Kesalahan Penggunaan Kala dalam Karangan Mahasiswa Bahasa Jerman Level B1

https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7736

Authors

  • Rount Maulero Universitas Gadjah Mada
  • Hayatul Cholsy Universitas Gadjah Mada

Keywords:

Analisis Kesalahan, Kala Bahasa Jerman, Level B1

Abstract

Penguasaan kala merupakan kompetensi fundamental dalam menyusun narasi yang koheren, namun seringkali menjadi kendala signifikan bagi pembelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan kala bahasa Jerman dan menganalisis faktor penyebabnya. Data yang digunakan adalah frasa, klausa, dan kalimat dalam karangan bahasa Jerman mahasiswa pada level B1 Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis kesalahan (error analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang terjadi bersifat sistematis dan dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori utama. Kesalahan kala lampau menjadi bagian yang paling mendominasi, hal ini dikarenakan kompleksitas kala lampau bahasa Jerman yang terdiri dari tiga bagian yaitu plusquamperfekt, präteritum, dan perfekt. Data berupa 20 karangan mahasiswa dianalisis menggunakan pendekatan analisis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan kala bersifat sistematis dan mencakup 17 jenis kesalahan yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu kala lampau, kala kini, dan kala depan. Faktor penyebab utama teridentifikasi sebagai interferensi bahasa ibu (Bahasa Indonesia) yang tidak berbasis kala, kompleksitas intralingual dari sistem kala Jerman itu sendiri, dan faktor pedagogis di dalam perkuliahan. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pengembangan strategi pengajaran yang lebih menekankan pada analisis kontrastif dan praktik kontekstual untuk membantu mahasiswa menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan aplikasi praktis dalam produksi tulisan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barnes, M. R. (1974). Teaching German Tenses. Wiley on Behalf of the American Association of Teachers of German, 7(1), 77–81. DOI: https://doi.org/10.2307/3529310

Budiarti, A. (2008). Interferensi Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris pada Abstrak Jurnal Ilmiah. Universitas Pasundan Bandung.

Corder, S. P. (1982). Error Analysis and Interlanguage (2 ed.). Oxford University Press.

Creswell. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Diani, I., & Yunita, W. (2019). Interferensi Bahasa Indonesia terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Universitas Bengkulu. Prosiding Semiba, 164–173.

Duden. (2021). Duden Grammatik: Unentbehrlich für richtiges Deutsch. Bibliographisches Institut.

Firmansyah, M. A. (2021). Interferensi dan Integrasi Bahasa: Kajian Sosiolinguistik. Paramasastra, 8(1). DOI: https://doi.org/10.26740/paramasastra.v8n1.p46-59

Fleischer, W., & Barz, I. (2012). Wortbildung der Deutschen Gegenwartssprache. Hubert & Co. GmbH & Co. KG, Göttingen. DOI: https://doi.org/10.1515/9783110256659

Freeman, L., & Anderson. (2011). Techniques & Principles in Language. Oxford University Press.

Harmer, J. (2007). The Practice of English Language Teaching. Pearson Longman.

Helbig, G., & Buscha. (2011). Deutsche Grammatik: Ein Handbuch für den Ausländerunterricht. Langenscheidt. Langenscheidt.

Hoffmann, L. (2021). Deutsche Grammatik: Grundlagen für Lehrerausbildung, Schule, Deutsch als Zweitsprache und Deutsch als Fremdsprache (4., neu bearbeitete und erweiterte Auflage). Erich Schmidt Verlag.

Kokomaking, Y. O. K., Syukur Saud, & Nensilianti. (2023). Interferensi Struktur Frasa Bahasa Indonesia terhadap Penggunaan Struktur Frasa Bahasa Jerman dalam Karangan Siswa Kelas XII SMA Harapan Bhakti Makassar. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(2), 1127–1143. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2389 DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2389

Lennon, P. (2008). Contrastive Analysis, Error Analysis, Interlanguage. Gramley.

Makukhina, S. V. (2024). Linguistic Interference in Teaching German as a Second Foreign Language. Тrаnscarpathian Philological Studies, 17(36), 104–107. https://doi.org/10.32782/tps2663-4880/2024.36.17 DOI: https://doi.org/10.32782/tps2663-4880/2024.36.17

Mannhali. (2022). Errors in Writing Made by German Language Students and Suggested Solutions. Eralingua, 6(1), 189-198. https://doi.org/10.26858/eralingua.v6i1.32328 DOI: https://doi.org/10.26858/eralingua.v6i1.32328

Putranto, C. P., & Firmonasari, A. (2023). Kesalahan kala bahasa Perancis mahasiswa dengan kemampuan bahasa tingkat menengah. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa,Sastra, dan Pengajarannya, 6(4), 1081–1094. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i4.812 DOI: https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i4.812

Raymondra, K. A. P., & Bukhori, H. A. (2021). Interferensi Sintaksis Bahasa Indonesia terhadap bahasa Jerman pada Schriftlicher Ausdruck dalam Matakuliah B1 Prüfüngsvorbereitung. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(1), 25 36. https://doi.org/10.17977/um064v1i12021p25-36 DOI: https://doi.org/10.17977/um064v1i12021p25-36

Richards, J. (1971). A Non-Contrastive Approach to Error Analysis. Oxford University Press. DOI: https://doi.org/10.1093/elt/XXV.3.204

Roberts, Leah & Liszka, Sarah. (2013). Processing tense/aspect-agreement violations on-line in the second language:a self-paced reading study with French and German L2 learners of English. Second Language Research. 413– 439. ISSN: 0267-6583 DOI: https://doi.org/10.1177/0267658313503171

Selinker, L. (1972). Interlanguage. IRAL - International Review of Applied Linguistics in Language Teaching. DOI: https://doi.org/10.1515/iral.1972.10.1-4.209

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV Alfabeta.

Syahid, A., & Hadi, M. Z. P. (2019). Synthesis Interference of Indonesian Language in the Right of German. Journal of Languages and Language Teaching, 6(2), 67. https://doi.org/10.33394/jollt.v6i2.1257 DOI: https://doi.org/10.33394/jollt.v6i2.1257

Syahputri, A. W., & Samsul, S. I. (2022). Interferensi Kesalahan Pengucapan Fonem Bahasa Indonesia terhadap Pengucapan Fonem Bahasa Jerman yang dilafalkan oleh Siswa kelas XII Bahasa di SMA Negeri 1 Tarik Sidoarja. Laterne, 11, 1–10.

Xhemaili, D. (2020). Interference mistakes and learning difficulties during the teaching of German language to students with Albanian mother tongue at UBT College. University of Business and Technology, Pristina, Kosovo.

Zimmermann, F. (2020). Linguistic Challenges in Learning German: Syntax and Morphology Issues. European Journal of Linguistics, 1(29), 55–78.

Published

2026-01-21

How to Cite

Maulero, R., & Cholsy, H. (2026). Kesalahan Penggunaan Kala dalam Karangan Mahasiswa Bahasa Jerman Level B1. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(1), 425–440. https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7736