Kode Bahasa dalam Media Baliho Kampanye Politikus sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA
https://doi.org/10.30605/onoma.v10i2.3603
Keywords:
politikus, baliho, kode bahasa, balihoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kode Bahasa di area jawa Tengah dengan begitu akan terciptanya sebuah kode Bahasa yang baik. Jenis penelitian yang dilakukan berupa jenis Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau mengidentifikasi suatu fenomena, keadaan, atau hubungan pada saat penelitian dilakukan. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, atau studi pustaka. (Sugiyono 2016). Teknik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran yang lengkap dan rinci mengenai karakteristik objek atau fenomena yang diteliti. Ini membantu peneliti untuk memahami secara mendalam apa yang sedang diamati. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap struktur bahasa Indonesia pada media Baliho politikus. Fokus pada pemahaman makna literal dan figuratif yang terkandung dalam kata-kata dan gambar-gambar. Menjelajahi relevansi penelitian semantik pada media Baliho politikus dengan dinamika sosial-politikus saat ini. Membuka wawasan terhadap nilai-nilai dan isu-isu kontemporer yang tercermin dalam bahasa politikus. Pengamatan pada baliho kampanye dan menganalisa kode Bahasa yang terkandung di dalam baliho kempanye tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan kode bahasa dalam baliho kampanye paling banyak yaitu: Bentuk tindak tutur campur kode Dimana menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa jawa yang ditemukan dalam baliho politikus di kota Surakarta terutama di jawa Tengah. Dengan begitu penelitian ini dapat menjadikan sebuah pandangan baru terhadap kode Bahasa yang terkandung dalam baliho politikus.
Downloads
References
Alwasilah, A. Chaedar. 1993. Pengantar Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa.
Erwina, E. Tommy, dan Mayasari. (2022). Mapping and Analysis of Standard Indonesian
Pronunciation Errors by Using the Bigram Method. In Proceeding ICORAD Vol.1No.1.
Chaer, A. (2012). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. (2014). Linguistik Umum.Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. (2014). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Endarmoko, E. (2019). Polisi Bahasa, Tentang Peran Penutur Yang Absen. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Erwina, E. Tommy, & Mayasari. (2021). Indonesian Spelling Error Detection and Type Identification Using Bigram Vector and Minimum Edit Distance Based Probabilities. Sinkron: Jurnal & Penelitian Teknik Informatika, 6(1). DOI: https://doi.org/10.33395/sinkron.v6i1.11224
Erwina, E. Tommy, dan Mayasari. (2022). Mapping and Analysis of Standard Indonesian Pronunciation Errors by Using the Bigram Method. In Proceeding ICORAD Vol. 1No.1. DOI: https://doi.org/10.47841/icorad.v1i1.16
Kurniawan, C. (2018). "Politikus Retorika: Kajian Pemilihan Bahasa dalam Kampanye Politikus." Penerbit: Nama Penerbit.
Suparman, S. (2019). Keefektifan Model Picture And Picture Dalam Menulis Naskah Drama Siswa Kelas Viii Smpn 2 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 4(2), 121-137.
Sudrajat, A. (2017). "Bahasa dan Kampanye Politikus: Analisis Kode Bahasa dalam Baliho Pemilu." Penerbit: Nama Penerbit.
Mukhtazar. (2020). Prosedur Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Absolute Media.
Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.
Setyosari, P. (2016). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Susanto, A. (2018). Bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Santoso, B. (2015). "Komunikasi Politikus: Strategi Pengaruh dalam Kampanye Pemilu." Penerbit: Nama Penerbit.
Sartika, D. (2019). "Bahasa dan Identitas Politikus: Analisis Baliho Kampanye Pemilu." Penerbit: Nama Penerbit.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhardi, U. (2018). Celetuk bahasa 2, bukan sekadar salah kaprah. Jakarta: Percetakan PT Temprint.
Prasetyo, E. (2016). "Dimensi Visual dalam Komunikasi Politikus: Studi Kasus Baliho Kampanye." Penerbit: Nama Penerbit.
Turistiani, T. D. (2013). Fitur kesalahan penggunaan ejaan yang disempurnakan dalam makalah mahasiswa. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya, 1 (1), 61–72. https://doi.org/10.26740/parama.v1i1.1470 DOI: https://doi.org/10.26740/parama.v1i1.1470
Faisah, N. (2018). Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Surat-Menyurat di Kantor Kelurahan Layana Indah. Jurnal Bahasa dan Sastra, 4(1). DOI: https://doi.org/10.32332/al-fathin.v1i01.1186
Downloads
Published
How to Cite
License
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









