi ideologi patriarkal, sementara identitas perempuan dibangun secara dinamis melalui simbol kepatuhan, kesadaran diri, serta perlawanan dan resistensi simbolik. Dibandingkan penelitian terdahulu yang cenderung mengkaji simbol atau gender secara terpisah, penelitian ini mengintegrasikan keduanya dan mengaitkannya dengan konteks pembelajaran literasi sastra. Kebaruan penelitian terletak pada pemanfaatan kajian semiotika sebagai dasar pengembangan pembelajaran literasi sastra, dengan implikasi bahwa novel Pusaka Candra relevan digunakan sebagai bahan ajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemaknaan simbolik peserta didik.
Downloads
References
Briliansyah, F. A., & Suratnoaji, C. (2025). Simbol Otoriter Rezim Orde Baru Pada Film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas: Analisis Semiotika Roland Barthes. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 3136–3151.
Fadhillah, S. K. (2025). Analisis Kekuasaan Perempuan dalam Film Jangan Salahkan Aku Selingkuh. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 3(1), 251–259.
Gumati, V. B. (2024). Makna Simbolik dan Spiritual dalam Kumpulan Puisi Kitab Puisi; Jalan Sunyi (Analisis Semiotika Roland Barthes). WIYATABUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora, 1(1 September), 1–13.
Hastira, M., Pratama, G., Astuti, W., & Zahir, M. (2025). Kekuasaan Dalam Tradisi: Kajian Dinasti Politik di Desa Banrimanurung Kabupaten Jeneponto. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 17(2), 105–115.
Lestari, P., Arditama, E., binti Jamil, Z., & Supraptiwi, S. (2025). Evolusi Peran Gender dalam Dinamika Politik Lokal: Studi Perempuan dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 11(2), 264–277.
Motullah, M. K. O., & Hidayat, M. N. (N.D.). Semiotika Foto Makna Kematian Dalam Buku.
Nisa, F. (2025). Representasi Identitas Perempuan Film “Gadis Kretek” Karya Ratih Kumala Analisis Visual.
Purnomo, F. A., Sunarto, S., & Sulistyani, H. D. (2024). Resistensi Perempuan Terhadap Tradisi Kawin Tangkap Masyarakat Adat Sumba (Analisis Narasi William Labov dalam Buku Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo). Interaksi Online, 12(4), 365–384.
Purnomo, M. H. (2023). Ideologi Gender dalam Teks Sastra. Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, Dan Budaya, 2(2), 183–192.
Ridwan, R., & Inhilda, I. (2025). Romantisasi atau Pembebasan? Kritik Feminisme Terhadap Representasi Perempuan dalam’Hanya Dalam Puisi’Karta Ajip Rosidi. Prosodi, 19(2), 263–278.
Setiawan, A., Latifah, S. A., & Wahyuni, S. (2024). Representasi Perempuan Modern dalam Novel Lebih Senyap dari Bisikan Karya Andina Dwifatma (Kajian Feminisme). Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 11(2), 327–334.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Cici Dayanti, Syafi' Junadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








