Membangun Gerakan Literasi Sekolah melalui Koper

  • Nana Triana Winata Universitas Wiralodra
Keywords: gerakan literasi sekolah, komunitas peduli literasi

Abstract

Gerakan literasi sekolah yang ada di Indramayu mewajibkan siswanya untuk melaksanakan kegiatan literasi 15 menit sebelum memulai pembelajaran. Dengan kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan “Koper” dapat terus memantau minat baca siswa di luar lingkungan sekolah, karena ketika di luar lingkungan sekolah siswa sangat sulit menemukan buku bacaan. Untuk itu, “Koper” memfasilitasi siswa agar tetap membaca buku di luar lingkungan sekolah. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui profil minat membaca siswa; (2) mengetahui kegiatan “Koper” dalam upaya memotivasi membaca siswa. Penelitian kualitatif merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melukiskan suatu keadaan objektif atau peristiwa tertentu berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana mestinya yang kemudian diiringi dengan upaya pengambilan kesimpulan umum berdasarkan fakta-fakta historis tersebut. Selain mengetahui profil minat baca siswa yang ada di SDN Drunten Wetan, Strategi yang dilaksanakan oleh “Koper” dalam kegiatan literasi ini adalah (a) mengenalkan kata baku melalu media; (b) membaca dongeng dan buku bacaan yang bervariatif; dan (c) khusus bagi siswa yang buta huruf, memperkenalkan huruf dengan menggunakan media.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
23-11-2020
How to Cite
Nana Triana Winata. (2020). Membangun Gerakan Literasi Sekolah melalui Koper. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 6(2), 584-592. https://doi.org/10.30605/onoma.v6i2.355
Section
Articles